Thank You [part 1]

Thank You [Part 1]

Assalamualaiiiiiiiiiikkkum.. 3x *gaya bicara teukie oppa*😀
Ini adalah FF debut saya. Jadi mianhe kalau Gaje, garing, aneh, jelek, dan sebagainya.
ok…. gk banyak bacot. Langsung aje! Happy Reading🙂
Jangan lupa Komen dan Likenya yah? sekian, Wasalamuaikum wr.wb🙂

  1. Judul: Thank You
  2. Author: Choi EunTeuk [Noviyanti Indahsari]
  3. Gendre: Romance, Friendship
  4. Cast:
  • ! Leeteuk / Park Jungsoo
  • ! Kim Taeyeon
  • ! Cho Kyuhyun
  • ! Seohyun
  • ! Yesung

“Tidak aku tidak mau. Yang benar saja kau!” kata Taeyon sambil membanting pintunya.

“Yasudah onnie. Buka pintunya, aku mohon.” kata Seohyun mengetuk pintu kamar Onnienya itu. Taeyonpun membuka pintunya.

“Boleh aku masuk?” Tanya seohyun dengan lembut. Taeyon hanya mengangguk. Seohyunpun masuk kekamar Taeyon. Seohyun duduk disofa yang berada persis di pojok kamar Taeyon. Taeyon juga duduk disitu, bersebelahan dengan Seohyun.

“Ada apa, onnie? Dia kenapa? Kau tidak suka yah sama dia?” Tanya seohyun.

“Tentu saja, aku tidak suka padanya. Dia memanggilku manja. Tentu saja aku tidak suka sama dia.” Jawab taeyon dengan wajah emosi.

“Benarkah dia berkata begitu? Yasudah, onnie. Biarkan saja. Kau tidak manja kok onnie.” Kata seohyun dengan wajah innocentnya.

“Ini semua gara-gara kamu sih, seohyun! Kenapa sih kamu kenalin aku ke cowok seperti dia?” kata taeyon. Taeyon menatap seohyun dengan tatapan evilnya.

“Mianhe onnie. Aku tidak tahu kalau kamu tidak suka padanya. Kyuhyun oppa yang memintaku untuk mengenalkannya. Aku bingung sama kamu sih. Kamu udah tua onnie, sudah saatnya kamu memiliki seorang cowok. Kamu tidak mau kan kalau orang cantik seperti kamu dibilang tidak laku? Aku saja yang lebih muda darimu sudah mau menikah tahun ini.” kata seohyun.

“ YA!! Kau bilang apa? Aku sudah tua? Kau menyindir aku ya! Aku bisa kok cari cowo sendiri. Kau fikir aku tidak laku!” kata taeyon marah.

“Bukan-bukan gitu onnie. Sungguh aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya ingin membantumu saja. Hanya itu onnie. Kau jangan marah yah!” kata seohyun menggoyang-goyang tubuh onnienya itu.

“ Yasudah aku memaafkanmu. tapi kamu harus janji tidak akan menjodoh-jodohkan aku dengan dia lagi.”

“ Baiklah aku janji.” Kata seohyun lega.

 

Sementara itu di Dorm Suju.

“Kyuhyun-ah… kyuhyun-ah dimana kau?” Teriak seorang namja dengan nada marah.

“Leeteuk hyung. Ada apa malam-malam teriak-teriak begini. Kamu mau membangunkan semua orang?” kata kyuhyun.

“Kau itu payah yah! Aku memintamu untuk mencarikan orang yang sesuai dengan kriteriaku. Kau malah mengenalkanku dengan yeoja satu itu!” kata leeteuk menjitak kepala Kyuhyun.

“Aduh! Sakit tahu! Kau tidak suka sama dia? Dia cantik kok, dan dia juga tidak terlalu tinggi. Sesuaikan dengan tipemu,hyung.” Kata Kyuhyun.

“Dasar kau! Aku kan juga tidak meminta orang yang manjanya minta ampun.” Kata Leeteuk.

“Kau payah, Hyung. Hanya menghadapinyaa saja kau tidak bisa. Ini kan baru kencan pertama  kau sudah gagal sih. Kayaknya eommamu yang sudah ingin menggendong cucu, harus mengurungkan niatnya yah! Anaknya payah sih! Bagaimana kau akan mendapatkan cewek hyung. Dasar!” kata Kyuhyun kesal.

“ Apa kau bilang ? kau menghinaku yah! Kau mengajak bertengkar. Kau menyumpahiku tidak laku ya! Dasar kau magnae setan!” kata leeteuk marah.

“ YA! Kau jangan marah dong aku kan berusaha membantumu! Kau tidak mungkin kan menjomblo seumur hidup. Aku saja yang jauh lebih muda darimu akan kawin tahun ini!” kata kyuhyun.

“ Haha.. dasar bocah! Kawin ama computer? Apa ama playstation?” kata leeteuk mengejek.

“Kau menghinaku yah, hyung! Gini-gini aku laku tahu! Seohyun menerima lamaran ku, kau tau?”

“Ha yang benar? Wah selamat yah Kyu… kau memang hebat!” kata leeteuk, memperlihatkan lesung pipinya yang manis itu. Leeteuk seakan-akan lupa kalau dia sedang marah dengan kyuhyun.

Dua bulan kemudian.

“Aduh tadi banyak sekali wartawannya, hyung. Susah banget deh masuknya. Jalanan macet total.” Kata Sungmin. Seorang namja tampan teman baik kyuhyun dan Leeteuk.

“Benar! Aku juga tadi sangat susah masuknya. Sampai-sampai aku harus masuk lewat pintu belakang.” Kata leeteuk.

“Benarkah? Aku padahal sudah meminta acara ini bersih tanpa wartawan.” Kata seorang namja yang tiba-tiba muncul dari belakang mereka.

“Wah kyu. Kau tampan sekali. Kau terlihat gagah memakai jas seperti ini.” Kata sungmin ketika melihat sahabatnya, yang memakai jas dan celana serba putih. Dengan dasi kupu-kupu yang melekat di kerah bajunya dan Rambut yang disisir rapi.

“Terimakasih, hyung. Kau baru tahu kalau aku tampan? Eh. Kau datang sendirian? Mana istrimu, Sunny yang imut itu? Tidak dibawa?” Tanya kyuhyun kepada Sungmin.

“Tentu saja ku bawa dong. Dia sedang menyapa teman-temannya.  Hmm.. Selamat yah… Aku doakan, kau dan seohyun langgeng.”  Kata Sungmin.

“Sekali lagi makasih hyung.” Kata kyuhyun membungkukan kepalanya. “Dan kau? Kau datang sendirian yah, hyung?” Tanya kyuhyun kemada hyungnya yang satu lagi.

“Aku? Kau berbicara padaku?” Tanya leeteuk dengan tampang bodohnya.

“Iya jelas kamu lah hyung! Siapa lagi? Jangan bilang kau memang datang sendirian yah? Kekeke.” Kata kyuhyun dengan terkekeh.

“Memang aku datang sendirian. Terus sekarang mau apa kau?” Tanya leeteuk menantang.

“ Hyung. Hyung. Kau tidak iri melihat semuanya sudah pada kawin bahkan heecul hyung yang sudah mau mempunyai anaknya yang ke tiga. Makanya hyung kau ini cepat cari pacar. Taeyon, yeoja yang ku kenalkan ke kau kan juga cantik kan?” jawab kyuhyun dengan nada meremehkan. Sungmin hanya senyum-senyum sendiri melihat aksi ke dua temannya ini.

“YA! Kau ini selalu saja. Kau jangan bicarakan yeoja yang satu itu deh!” kata leeteuk.

“Kyu, acara sudah mulai. Mempelai wanita akan segera datang. Kamu siap-siap gih sana!” kata seseorang dari kejauhan.

“Ne! Aku akan segera bersiap.” Teriakku terhadap orang itu. “Sungmin hyung, kau cari sana istrimu. dan kau Leeteuk hyung cepat cari pacar yah! aku mohon pamit dulu. Bye. ” Kata kyuhyun.

“Baiklah, kau jangan gugup yah kyu. Santai saja Kyu!” kata sungmin. Kyuhyun hanya tersenyum dan segera berlari pergi untuk mempersiapkan diri. Kyuhyunpun meninggalkan mereka. Leeteuk hanya meringis melihat kyuhyun yang begitu bersemangat.

Kyuhyun naik ke atas pelaminan dan disampingnya berdiri sosok yeoja cantik, Seohyun yang mengenakan baju pengantinnya dan begitu terlihat cantik.

“Senang sekali yah hyung melihat seohyun akhirnya dengan kyuhyun. Kapan kau akan menysul, hyung?” Tanya sungmin.

“YA! Jangan membicarakan itu.” Kata leeteuk kesal. Sungmin hanya tersenyum geli melihat hyungnya yang tampan itu. “Aduh… duh… ” kata leeteuk sambil memegangi perutnya.

“kenapa hyung? Astaga! Bau apa ini? Busuk! Kau kentut yah hyung!” Tanya sungmin.

“Kamar mandi dimana yah? Panggilan alam nih!” Tanya leeteuk malu. Brooott… suara entut leeteuk lagi lagi keluar dari pantatnya itu.

“disana hyung cepat sana! Bau sekali tahu!” kata sungmin menunjuk arah kamar mandi. Tanpa berkata-kata leeteukpun langsung pergi melesat tanpa berkata-kata.

Leeteuk berlari sekuat tenaga kea rah kamar mandi. Banyak artis dan teman-temannya yang datang ke pernikahan kyu. Pasti leeteuk malu sekali kalau dia kentut di depan teman-temannya. Karena terburu-buru leeteuk tidak sadar dia masuk ke kamar mandi wanita. Kamar madinyapun memang kosong jadi leeteuk dengan leluasa bisa menyelesaikan urusannya. Leeteukpun keluar dari WC dan pergi mencuci tangannya. Leeteuk mendapi seorang jeoja munggil sedang berdandan di depan kaca.

“Aaaaaaaaaa….. apa yang kau lakukan di kamar mandi wanita?” teriak yeoja bertubuh mungil itu.

“Mwo? Kamar mandi wanita? Kau buta ya ini toilet pria.” Jawab leeteuk. Leeteuk melihat ke sekelilingnya dia menyadari kalau ini memang kamar mandi wanita.

“Ini kamar mandi wanita! Kau mau mengintip yah? Eh kau kan? Kau kan leeteuk. Teman dari Kyuhyun? Ah kau mau mengintipku kan?” kata tayoen dengan tatapan curiga.

“Emang aku kurang kerjaan ngintipin kau dandan! Eh.. kau kan yeoja manja bernama taeyon itu kan? Wah! Kenapa aku harus bertemu kau lagi ?”  kata leeteuk heran

“Apa kau bilang? Dasar namja sinting, Pabo!” kata taeyon. Taeyon pun mendorong leeteuk keluar kamar mandi. “Keluar kau! Keluar! Keluar”

Malam itu adalah malam terbahagia bagi pasangan Seohyun dan Kyuhyun. Malam itu adalah malam dimana mereka melepaskan masa lajang mereka. Mereka terlihat berseri-seri disepanjang acara pernikahan. Seohyun tidak berhenti menunjukan senyum kebahagiannya kepada para undangan. Begitu juga dengan Kyuhyun yang tidak berhenti menebarkan senyumnya ke semua orang yang sudah datang ke acara bahagianya.

Satu tahun kemudian

“Onnie Taeyon. Tolong siapkan kuenya diatas meja yah.” Pinta seorang yeoja cantik berambut panjang. Yeoja itu adalah seohyun. Dia sedang menggendong Choi Woohyun Anak pertamanya bersama kyuhyun. Anaknya laki laki. Dia sangat lucu.

“Baiklah, seo. Tapi setelah ini izinkan aku menggendong woohyun yah? Janji?” kata taeyoen.

“Ah tidak bisa. woohyun hanya boleh aku dan seohyun yang gendong.” Tiba-tiba seseorang namja memotong pembicaraan Taeyon dan Seohyun. Namja itu adalah kyuhyun. Kyuhyun lalu langsung merebut Woohyun dari Seohyun dengan penuh kasih sayang.

“Ah kyuhyun-ah aku juga mau dia lucu sekali tahu.” Kata taeyon memohon pada kyuhyun.

“Ah tentu dia lucu. Dan dia juga tampan seperti ayahnya. Kau siapkan saja rotinya sana! Atau kau buat anak sendiri sana!” Kyuhyun berkata dengan entengnya. Seohyun hanya tertawa melihat kelakuan suami dan sahabatnya kali ini!

“YA! Kau jahat sekali kyu. Ayolah izinkan aku menggendongnya kali ini saja.” Taeyon berusaha merebut bayi yang sedang digendong Kyuhyun itu.

“Bagaimana kalau menggendongku saja?” kata seseorang yang tiba-tiba datang. Membuat kyuhyun, seohyun, dan taeyon kaget. Taeyon membalikkan badannya.

“Kau lagi? Kenapa kau kemari? Menyebalkan!” kata taeyon kaget. Dia menunjuk kearah namja tampan berambut kecoklatan itu. Namja itu adalah leeteuk.

“Menyebalkan kau bilang? Ah sudah aku tidak mau memulai pertengkaran lagi!” leeteuk meredam amarahnya. “Oh. Anaknya laki- laki yah? Lucu sekali Kyu.” Leeteuk menghampiri Woohyun. Dia menggendongnya. Kyuhyun dan Seohyun tersenyum melihat leeteuk yang sedang menggendong Woohyun. Taeyon menatap leeteuk dengan tatapan evilnya.

“YA! Apa yang kau lakukan, Kyu? Kau bilang tidak ada seorangpun yang bisa menggendong woohyun selain kau dan seohyun” protes taeyon. Tetapi kyuhyun tidak menghiraukan taeyon. “Kau ini, giliranku yang mau menggendongnya saja tidak boleh! Tapi kenapa dia boleh?” protes taeyon lagi. Lagi-lagi kyuhyun tidak menghiraukannya lagi.

“Berikan Woohyun padaku! Aku mau menggendongnya.” Taeyon merebut Woohyun dari Leeteuk. Tapi leeteuk menolaknya. “Ah tidak bisa! Kau ini! Aku kan baru menggendongnya!” kata leeteuk. “Aku tak peduli! Mana berikan!” kata taeyoen. Taeyoen berusaha merebut Woohyun dari Leeteuk. Kyuhyun dan Seohyun saling pandang dan hanya tersenyum-senyum melihat tingkah laku Leeteuk dan Taeyon.

“Onnie, Oppa. kalian terlihat serasi sekali kayak suami istri. hihi” kata seohyun bercanda. Leeteuk dan Taeyeon pun menghentikan aktivitasnya dan menunduk malu.

“YA! Sudah-sudah. Apa yang kalian lakukan? Tuh kan woohyun jadi menangis dia kan tidak tahu apa-apa.” Bentak kyuhyun kepada taeyon dan leeteuk. Taeyon dan Leeteukpun hanya bisa saling menyalahkan.

“Ya sudah sudah. kita makan dulu saja. Aku yakin kalian pasti lapar.” Kata seohyun dengan lembut.

Mereka pun makan siang bersama-sama di rumah keluarga Cho Kyuhyun.

“Hmm soup enak sekali siapa yang masak?” kata leeteuk.

“Benarkah? Yang masak taeyon onnie. Enak yah? Oppa mau tambah?” kata seohyun.

“Mwo? Dia yang masak. Pantesan soupnya terlalu asin. Tidak enak!” kata leeteuk. Taeyon hanya bisa menarik nafas panjang-panjang dan menatap leeteuk dengan kesal.

“Haha.. kalian lucu sekali. Oh,iya Hyung kau sudah bawakan kan koper aku yang kutinggal di dorm? Aku membutuhkannya malam ini.” Tanya kyuhyun kepada leeteuk.

“Tentu dong. Makannya itu aku datang kesini. Membutuhkan untuk apa Kyu?” Tanya leeteuk.

“Nanti malam aku dan Seohyun akan pergi keluar kota. Eommanya Seohyun sedang sakit jadi nanti malam kita akan menjenguknya dan menginap di rumahnya selama satu malam.” Jawab kyuhyun.

“Oh… begitu! Bagaimana dengan woohyun, dia diajak?” Tanya leeteuk.

“Tentu saja tidak! Mana mungkin aku mengajaknya. Dia kan masih kecil. Kami akan menitipkannya pada Taeyon. Yasudah habiskan dulu soupmu!” Kata kyuhyun.

Setelah makan siang, leeteuk memutuskan untuk pamit pulang.

 

Malam harinya. Di Dorm

Kring…. Kring… Kring….. suara telepon berbunyi. Leeteuk yang sedang tidur pulas terpaksa tebangun dan dengan susah payah dia mengangkat teleponnya.

“Halo? Iya ini leeteuk. Ini siapa? Ah.. siwon-ah ada apa?” leeteuk menggangkat teleponnya dengan malas.

“Apa? Kyuhyun dan Seohyun kecelakaan? Benarkah? Dimana sekarang dia dimana? Ya baiklah aku akan segera kesana.” Leeteuk menutup teleponnya. Leeteuk segera membangunkan Ryeowook dan Yesung. Ya, kali ini dia hanya membangunkan dua orang saja. Berhubung sudah banyak anggota suju yang sudah menikah jadi mereka memutuskan untuk tidak tinggal di Dorm dan tinggal dirumahnya sendiri masing-masing.

“Ayo kalian berdua bangun! Cepat bangun! Seohyun dan Kyuhyun mengalami kecelakaan.” Kata leeteuk dengan wajah yang panik.

“Kau bohong kan hyung? Tidak mungkin hyung! Ini taktik barumu seorang leader untuk membangunkan angota yang lain kan? Ah, tidak mempan tahu hyung!” kata ryeowook yang langsung melanjutkan tidurnya lagi.

“Bener aku gak bohong! Kata siwon mereka sedang kritis banget! Jangan sampai kalian menyesal yah! Kalau terjadi apa-apa nanti. Ayo cepat kita ke rumah sakit.” Kata leeteuk marah.

“Baik lah, kita bangun! Awas saja kalau kau bohong hyung.” Kata ryeowook.

Merekapun segera berangkat ke rumah sakit. Leeteuk yang gugup menyetir mobil dengan kecepatan tinggi.

 

DI Rumah Sakit

Sesampainya dirumah sakit, sudah banyak wartawan menunggu di depan rumah sakit. Wartawan-wartawan itu menanyai leeteuk apa yang terjadi tapi leeteuk tidak menghiraukannya dan langsung lari ke meja resepsionis.

“Cho… kyuhyun… dimana ruangan cho kyuhyun?” kata leeteuk kepada seseorang yang berada di meja resepsionis.

“lantai nomor 13 Kamar nomor 012.” Tanpa berpikir panjang leeteuk segera berlari keruangan yang dimaksud itu.

Didepan ruangan 012 terlihat Choi Siwon, sahabat Leeteuk yang sedang memeluk istrinya Tiffany. Tiffany menangis dipelukan Siwon. Perasaan Leeteuk pun mulai campur aduk.

“Siwon-ah. Bagaimana Kyu?” leeteuk bertanya pada Siwon. Siwon hanya diam saja dan tak berani menatap leeteuk.

“Hyung, dimana kyuhyun ah?” kali ini Ryeowook yang bertanya pada siwon. Siwon hanya terdiam dan tidak melihat kea rah ryeowook. Dia masih memeluk tiffany yang menangis di pelukannya. Tingkah laku Siwon membuat Leeteuk, Ryeowook, dan Ki Bum semakin penasaran.

“Hey hyung Jawab dong! Jangan diam saja.” Kata yesung kepada Siwon. Tetapi kali ini siwon tidak hanya diam.

“Dia tidak selamat. Seohyun dan Kyuhyun, mereka tidak selamat.” Kata Siwon. Siwon tidak kuasa menahan air matanya dia pun iku menangis.

Tak jauh dari kamar 012 munculah sesosok yeoja yang sedang menggendong anak. Dia lari dengan tergesa-gesa. Yeoja itu adalah Taeyon. Dan dia sekarang sedang menggendong Woohyun.

“Oppa, apa yang terjadi? Dimana kyuhyun dan seohyun dia ada didalam?” Tanya taeyon penasaran.

“Hey.. jawab aku. Kenapa kalian diam saja.” Taeyon panik tidak karuan.

“Leeteuk ahjusi! Dimana Seohyun? Apakah dia baik-baik saja?” taeyon mengoyang-goyang tangan leeteuk berharap leeteuk mau menjawab pertanyaanya.

Leeteuk menatap wajah taeyoen. Leeteuk kemudian mengelus-elus rambut Woohyun yang ada di gendongan Taeyon.

“Woohyun kamu yang sabar yah! Kamu harus kuat!” kata leeteuk.

“Maksudmu apa oppa? Apakah…..?” Tanya taeyon. Leteuk hanya menganggukan kepalanya. kemudian ia mulai meneteskan air matanya. Taeyoen hanya tercengang kaget dengan apa yang telah terjadi. Taeyonpun mulai menangis sejadi-jadinya. Dia menangis dan sesekali menciumi kepala woochun yang tertidur pulas di gendongannya.

 

Keesokan harinya.

Dikediaman Cho Kyuhyun yang mewah telah berkumpul banyak orang. Mereka semua memakai baju berwarna hitam. Mereka datang untuk berbela sungkawa.

“Kasihan sekali kamu nak.”

“Ia dia masih bayi, tetapi hal buruk sudah terjadi padanya.”

“Ibu dan ayahmu adalah orang yang hebat. Kamu harus kuat yah nak!”

Kata-kata itu yang kali ini mengisi rumah keluarga Cho. Rumah yang biasa diisi dengan candaan Seohyun,dan kyuhyun, sekarang diisi dengan ucapan belas kasih untuk Woohyun. Woohyun yang tidak tahu apa-apapun ikut menangis. Woohyunpun mungkin merasakan apa yang sedang terjadi.

“Permisi apakah anda Kim Taeyoen. Teman dari Cho Kyuhyun?” seseorang menanyai taeyoen yang sedang menggendong Woohyun.

“Ia. Anda siapa yah?” Tanya taeyoen.

“Saya adalah Park JeeKyung pengacara dari keluarga Cho Kyuhyun” jawab orang itu. Dan memperkenalkan diri.

“Iya. Ada apa?” Tanya taeyeon.

“kelihatannya anda akrab sekali dengan woohyun yah?” Tanya orang itu.

“Iya selama ini saya menganggap dia sebagai anak saya. Berat sih tahu kenyataan kalau orang tua mereka harus pergi meninggalkannya secepat ini.”

“iya tentu saja. Emm… bisakah saya berbicara dengan anda sebentar. Ini mengenai surat wasiat yang ditinggalkan keluarga Cho untuk saya. Saya mau membicarakan hal ini kepada anda.”

“oh Iya. Kita bicarakan nanti seusai acara ini.” Kata taeyoen.

“em… apakah suami anda juga berada di sini?” kata pengacara itu lagi.

“Suami? Oh tidak saya belum menikah.” Kata taeyoen.

“Oh. Lalu siapa orang yang bernama Park Jung Soo?” Tanya pengacara itu.

“hah? Dia itu… dia itu.. Itu adalah teman saya. Maksud saya teman dari Cho Kyuhyun. ”

“Jadi dia bukan suami anda? Tapi….” Kata pengacara itu

“Tentu saja bukan. Maaf tapi saya harus menerima tamu yang lain. Kita bicarakan hal ini nanti saja setelah acara ini. Permisi” kata taeyoen. Diapun pergi meninggalkan pengacara itu untuk menyambut tamu yang lain.

Setelah upacara pemakaman

Kediaman Cho sudah sepi. Kerabat, teman, dan sahabat sudah pada pulang. Tinggal taeyoen yang duduk sendirian dipepan teras dia memangku Woohyun yang sedang tertidur pulas di pangkuan Taeyoen. Taeyon sedang melamun, taeyoen teringat tentang Kyuhyun dan Seohyun dan lagi-lagi ia menangis.

“Sudah jangan menangis lagi.” Kata seseorang penepuk pundang teyoen. Taeyoen menoleh ke sumber suara. Dilihatnya seorang namja berdiri dibelakangnya.

“Oppa… kau belum pulang. Yang lain sudah pada pulang.” Kata taeyoen.

“Ani… aku menunggu seseorang. Katanya dia mau membicarakan sesuatu. Sedangkan kau kenapa belum pulang?” Kata Leeteuk.

“Aku juga masih menunggu seseorang.” Kata Taeyon

“Menunggu siapa oppa?” Tanya taeyoen.

“Itu pengacara dari Kyuhyun katanya dia mau membicarakan sesuatu padaku.”

“oh… jadi dia juga memintamu untuk menemuianya?” Tanya taeyoen heran.

“ia. Emangnya kamu….” Belum selesai Leeteuk menyelesaikan pembicaraannya. Tiba-tiba pengacara yang bernama Park JeeKyung itu datang.

“Selamat siang. Kalian masih disini ya?” Tanya Park JeeKyung ramah.

“Selamat siang” kata taeyoen dan leeteuk bersamaan.

“So? Langsung saja yah. Begini beberapa hari lalu Tuan Kyuhyun dan Nyonya Seohyun memperbarui surat wasiat mereka. Saya juga tidak menyangka kalau beberapa hari setelah mereka memperbaruinya mereka mengalami kecelakaan seperti ini. Mereka adalah orang-orang yang baik. Dan , mereka adalah orang tua yang baik. Saya yakin woohyun suatu hari nanti akan menjadi anak yang hebat. Semua orang yang mencintai mereka pasti akan merindukan mereka.dan  Pasti kalian sangat sedih yah?” kata orang itu. Leeteuk dan taeyoen saling pandang dengan tatapan penasaran.

“Iya tentu kami sangat sedih sekali.” jawab taeyoen.

“iya. Tapi maaf saya setelah ini ada acara bisa kah langsung dipercepat saja?” jawab leeteuk.

“oh… iya langsung saja yah dipercepat.” Pengacara itu mengeluarkan pena dan selembar kertas dari tasnya yang ia bawa.

“untuk mempercepat mohon kalian berdua tanda tangan disini.” Kata penagcara itu.

“tanda tangan untuk apa?” Tanya leeteuk.

“Tentu saja untuk hak asuh dari saudara Cho Woohyun sendiri” kata pengecara itu.

“Oh kenapa harus saya yang tanda tangan. Bagaimana mengenai hak asuhnya?” Tanya leeteuk heran. Taeyoen hanya diam saja tidak berkata apa-apa.

“Ya. Saya sudah mengatur semuanya. Mengenai pemindahan keluarga dan di surat wasiat tertulis bahwa Seohyun dan Kyuhyun ingin Woohyun tetap tinggal dirumah ini kalau saja mereka meninggal nanti. Mereka ingin Woohyun tinggal disini hingga ia dewasa nanti” kata pengacara itu.

“lalu siapa yang akan mengasuhnya dirumah ini?” Tanya taeyoen penasaran. Pengacara itupun tertawa.

“Tentu saja kalian. Maaf, apakah sebelumnya Seohyun dan Kyuhyun belum pernah membicarakan masalah pengasuhan anak diserahkan pada kalian berdua?” Tanya pengacara itu.

“apa? Kami?” Tanya leeteuk sedikit kaget. “iya. Mereka tidak pernah membicarakan tentang hak asuh anak.” Taeyonpun ikut menjawab. Pengacara itu heran dengan apa yang baru dikatakan taeyon dan leeteuk.

“Well, sesuai keinginan mereka kami sudah membahas siapa yang akan merawat Woohyun jika mereka berdua meninggal. Dan di surat wasiat tertunjuk kalian yang akan merawat Woohyun. Kalian berdua.” Pengacara itu meyakinkan.

“Maaf, apakah mereka memilih aku dan taeyon?” Tanya leeteuk. “Tidak mungkin, mohon diperjelas” pinta taeyoen.

“Aku tahu ini bukan lah awal yang baik untuk keluarga baru kalian. Tapi harus bagaimana? Mereka menunjuk kalian berdua.” Jawab pengacara itu.

“Wah… pasti ada kesalah pahaman. Saya dan Leeteuk bukanlah suami istri.” Kata taeyoen.

“Anio… pasti ada yang salah. Memang mereka berdua selalu menjodoh-jodohkan kami. Tapi apakah tidak berlebihan jika mereka menyuruh mengasuh anak-anak mereka?”

“Aku tahu ini sangatlah berlebihan, dan asal kalian tahu aku sudah melarang mereka untuk menyantumkan nama kalian berdua disurat wasiat. Tapi tenang saja ini hanya sebuah pilihan. Kalian tetap saja bisa menolak. Tapi kalian harus ingat ini menyangkut masa depan dari Woohyun. Ini keputusan yang sangat besar.” Kata pengacara.

“apa yang terjadi kalau kita menolak untuk menerima hak asuh ini?” Tanya leeteuk.

“Tentu saja, Woohyun akan seperti anak yatim piatu biasa. Dia tidak mempunyai ayah dan ibu dan dia harus tinggal di panti asuhan. Jadi saya mohon pikirkanlah dengan baik.”

Taeyoen dan Leeteuk hanya saling pandang.

 

To Be Continue.

 

26 thoughts on “Thank You [part 1]

  1. woohyun kasian bgt jd yatim piatu..
    nasib seokyu tragis bgt chingu…
    mudah2an taeteuk bisa menjaga woohyun dgn baik dan menyayango woohyun kyk anak mereka sndr..
    ditunggu ya update selanjutnya..
    SEOKYU JJANG…!!!

  2. Andweeeee……….!!!!
    Knapa Seokyu.y pergi??! Hiks..hiks..
    Teukpa….Taenni…., rawatlah buah hati Seokyu baik2 y!!?
    Q kira sampe end.part crita.y happy2 aj?!! Ternyata?! Hiks..hiks..

    Lanjut….chingu!!?ah hati Seokyu baik2 y!!?
    Q kira sampe end.part crita.y happy2 aj?!! Ternyata?! Hiks..hiks..

    Lanjut….chingu!!?

  3. 😦 seokyu kenapa kecelakaan? Sediih
    Awal2 mreka bahagia malah kecelakaan😦
    Tp taeteuk haha mreka harus urus kperluan woohyun🙂
    Mreka nikah aja, jdi orangtua pengganti seokyu buat woohyun
    Lanjut yah chingu! Seokyu! Taeteuk!

  4. Huaa…hiks…hiks…woohyun kshn bgt msh kecil seokyu jg kebhgiaan mereka hny sesaat saja….
    TaeTeuk udah tandatangan ja kan kshn woohyun…hiks…hiks…
    Gomawo chingu…

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s