That’s Impossible [Part 5]

Sebelumnya

“Bagaimana ini, kalau aku tidak menuruti permintaan Eunhyuk apa yang akan mereka pikirkan? Kami sudah menjadi suami istri tapi disuruh cium kening saja tidak mau. Aishh jeongmal. OTOKHAEYO?” jerit Seohyun dan Kyuhun dalam hati masing-masing.

Eunhyuk, Krystal dan Minho bingung dengan kelakuan Seohyun dan Kyuhyun yang tiba-tiba diam seribu bahasa.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

@Kyuhyun P.o.V

Dengan ragu tangan kanan Kyuhyun memegang pelan kepala Seohyun, seohyun yang awalnya menghadap ke arah berlawanan dengan Kyuhyun kini berbalik menjadi berhadapan. Kini kedua mata mereka saling bertemu.

“cium cium cium” teriak Eunhyuk, Krystal dan Minho bersamaan sambil menepuk tangannya masing-masing.

Dalam hati Seohyun dan Kyuhyun, mereka merasakan debaran jantung yang sangat keras. Mau tidak mau mereka harus melakukannya, karna jika tidak ketiga temannya itu pasti akan curiga. Lagian ini kan hanya cium kening saja bukannya mulut. Kyuhyun mulai mendekatkan bibirnya ke kening Seohyun, Seohyun menutup matanya rapat. “Otoke, baru kali ini aku dicium namja. Memang sih Appa selalu mencium keningku, tapi ini benar-benar namja. Bahkan ketika aku mempunyai namjachingu pun aku tak pernah berbuat hal seperti ini” ucap Seohyun dalam hati.

“Chu” Kyuhyun mendaratkan bibirnya di kening Seohyun sekilas.

“YA kyu, coba ulangi lagi. Yang tadi aku lupa belum menekan tombol ON di kamera. Sekarang jangan cium keningnya tapi cium bibirnya saja, ara!” teriak Eunhyuk dengan muka yadongnya.

“MWO?” teriak Seohyun dan Kyuhyun bersamaan.

“Kalian ini  kenapa sih, di Seoul kan udah biasa kaya gitu, kalian ini sudah menikah tapi masih malu-malu kucing” ucap Eunhyuk sambil terus fokus pada kamera barunya.

Seohyun memberi aba-aba pada Kyuhyun agar tidak melakukan permintaan Eunhyuk. Namun tiba-tiba terlintas dalam pikiran Kyuhyun untuk menjahili Seohyun, dia menggeser tubuhnya menjadi lebih dekat ke arah Seohyun dengan senyum evilnya.

“Eonni, ayo dong cium Kyuhyun Oppa bukankah kau selalu mengatakan padaku bahwa kau ingin suamimu nanti menciummu” pekik Krystal tiba-tiba

Seohyun melotot ke arah Krystal. “Ya, kau ini awas kau!”

“Ting tong” tiba-tiba terdengar seseorang memencet bel. Dengan senang hati, Seohyun langsung beranjak menuju ke arah pintu, “akhirnya aku bisa terlepas juga darinya” ucap Seohyun tersenyum sendiri.

Seohyun membuka pintu rumah Kyuhyun, dan terlihat seorang namja memakai kaos pink di depannya.

“Annyeoung Seohyun-ssi” ucap seorang namja ketika dibukakan pintunya oleh Seohyun.

“Annyeoung” jawabnya singkat sambil tersenyum bingung. Seohyun tidak mengenal namja yang berada di depannya, namun entah kenapa namja itu mengenal namanya.

“Nuguya?” tanya Kyuhyun sambil berjalan mendekat ke arah Seohyun.

“Hei Kyu, sudah lama kita tidak bertemu” ucap Heechul sambil berlari menuju ke arah Kyuhyun dan berhambur memeluknya.

“Hyung kapan kau pulang dari Belanda? Kenapa kau tidak mengatakan padaku bahwa sekarang kau sudah berada di Seoul. Aku kan bisa menjemputmu Hyung”

“Aku kan ingin memberimu kejutan. Btw istrimu cantik sekali, beruntungnya kau mendapatkan dia” ucap Heechul sambil berbisik di telinga Kyuhyun.

Seohyun bingung melihat tingkah laku dua orang namja yang berada di depannya.

“Aishhh biasa saja hyung, udah yu kita masuk. Di dalem juga ada Eunhyuk dan Minho” [ceritanya disini Heechul itu sunbae Eunhyuk dan Kyuhyun di High School, dan Heechul juga mengenal Minho karena bila mereka hangout Minho sering ikut].

“Jinja? Bagaimana anak itu apakah dia sudah menikah sepertimu juga?”

“Siapa Kyu?” tanya Eunhyuk yang penasaran dengan suara ribut-ribut kecil yang terdengar dari luar. “Hyung” teriak Eunhyuk senang ketika melihat Heecul datang bersama Kyuhyun.

“Hay Hyuk, kau ini masih sama seperti yang dulu. Kapan kau akan menikah?”

“Aishhh, hyung duluan saja. Aku masih ingin sendiri Hyung, aku pengen sukses dulu baru nikah!”

“Aishh kau ini, kalau begini terus kapan kamu bisa sukses. Liat tuh sahabat kamu. Beruntung sekali dia mendapatkan yeoja seperti Seohyun, tampaknya dia sangat baik”

“Ne, Kyu memang beruntung mendapatkan Seohyun, semoga saja aku cepat menyusul ya Kyu. Oya hyung bagaimana hubunganmu dengan Hyoeyoen, apa kalian sudah tau kapan kalian akan melangsungkan pernikahan?”

“Ehmmm gimana ya,,,cerita jangan ya!” ucap Heechil yang berusaha membuat semuanya penasaram.

“Ya Hyung kau ini pelit sekali, kebahagiaan itu harus dibagi-bagi tau” pinta Eunhyuk memaksa.

“Hyung kita bicara di dalam yuk, kasihan Minho disana. Nampaknya Krystal malah sedang berbincang-bincang dengan Seohyun” ucap Kyuhyun sambil menggiring Eunhyuk dan Heechul menuju ruang tamu.

“Krystal? Siapa dia?” tanya Heecul bingung.

“Oh dia yeojachingunya Minho, rekan bisnisku dan sekaligus sahabatnya Seohyun” ucap Kyuhyun panjang lebar.

“Ooo” jawab Eunhyuk singkat.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

@SeoKyu P.o.V

“Unnie kau sedang apa?” tanya Krystal yang menghampiri Seohyun di dapur.

“Oh,,di depan ada sahabatnya Kyuhyun, aku sedang membuatkan Cappucino latte untuknya” ucap Seohyun sambil mengaduk Cappucino didepannya.

“Kau memanggil Kyuhyun Oppa hanya dengan sebutan Kyuhyun? Aishhh tidak romantis, kenapa kau tidak memanggilnya yeobo Unnie”

Seohyun bingung harus menjawab apa. Akhirnya dia hanya menjawab pertanyaan Krystal dengan senyuman.

“Oh, aku tau pasti Unnie malu ya kalau ketauan kita. Ne araso, araso” Krystal menarik kesimpulan sendiri. “Wah Un tampaknya Cappucino buatanmu enak sekali!”

“Kau mau Krys? Biar nanti Unnie buatkan ya!”

“Huaaa jeongmal gomawoyo Unnieku sayang” ucap Krystal sambil memeluk Seohyun.

“Ehmm dasarr, ya sudah sekarang tolong kau antarkan 3 gelas ini ke depan dan berikan pada Eunhyuk, Heechul dan Minho, sekarang biar kubuatkan untukmu ya”

“Ehm Unnie, kenapa Kyuhyun Oppa tidak kau buatkan juga? semuanya kau buatkan, untuk Minho, Eunhyuk Oppa, dan Heechul Oppa. Tapi kenapa untuk Kyuhyun Oppa tidak kau buatkan?” tanya Krystal  bingung.

Seohyun langsung terdiam, bingung harus menjawab apa.

“Aha aku tau, pasti kau akan membuatkan Cappucino rasa cinta yang paling spesial untuk Kyuhyun Oppa kan? Ne ne araso araso, dasar pengantin baru,,,,hehehe” Krystal terkekeh sambil berlalu meninggalkan Seohyun di dapur dan pergi ke ruang tamu. Dan lagi-lagi Krystal menarik kesimpulan sendiri.

Seohyun kaget mendengar jawaban Krystal. “Aishhh anak itu, apa yang dia bicarakan. Malas sekali aku harus membuatkan Cappucino untuknya, tapi bila tidak kubuatkan pasti semuanya akan curiga, tapi mau gimana lagi sulit kupungkiri bahwa sekarang namja gila itu memang suamiku”.

Akhirnya dengan terpaksa, Seohyun  mengambil satu cangkir lagi untuk membuat Cappucino untuk Kyuhyun.

@Ruang Tamu

Di ruang tamu sungguh sangat berisik, nampaknya Kyuhyun, Eunhyuk, Minho, dan Heechul benar-benar reuni. Namun mereka menyadari kedatangan Krystal yang membawa beberapa cangkir Cappucino.

“Huaaa ini yeojachingumu Minho, cantik sekali” ucap Heechul pada Krystal. Krystal dan Minho hanya bisa tersenyum dan tertunduk malu.

Sekarang semua orang kecuali Kyuhyun sudah mendapatkan gelasnya masing-masing. “Lho Krys punyaku mana?” tanya Kyuhyun yang bingung karna tidak mendapatkan secangkir Cappucino seperti yang lainnya.

“Hehe Seohyun Unnie akan membuatkan yang spesial untukmu Oppa. Aku tinggal dulu ya, aku mau bantu Seohyun Unnie” pamit Krystal pada semuanya sambil beranjak menuju dapur.

“Ciee mentang-mentang pengantin baru romantisnya” ucap Eunhyuk iri.

“Melihat kau seperti itu, aku jadi ingin cepat-cepat menikah” Minho angkat bicara.

“Ya Minho, awas kalau kau menikah duluan, aku tidak akan mengampunimu. Sebagai dongsaeng yang baik harusnya kau mencarikan pacar terlebih dahulu untuk hyungmu ini” teriak Eunhyuk keras.

“Hyuk Hyuk, kau ini tidak berubah. Pantas saja banyak yeoja yang tidak mau denganmu, kau sangat sangat PEMARAH!!” ucap Heechul geleng-geleng kepala.

@Dapur

“Ugh malas sekali aku harus membuatkan Cappucino ini untuknya. Aishh ini gara-gara Eunhyuk Oppa, karena dia keningku dicium olehnya” Seohyun berkata sendiri sambil mengelap-ngelap keningnya.

“Unnie..kau sedang apa?” teriak Krystal yang datang tiba-tiba dan sontak membuat Seohyun meloncat kecil karena terlalu kaget.

“Aishh kau ini, untung Unniemu ini tidak punya penyakit Jantung, coba kalo iya bisa mati berdiri!”

“Hehehe mianhae Unnie. By the way mana Cappucino untuk kita, kita ikut gabung kesana yuk Un kan gak seru kalo kita Cuma disini aja”

“Kau ini. Baiklah kalau begitu, tolong kau ambilkan minuman itu ya, tolong berikan untuk Kyuhyun”

“Ani,,Kyuhyun Oppa kan suamimu. Kenapa harus aku yang memberikan padanya, harusnya kan Unnie!”

“Ehhhmmm kan sama saja”

“Beda dong, apalagi ini kan Cappucino spesial untuk suami tercinta!” Krystal terus mengejek Seohyun.

Dengan terpaksa, Seohyun membawa secangkir Cappucino itu untuk Kyuhyun. “Ini!” ucap Seohyun sambil memberikan cangkir yang berada di tangannya pada Kyuhyun.

“Ya kalian berdua, mentang-mentang sudah menikah, jangan terlalu romantis di depan kami. Kami semua kan belum menikah” ucap Heechul yang mulai iri melihat tingkah laku Seohyun dan Kyuhyun.

“Aishh Hyung gwenchanayo. Makanya Hyung, kau juga cepatlah menikah. Bukankah rencanamu menikah di tahun ini ya?” jawab Kyuhyun sambil meminum Cappucino yang dibuat Seohyun.

“Hehe sebenarnya tujuanku kesini memang ingin memberikan kalian undangan, 2 minggu lagi aku akan menikah dengan Hyoeyoen. Kalian wajib datang okei, dan kau Hyuk kau harus membawa pasanganmu, apa kau tidak malu Kyuhyun sudah menikah dan saengmu sudah punya yeojachingu, kau kapan? Tidak bosan kau menjomblo terus hah?” teriak Heechul pada Eunhyuk.

Eunhyuk hanya bisa menjawab dengan senyumnya yang menyeringai. “Hehe, abisnya gada yang mau sama aku hyung, kau punya teman yeoja yang sedang mencari namjachingu tidak? Mungkin kau bisa menjodohkanku dengannya?”

“Aishhh kau ini, hmmm tapi aku punya sodara yang jomblo juga. dan dia punya hobi yang sama denganmu Hyuk, mungkin kalian berdua cocok. Nanti dia akan datang ke pernikahanku, akan kukenalkan kau dengannya”

“Jinja? Huaaa jeongmal gomawoyo Hyung” teriak Eunhyuk girang sambil loncat-loncat tidak karuan.

Semua orang yang berada di ruang tamu tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah laku sahabatnya itu.

Satu jam kemudian, Eunhyuk, Minstal, dan Heechul berpamitan untuk pulang karena mereka sudah terlalu lama berada di rumah Seokyu.

Seohyun dan Kyuhyun mengantar Eunhyuk, Minstal, dan Heechul sampai ke daun pintu dan mereka kembali ke rumah setelah semua temannya menghilang dari hadapan mereka.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

[Perhatian scene ini banyak SeoKyunya,,,chingudeul g bosen kn??? Jwb di komen y hehe]

@Seohyun P.o.V

“Aissh otoke otoke, Krystal pulang, aku harus berdua dengan namja gila ini. Oh My God, I hate this situation” ucap Seohyun dalam hatinya.

Seohyun beralih ke dapur, berusaha mencari kesibukan untuk menghindari namja yang sekarang mau tidak mau dia harus mengakui bahwa namja itu adalah suaminya.

Seohyun menyibukkan diri dengan membuat Vanilla Pancake kesukaannya. Sambil melamun, dia memikirkan namja lain yang dia sayangi. Seandainya saja namja itu Yonghwa Oppa. Pasti sekarang aku adalah yeoja yang paling bahagia di dunia ini. “Huft” Seohyun mendesah meratapi semua takdir yang menimpa padanya. Sebetulnya dia sangat bingung, kenapa tiba-tiba dia bisa menikah dengan namja gila itu padahal selama ini hubungan Seohyun dan Kyuhyun tidak pernah baik, rasanya benar-benar tidak mungkin aku menikah dengannya. Tapi kenapa aku ingat sekali dengan pesta pernikahanku, ingat sekali ketika dia melamarku…. Arghhhhh adakah yang bisa menjelaskan semua ini?????? Lama-lama aku bisa jadi gilaaaa L

Kring Kring….terdengar suara telpon dari ruang tengah. Dering telepon berbunyi untuk ketiga kalinya, namun tidak ada seorangpun yang mengangkat telpon itu. “Aishhh kemana namja gila itu? Ini kan rumahnya, kenapa ada telpon masuk tidak diangkat-angkat!” ucap Seohyun kesal sambil beranjak menuju meja telpon.

“Yeoboseyo” sapa Seohyun.

“Neogoseyo?” tanya seorang yeoja di seberang telpon.

“Seohyun imnida. Mau bicara dengan siapa ya?” tanya Seohyun ramah

“Seohyun? Oh kau pasti pembantu baru di rumah Kyu. Ah sudahlah, aku ingin berbicara dengan Kyuhyun. Dia ada di rumah kan?”

Mwo??aku pembantunya???Aishhh yang benar saja. Karna kesal dianggap pembantu, akhirnya dia berbohong. “Dia sedang pergi dengan keluarganya”

“Kemana?Kapan pulangnya?”

“Aku gak tau. Ahjumma telpon lagi aja nanti sore atau besok ya”

“Ahjumma? Ya kau ini dasar pembantu gak sopan. Aku disebut Ahjumma, aishh yang benar saja. Kulaporkan pada Kyuhyun biar kau dipecat!” teriak yeoja diseberang telpon dan menutup telponnya dengan kasar.

Seohyun kesal dengan tingkah laku yeoja yang sangat tidak sopan terhadapnya. “Aishhh seenaknya saja dia menganggapku pembantu. Siapa sih dia!” ucap Seohyun kesal sambil menutup telpon.

“Namja gila itu kemana pula? Kenapa ada telpon dia tidak mengangkatnya? Apa dia menganggapku pembantunya juga. Aishhh kenapa setiap apapun yang berhubungan dengan dia aku selalu bertemu hal-hal yang tidak menyenangkan” ucap Seohyun kesal dengan dirinya sendiri.

Penasaran, Seohyun mencari sosok Kyuhyun yang dari tadi tidak bersuara. Dengan mengendap-ngendap dia mencari keberadaan suaminya itu. Ternyata tidak sulit mencarinya, dia sedang tertidur pulas di kursi berwarna biru yang berada di ruang keluarga dengan PSP yang berada di perutnya. Tampaknya dia kelelahan bermain games dan akhirnya tertidur.

Melihat Kyuhyun tertidur pulas seperti itu sungguh sangat tampan dan terlihat layaknya malaikat yang turun ke bumi. Tanpa sadar Seohyun memperhatikan wajah Kyuhyun dan tersenyum. Seohyun beranjak ke kamar dan membawa selimut untuk suaminya, maklum karna sedang musim salju alhasil udara sangat sangat dingin.

Seohyun kembali dengan selimut putih. Ketika Seohyun berbalik untuk kembali ke dapur, tiba-tiba sebuah suara memanggilnya. “Hyun”

“Hyun? Apa dia memanggilku? Sejak kapan dia memanggil namaku. Biasanya dia selalu memanggilku dengan Hei, Ya atau apapun itulah”. Seohyun berbalik dengan setengah takut, khawatir Kyuhyun akan menyangka bahwa dia menaruh perhatian padanya. Sambil berfikir dnegan keras, jawaban apa yang akan dia lontarkan bila Kyuhyun bertanya seperti itu. akhirnya dia pun berusaha untuk berbalik. Namun ternyata Kyuhyun masih terlelap dalam tidurnya.

“Hyunaa kenapa kau tinggalkan aku? Kenapa kau lebih memilih dengannya” ucap Kyuhyun di tengah mimpinya.

Seohyun memegang dadanya dan bersyukur ternyata Hyun yang dimaksud itu Hyuna bukannya Seohyun. Namun entah kenapa ada perasaan aneh di dalam hatinya ketika Kyuhyun menyebut yeoja lain di hadapannya.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

Other P.o.V

“Hyung otoke otoke? Kenapa mereka berdua setelah menikah tetap tidak akur!”

“Sabarlah, ini kan masih proses. Kita harus selalu memantau mereka”

“Mana bisa aku sabar Hyung, aku sudah ingin kembali ke duniaku. Aku gak betah disini. Aku sudah sangat ingin bertemu dengan yeojachinguku”

“Aishh kau ini sabarlah dulu, memangnya hanya kau saja yang ingin pulang. Aku juga mau”

“Seandainya kita menurut pada Eomma ya Hyung, pasti kita tidak  akan didepak dari dunia kita”

“Sudahlah,,,semuanya sudah terjadi. Sekarang kita harus cari cara agar target kita bisa bersatu sebelum mantra kita juga sudah tidak berguna lagi”

“Iya hyung, hwaiting!!”

“Hwaiting, hwaiting,,kau juga harus membantu juga tau!”

Hehehehe

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

Kyuhyun P.o.V

“Hoammm” Kyuhyun terbangun dari tidurnya. Dia melihat sekitarnya. “Kenapa sepi sekali? Taemin kemana ya?” tanya Kyuhyun sambil beranjak dari tidurnya. “Selimut? Siapa yang menyelimutiku?” Kyuhyun melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 7 malam. Dan dia melipat selimut birunya dan berjalan menuju kamarnya.

Di tempat tidurnya ada seorang yeoja yang tertidur dengan memakai baju putih. Kyuhyun yang masih setengah sadar tidak menyadari bahwa itu adalah istrinya sendiri. “Siapa dia?”. Dengan rasa penasaran, Kyuhyun mendekati yeoja itu dan ketika melihatnya dia tersadar bahwa itu adalah istrinya. Dan akhirnya selimut yang dibawa olehnya dia selimutkan untuk istrinya itu.

Kyuhyun memperhatikan Seohyun yang sedang terlelap. Entah kenapa melihatnya tertidur seperti ini dia terlihat sangat lucu, seperti bayi yang baru dilahirkan ke dunia. Kyuhyun mengelus pelan pipi Seohyun dan Seohyun dengan tiba-tiba terbangun dari tidurnya. Untungya Kyuhyun segera menjauhkan tangannya dari Seohyun.

“Ya kau sedang apa disini?” teriak Seohyun ketika melihat Kyuhyun berada dekat dengannya.

“He hei ka kau jangan salah paham dulu. Aku hanya minta makan malamku, kau ini istriku harusnya kau sediakan makan malam untuk suamimu ini” ucap Kyuhyun berbohong. Sebenarnya sih tidak terlalu berbohong, karna dia memang sangat lapar.

Seohyun mengucek pelan matanya. “Sudah malam ya? Apa Eomma dan Appamu sudah pulang?”

Kyuhyun hanya menjawab dengan gelengan kepala. “Hei mana makan malamku?” tanya Kyuhyun dengan suara agak keras.

“Iya sebentar” ucap Seohyun sambil beranjak ke dapur.

Kyuhyun tidak mengikuti kemana Seohyun pergi, dia terduduk di kasur empuknya. Dia memegang dadanya dan merasakan hatinya berdebar tak karuan. “Aishh kenapa aku ini. Apa ada yang salah denganku ya, kenapa aku merasa senang ketika memegang pipinya yang lembut itu” ucap Kyuhyun bingung sendiri sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. “Andwae, andwae. Ingat Kyu, yeoja yang kau cintai hidup dan mati itu adalah Hyuna!!”

“Arghhh” teriak Seohyun di dapur. Kyuhyun kaget mendengar teriakan istrinya, dengan cepat dia berlari ke bawah untuk melihat apa yang terjadi.

“Kau kenapa? Sedang apa kau dia atas sana?” tanya Kyuhyun bingung melihat Seohyun yang berada di atas lemari.

“Itu,,ada kecoa!” ucap Seohyun takut.

“Aishh kau ini sama gelap takut, sama kecoa takut, dasar penakut!!”

“Ya kalau kau datang kesini hanya untuk menceramahiku dan tidak membuat kecoa itu jauh dariku, aku tidak akan membuatkan makan malam untukmu!” ancam Seohyun.

“Silakan saja, kalau ancamanmu hanya itu aku bisa beli makanan di luar. Toh masih banyak restoran yang buka 24jam penuh” Kyuhyun menjawab dengan cuek dan berpura-pura meninggalkan Seohyun.

“Heiiii, kau ini tega sekali!!”

Kyuhyun berbalik dan menawarkan sebuah syarat. “Kau ingin aku membantumu?? Baiklah tapi dengan satu syarat, kau harus memanggilku dengan sebutan Oppa, gimana?”

“Oppa? namja gila sepertimu tidak pantas ku panggil Oppa!”

“Yasudah kalau seperti itu, kau urus dirimu sendiri saja. Aku mau cari makan di luar ya dah”

“Hei iya iya,,Oppa tolong bantu aku!” ucap Seohyun terpaksa.

“Kau bilang apa? Aku tidak dengar”

“Oppa tolong……Ah sudahlah terserah kau saja, kalau kau ingin pergi sana pergi aku tidak butuh bantuanmu!!”

“Ya sudah aku pergi dulu ya” ucap Kyuhyun sambil pergi dari dapur dan meninggalkan Seohyun sendirian.

“Aishhh dia benar-benar pergi, dasar namja gila!” ucap Seohyun yang menahan air matanya jatuh. Seohyun mengerahkan matanya dan berharap kecoa itu kini sudah menghilang. Namun bukannya menghilang, kecoa itu malah mendekati dirinya dan tanpa pikir panjang dia lompat dari atas lemari.

Sebenarnya Kyuhyun tidak benar-benar meninggalkan Seohyun, dia sembunyi di balik tirai. Entah kenapa dia khawatir Seohyun akan jatuh dari atas lemari itu. Kyuhyun melihat Seohyun dengan muka iba. “Aishh yeoja itu keras kepala sekali dia!”

“Awww” teriak Seohyun sambil memegang kaki kirinya yang terkilir akibat lompat dari atas lemari.

Kyuhyun yang melihat istrinya kesakitan segera berlari menuju ke arah Seohyun. “Gwenchanayo?”tanya Kyuhyun khawatir.

“Untuk apa kau kesini? Kau pasti ingin mentertawakan kebodohanku” jawab Seohyun ketus.

“Ya aku hanya ingin menolongmu. Kalau kau tidka ingin ditolong, Ok fine, terserah, silahkan berdiri sendiri!”

“Sana pergi, aku tidak butuh bantuanmu!” ucap Seohyun ketus dan mendorong tubuh Kyuhyun menjauh darinya.

“Ok aku pergi. Silakan kau urus dirimu sendiri” jawab Kyuhyun sambil beranjak pergi meninggalkan Seohyun sendirian. Kali ini Kyuhyun benar-benar meninggalkan Seohyun, tidak sembunyi seperti sebelumnya.

Kyuhyun sangat kesal dengan tingkah laku Seohyun terhadapnya, tapi mau gimana lagi memang dia yang salah tidak membantunya membuang kecoa itu. Ah pasti Seohyun butuh obat, apalagi di rumah kan obat keseleo selalu dibawa Taemin kemana-mana, maklum Taemin kan orangnya ceroboh jadi obat keseleo itu salah satu obat yang wajib dia bawa kemanapun dia pergi. “Baiklah untuk menebus kesalahanku itu, aku akan membelikan obat untuknya” dengan cepat dia berlari menuju apotik terdekat.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

@Seohyun P.o.V

“Sebel sebel sebel, ternyata dia emang nyebelin banget. Kenapa aku harus menikahi namja yang cuek dan dingin seperti dia sih?” Seohyun sangat kesal dengan tingkah laku suaminya yang menjengkelkan dan saking kesalnya Seohyun menangis sejadi-jadinya.

Seohyun berusaha untuk berdiri dan menuju sofa yang berada di ruang tengah, namun kakinya sungguh sangat sakit bukan main. Seohyun berusaha berdiri, namun ketika ia mencoba rasa sakit menyelimutinya. “Aww” teriaknya. “Appa,,ini sangat sakit!!” Seohyun menangis lagi sejadi-jadinya.

Kyuhyun datang dengan membawa obat keseleo untuk diberikan kepada Seohyun. Kyuhyun melihat ruang tamu yang kosong, dan tidak ada sebuah suarapun. “Kemana yeoja itu? Apa dia masih di dapur?” tanyanya pada diri sendiri dan langsung berlari ke arah dapur, khawatir bila Seohyun masih berada disana. Dan ternyata dugaannya benar, Seohyun masih tetap di posisi sebelum dia membeli obat.

“Yonghwa Oppa tolong bantu aku!!” ucap Seohyun dengan berharap Yonghwa datang padanya.

Kyuhyun mendengar teriakan Seohyun. “Yonghwa? Siapa dia?” tanya Kyuhyun penasaran.

“Apa urusanmu. Urus saja urusanmu sendiri!!” Seohyun kembali ketus pada Kyuhyun.

“Aishh kau ini, sudah sini kubantu. Bisa berdiri tidak?”

“Aku bilang kan kau tidak usah peduli padaku” Seohyun tetap bersikukuh tidak ingin dibantu suaminya. Sebenarnya Seo sangat ingin dibantu oleh suaminya, namun keegoisannya begitu tinggi untuk menerima pertolongan darinya.

Kyuhyun tidak mempedulikan ucapan Seohyun, dia semakin mendekat dan tiba-tiba mengangkat pelan tubuh Seohyun dan mendudukkannya di sofa ruang tamu. Seohyun berteriak sejadi-jadinya namun teriakan Seohyun tidak diindahkan oleh Kyuhyun. Kyuhyun memegang kaki indah Seohyun.

“Ya Kau mau apa? Kau mau membuat kakiku lebih sakit!!”

“Sudah kau diam saja. Mau aku bantu tidak?” teriak Kyuhyun dengan sangat keras yang berhasil membuat Seohyun takut dan terdiam.

Kyuhyun membuka obat yang tadi dibelinya dan mengoleskan ke kaki Seohyun.

“Aww” Seohyun meringis kesakitan.

“Sabar Seohyun, mungkin obat ini setidaknya bisa membuat kakimu lebih baik”

Seohyun tidak menyangka, Seorang Kyuhyun yang arogan, sombong, egois, dan menyebalkan bisa selembut ini pada yeoja. Tanpa sadar, Seohyun memperhatikan Kyuhyun dengan seksama. Dan Kyuhyun menyadarinya. “Waeyo? Jangan bilang kau jatuh cinta padaku!” ucap Kyuhyun dengan percaya diri.

“Mwo? Yang benar saja…itu tidak mungkin terjadi!!!”

Sebelum Kyuhyun menjawab ucapan Seohyun tiba-tiba telpon rumah berbunyi. “Kring Kring”

Kyuhyun beranjak dan mengangkat telpon tersebut. “Yoboseyo”

“Kyuhyun ini Eomma. Hari ini Taemin, Eomma dan Appa tidak akan pulang. Kamu jaga rumah baik-baik ya!!”

“Wae?” tanya Kyuhyun bengong.

“Sudah ya, batre Eomma lowbet. Salam untuk Seohyun. Annyeoung”

Klik. Telpon ditutup dari seberang.

“Aishh Eomma selalu seperti ini. Huft” ucap Kyuhyun kesal dan menutup telpon dengan kasar. “Tunggu-tunggu, Taemin, Eomma, dan Appa kan tidak akan pulang berarti hanya aku berdua saja dengan yeoja gila itu. Arghhhh sungguh menyebalkan…mimpi apa aku semalam bisa terjadi hal seperti ini” ucap Kyuhyun kesal sambil mengacak rambutnya.

“Siapa yang menelpon?” tanya Seohyun ketika melihat Kyuhyun kembali ke ruang tengah.

“Eomma” jawab Kyu singkat.

“Apa katanya?”

“Ehmm, Eomma dan yang lainnya tidak akan pulang malam ini, ada urusan mendadak katanya dan mereka pulang besok” ucap Kyu berusaha untuk cuek.

“Mwo? Jadi malam ini kita hanya berdua di rumah ini?” tanya Seohyun kaget.

“Ya mau tidak mau. Lagian kau tenang saja, aku tidak tertarik padamu” ucap Kyuhyun masih dengan muka dinginnya.

“Awww” Seohyun merintih dan memegang kakinya yang sakit.

“Hey kau kenapa? Mukamu terlihat sangat pucat!” ucap Kyuhyun khawatir.

Ditanya seperti itu, Seohyun malah tambah menangis dan berteriak kesakitan. Kyuhyun iba melihat Seohyun seperti itu. “Hey kau jangan menangis, aku paling tidka suka melihat yeoja menangis di depanku”

Seohyun meremas tangan Kyuhyun dan berteriak kesakitan.

“Kau ini manja sekali sih, lemari itu kan tidak tinggi. Emang sesakit apa sih?” kesal Kyuhyun pada Seohyun, namun Kyuhyun kaget ketika kaki Seohyun berubah menjadi sangat sangat bengkak. Dengan sigap, Kyuhyun menggendong Seohyun dan membawanya ke mobil.

“Kita mau kemana?” tanya Seohyun bingung.

“Kita ke rumah sakit, aku takut terjadi apa-apa padamu”

“Hey, aku tidak apa-apa. Jangan bawa aku ke rumah sakit” Seohyun bersikeras tidak ingin dibawa ke rumah sakit. Karena Seohyun sangat tidak menyukai bau rumah sakit yang selalu membuatnya mual dan pusing.

“Hey aku ini suamimu, jadi kau harus menurut padaku!!”

Dengan terpaksa, Seohyun mengikuti keinginan suaminya itu.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

@Seoul Hospital

“Dokter Shindong tolong bantu istri saya” ucap Kyuhyun ketika bertemu dengan Dr. Shindong. Dia adalah dokter keluarga Kyuhyun. Dan sangat kebetulan, Shindong itu adalah saudara dari Appa.

“Ya ya, kebatulan saya lagi kosong. Kamu bisa bawa ke ruangan saya. Biar saya periksa”

Kyuhyun menurut dan langsung membawa Seohyun ke dalam ruang periksa.

“Kenapa dia Kyu?”

“Kakinya Dok, dia keseleo!”

“Baiklah, aku periksa dulu ya” ucap Shindong sambil memeriksa kaki Seohyun. Shindong memgang pelan kaki Seohyun, namun Seohyun berteriak sangat keras. “Aww”

“Dok tolong pelan-pelan ya!” ucap Kyuhyun khawatir.

“Seohyun tahan sebentar ya, ini akan sangat sakit. Jadi kuharap kau bisa menahan rasa sakitnya. Okay” ucap Dr. Shindong ramah.

“Ne”

Dr. Shindong mulai mengobati kaki Seohyun, namun kali ini teriakannya sangat keras dari sebelumnya. “Aww” teriak Seohyun dan menangis. Kyuhyun tidak tega melihat Seohyun kesakitan seperti itu.

“Hey, kalau kau sakit. Kau bisa pegang tanganku” ucap Kyuhyun dingin.

“Gomawo” jawab Seohyun singkat.

“Aishhh kau ini Kyu, bukannya dari tadi. Dasar pengantin baru!!!” Shindong tersenyum melihat tingkah laku sepupunya itu. “Baik aku lanjutkan ya!”

Seohyun mengangguk pelan dan Shindong melanjutkan kembali mengobati Seohyun.

“Awww” teriak Seohyun dan Kyuhyun bersamaan. Seohyun sakit karena kakinya, dan Kyuhyun sakit karena tangannya yang diremas dengan keras oleh Seohyun.

“Sudah selesai. Bagaimana Seohyun, apa sudah baikan?” tanya Dr.Shindong ramah.

“Ne Dokter, gomawoyo. Setidaknya kali ini kakiku bisa sedikit kugerakkan”

“Kyu, ini resep obat yang harus diminum Seohyun, tadi itu hanya akan menghilangkan sakit sementara. Diiringi obat ini, besok atau lusa dia akan sembuh. Hanya saja setelah minum obat ini, dia akan demam dan itu artinya obatnya sedang bekerja. Kau jaga istrimu dengan baik ya, jangan biarkan dia berjalan dulu. Kusarankan kau membawa kursi roda agar lebih mudah” jelas Dr.Shindong panjang lebar.

“Ne, araso Dokter. Nanti sekalian aku akan membeli resep ini dan membeli kursi roda untuknya. Gomawo” ucap Kyuhyun sambil membungkukkan setengah badannya dan berpamitan.

“Pulang yuk, aku gak betah berlama-lama di rumah sakit” ucap Seohyun yang mulai merasa mual dengan bau rumah sakit.

“Iya, ayo kita pulang” jawab Kyu lembut.

Seohyun menggeser tubuhnya mencoba untuk berdiri dan berjalan sendiri. “Hey kau mau apa?” tanya Kyuhyun bingung.

“Aku ingin jalan sendiri”

“Aishh kau ini, tadi tidak dengar apa yang Dr. Shindong bilang. Untuk 2-3 hari kau jangan dulu berjalan, kakimu itu belum sembuh total, apa kau ingin lebih lama sakit hah?” teriak Kyuhyun keras.

“Ya, kenapa kau selalu marah padaku. Salahku apa sih ke kamu. Kalau kau tidak ingin menolongku, aku bisa sendiri ko!” jawab Seohyun dengan nada ketus dan mencoba berdiri. Namun, ketika dia berdiri kakinya seakan sangat lemah dan akhirnya dia malah terduduk di lantai.

Tanpa berkata apapun, Kyuhyun menggendong Seohyun di belakangnya. Dan di tengahkoridor rumah sakit, seorang ahjumma berlari tergesa-gesa dan menyenggol lengan kanan Kyuhyun. “Aww” ucap Kyuhyun tiba-tiba.

“Mianhae, anakku harus dioperasi. Ahjussi jeongmal mianhae” ucap Ahjumma itu sambil meneruskan larinya menuju UGD.

“Gwenchanayo” jawab Kyuhyun sambil tersenyum.

“Hei kau tidak apa-apa kan? Apa Ahjumma tadi menabrakmu dengan keras?” tanya Seohyun khawatir.

“Aku ini kuat, masa tersenggol seperti itu saja sakit. Jelas-jelas kau yang sakit!” jawab Kyuhyun dengan sangat ketus.

“Aishhh, aku menyesal bertanya padamu” ucap Seohyun dalam hatinya.

“Kau tunggu disini ya, aku menebus obatmu dulu”

Seohyun hanya menjawab dengan anggukan.

“Buk” sebuah bola sepak mengenai lengan kanannya. Dan untuk kedua kalinya muka Kyuhyun berubah dan meringis kesakitan. Seohyun bingung melihat raut muka Kyuhyun, sebenarnya apa yang terjadi?

“Oppa, jeongmal mianhae. Bolanya mengenaimu ya!” ucap seorang anak kecil pemilik bola yang sekarang bolanya ada di tangan Kyuhyun.

“Ne, gwenchanayo. Ini ambil bolamu!” ucap Kyuhyun sambil tersenyum.

“Nara, sudah suster bilang kan jangan main bola disini. Kasian kan Oppa ini jadi terkena bola” ucap seorang suster pada anak kecil yang meminta maaf pada Kyu.

“Iya sus, jeongmal mianhae. Aku tidak sengaja, tapi aku sudah meminta maaf pada Oppa. Dan Oppa memaafkanku kan?” tanya anak polos itu sambil melirik mata Kyuhyun.

Kyuhyun hanya menjawab dengan anggukan. “Mianhae Ahjussi, Nara memang bandel” seru suster itu.

“Gwenchanayo, namanya juga anak-anak”

“Gomawo” jawab si suster singkat sambil berpamitan.

I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I_I

@SeoKyu`s House

Kyuhyun turun dari mobilnya dan menyiapkan kursi roda untuk Seohyun. Kyuhyun kaget karna Seohyun bandel dan keluar dari mobilnya mencoba berjalan sendiri.

“Aishhh kau ini, kubilang kan jangan jalan sendiri. Sini kugendong”

“Ani,,aku bisa…” tolak Seohyun lembut.

“Sudah kau diam saja. Kau ini tanggung jawabku, nanti kalau terjadi apa-apa padamu, Eomma dan Appa kita pasti akan menyalahkanku”

“Jeongmal mianhae” ucap Seohyun menangis.

“Hey kenapa kau menangis lagi? Aku bilang aku paling tidak suka melihat yeoja menangis”

“Mianhae karna aku merepotkanmu”

Kyuhyun tidak menjawab apa-apa, dia hanya menyodorkan punggungnya ke arah Seohyun. Seohyun pun memegang kedua lengan tangan Kyuhyun sebelum menaiki punggungnya. Dan lagi-lagi Kyuhyun merintih kesakitan, namun Seohyun kali ini tidak bertanya karena pasti Kyuhyun akan menjawab tidak apa-apa.

@Ruang Tamu

Seohyun duduk di kursi roda yang dibelikan Kyuhyun tadi. Dia merasa sedikit senang, setidaknya walaupun kami menikah tanpa tau sebabnya, tapi Kyuhyun sebagai suami sangat memperhatikan istrinya. Tanpa sadar, Seohyun senyum-senyum sendiri.

“Hey kau kenapa senyum-senyum sendiri?” tanya Kyuhyun yang datang tiba-tiba dengan membawa obat dan segelas air putih di tangannya.

“Ani, aku hanya ingat kejadian-kejadian lucu saja” jawab Seohyun bohong.

“Kau ini ada-ada saja. Ini makan obatnya, setelah makan obat kau langsung tidur ya. Tadi Dr. Shindong bilangsetelah meminum obat ini kau akan demam, dan itu memang efek samping dari obat ini”

Seohyun menurut dan langsung meminum obatnya. “Kau ingin tidur dimana?” tanya Kyuhyun kemudian.

“Mwo? Aku tidak ingin tidur denganmu!” Seohyun kaget dengan ucapan Kyuhyun.

“Tanang saja, kau tidur di kasur dan aku tidur di sofa saja”

“Ohhh,,baiklah baiklah. Tidur disini saja, kamar kita kan di atas dan aku tidak bisa berjalan. Kalau aku tidur di atas, aku pasti akan selalu merepotkanmu, jadi biar kita tidur di bawah saja”

“Tapi di bawah ini dingin Seo, apalagi sekarang musim salju”

“Gwenchana, aku kuat ko” ucap Seohyun sambil mengepal kedua lengannya.

“Kau ini keras kepala sekali. Baiklah kalau begitu, kita tidur di ruang tamu saja. Kau tidur di kasur, dan aku tidur di sofa, kalau tidak salah di kamar tamu ada penghangat ruangan. Aku bersihkan dulu kamarnya ya” ucap Kyuhyun sambil pergi menuju kamar tamu.

Seohyun merasa sangat tidak enak merepotkan Kyuhyun seperti ini, namun harus bagaimana lagi. Siapa yang akan menolongnya, sekarang aku bukan tanggungan orangtuaku lagi, melainkan tanggungan Kyuhyun suaminya sendiri. 10 menit kemudian, Kyuhyun belum muncul juga dari kamar tamu. Karena kelelahan, Seohyun tidur di kursi rodanya.

15 menit kemudian, Kyuhyun kembali ke ruang tengah untuk mengajak Seohyun tidur di kamar tamu. Namun ternyata Seohyun sudah terlelap dalam tidurnya. Kyuhyun mendorong kursi roda Seohyun masuk ke kamar tamu dan mengangkatnya untuk menidurkan Seohyun di kasur. Entah kenapa hatinya sangat damai ketika melihat Seohyun terlelap seperti itu.

Kyuhyun duduk di sof a yang berada di dekat kasur Seohyun, dia berusaha untuk tidak tidur, dia khawatir ketika Seohyun membutuhkan sesuatu dan dia sedang tidur pasti dia tidak akan membangunkannya. Tiba-tiba tangannya terasa sangat perih, dia membuka jaket hitamnya untuk melihat apa yang terjadi dengan tenganna, dan benar saja dugaannya. Tangannya bengkak akibat cengkraman Seohyun tadi. Seandainya Seohyun tau dirinya seperti ini karenanya, pasti Seohyun akan merasa sangat bersalah. Akhirnya, Kyuhyun lebih memilih menyembunyikan lukanya dengan memakai kembali jaket hitamnya.

Kyuhyun memegang kening Seohyun, dirasakannya badannya begitu panas. Mungkin ini efek samping yang tadi dikatakan Dr. Shindong. Udara malam itu sangat dingin sekali, penghangat ruangan sudah diset sangat panas, namun Kyu tetap merasa kedinginan, akhirnya Kyu tertidur di sofa itu dengan memakai kupluk di kepalanya dan berharap setidaknya bila dia tertidur, rasa dingin tidak terlalu dirasakannya.

 

“Eomma..Appa” Seohyun mengigau. Kyuhyun terbangun dan melihat keadaan Seohyun. Ternyata Seohyun mengigau, biasanya seorang yeoja bila sakit pasti sangat dimanja oleh Eomma dan Appanya. Kyuhyun menaruh tangan kanannya di kening Seohyun, dan seperti dugaannya sekarang Seohyun benar-benar demam seperti yang dikatakan oleh Dr. Shindong.

Kyuhyun beranjak keluar kamar dan membawa air dingin untuk mengompresnya. Dengan penuh perhatian, dia merawat Seohyun semalaman sampai ia tertidur di pinggir tangan Seohyun.

Beberapa jam kemudian, Seohyun terbangun. “Ehmmm” dilihatnya matahari sudah terbit yang artinya hari sudah pagi. Seohyun merasakan ada sesuatu di keningnya, diambilnya handuk kecil yang berada di keningnya. “Apa aku semalam demam?” tanyanya bingung. Seohyun melihat Kyuhyun tertidur pulas di dekatnya. “Gomawoyo Oppa, kau menjagaku semalaman” ucap Seohyun kemudian dan mengelus pelan kepala Kyuhyun yang ditutup kupluk.

Tiba-tiba tangan Kyuhyun bergerak dan Seohyun kembali pura-pura tidur. Kyuhyun langsung melihat keadaan Seohyun, dan dia meletakkan tangannya di kening Seohyun. Dingin, akhirnya demamnya sudah turun. Ketika dia ingin merentangkan kedua tangannya, rasanya sangat perih. “Aww” ucapnya sambil memegang lengan kanannya.

Seohyun yang mendengar Kyuhyun merintih kesakitan langsung terbangun karena khawatir. “Hey kau kenapa?”

“Kau sudah bangun daritadi?”

“A….Ani…aku baru bangun ko. Oya, apa Eomma dan yang lain sudah pulang?”

Kyuhyun menggelengkan kepalanya. “Belum, paling mereka pulang kalau gak nanti sore ya paling nanti malam”

“Ooo” jawab Seohyun singkat. Sebenarnya Seohyun sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada Kyuhyun, nampaknya tangan Kyuhyun terluka tapi Seohyun tidak tau dia terluka dimana. Akhirnya, Seohyun mencoba memegang kedua tangannya sedikit kuat untuk mengetahui apa yang terjadi. “Ehmm, bisakah kau mengambilkan aku air?” ucap Seohyun sambil memegang kedua lengan Kyuhyun bersamaan.

“Aww” ucap Kyuhyun pelan.

“Kau kenapa? Apa kau sakit?” tanya Seohyun penuh khawatir.

“Ani, sudah aku ambilkan minum dulu untukmu ya” jawab Kyuhyun sambil beranjak dari kursi. Namun ketika dia akan pergi tangannya ditahan oleh Seohyun. “O….Oppa,,,,boleh kulihat tanganmu?”

“Mwo?? Kau bilang apa?? Oppa?? Apa aku tidak salah dengar??” Kyuhyun mulai mengejek Seohyun lagi.

“Aishhh kau ini!” ucap Seohyun sambil memukul keras lengan kanan Kyuhyun. Dan Kyuhyun pun kembali berteriak dan menutup matanya menahan sakit.

Seohyun melepaskan jaket hitam Kyuhyun tanpa permisi terlebih dahulu. Dilihatnya, lengan kanan Kyuhyun bengkak dengan beberapa bekas cakaran. Seohyun menangis melihatnya.

“Ya kau kenapa lagi?”

“Mianhae, karna aku kau jadi terluka seperti ini. Ini pasti gara-gara kemarin ya aku memegangmu terlalu keras” ucap Seohyun merasa bersalah.

“Aishhh Seohyun,, gwenchanayo. Ini hanya luka biasa. Besok juga sembuh” ucap Kyuhyun sambil kembali memakai jaketnya. “Apa kau masih ingin minum?” tanya Kyuhyun kemudian.

Seohyun hanya menjawab dengan anggukan.

Kyuhyun pun keluar menuju dapur untuk mengambil air putih.

“Because I Naughty naughty, Hey! I Mr. Simple” nada dering handphone Kyuhyun berbunyi nyaring di dekat Seohyun. Seohyun pun mengambilnya khawatir itu telpon dari Eomma atau Taemin. Namun ketika melihat nama yang tertera di layar, Seohyun mengerutkan keningnya. “Hyuna My Lovely”

“Hyuna? Who is her?” Seohyun bertanya pada dirinya sendiri. Rasanya nama Hyuna ini pernah dia dengar sebelumnya tapi dimana ya? beberapa detik kemudian “Ah, aku ingat!! Hyuna ini pasti yeoja yang begitu berarti dalam hidup Kyuhyun Oppa” ucap Seohyun lemas dan kembali meletakkan handphone Kyuhyun ke tempat semula.

Entah kenapa setelah melihat nama layar di handphone suaminya itu, Seohyun tiba-tiba menjadi merasa sangat bad mood.

T.b.C

Chingudeulll jeongmal mianhae, ffnya tambh geje ya…huhuhu

Jgn lupa komentarnya ya, aku pengen tau apa chingudeul tmbh suka sama jalan ceritanya atau gak. Jadi biar aku tau ni ff mau dilanjut apa gak hehe….

Please, Don`t Be SILENT READERS ok  :)

cr : http://ndaminstalseokyu.wordpress.com/2011/10/28/thats-impossible-part-5/

18 thoughts on “That’s Impossible [Part 5]

  1. Annyeong~
    maaf y chingu, krna bru bisa coment d sni..
    Ffny keren, bwt lbh bnyk konflikny donk..
    Misny kyuppa cemburu ma seomma krna yonghwa atau sbliknya..
    Bwt seokyu jtuh cnta jg y..
    Mian bnyk permintaan..
    Lnjut trus y chingu..
    HWAITING

  2. panjangiiiiiiiinnnnn ceritanya……..!!!!!!!!
    kasih banyak” moment2 seokyu…
    cerita tentang saingannya jangan lama-lama tapi caerita tentang seokyunya aja yang di panjangin…..
    cepat2 lanjutannya jangan lama2 di tungguuuuuuu………….😀

  3. Aish seneng banget baca FF ini merinding-merinding gimana gitu. Apalgi mereka udah care satu sm lainnya😀 lanjut donk author gak sabar nih sama chapter selanjutnya. Please upload ya author🙂

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s