Our Love chap 6

Author : Choi Yoo Rin a.k.a Ajeng
Main cast : Cho Kyuhyun, Kim Seohyun, Lee Young Im, Lee Sungmin, Lee Sunkyu
Support cast : Minho, Sooyeon, Dokter Hwang, Cho’s family, Lee’s family, Kim’s family.
Genre : romance, family, friendship
Length : chapter
Rating : 13 +

Annyeong readers terrrcintaaa *nongol dari ketek Seomma :D*
Mianhae, mianhae, mianhae #bow 90derajat coz aku lamaaaaaaaaa banget baru publish Our Love chap 6 ini . .
Entahlah, semangat author ngilang gitu aja buat nulis ff #plukk *ditimpuk readers pake sendal*
Tapi berhubung komen dari readers positif semua n buat author melayang #lebay😀 jadi ya author semangat lagi. . .
Daripada curhat terus, mending happy reading ja ya. . Jangan lupa COMMENT😉 Don’t PLAGIAT, Don’t SIDERS, n Don’t BASHING ! Arraseo !!

Author POV
Setelah mendapat berita bahwa mobil yang ditumpangi Seohyun kecelakaan, Kyuhyun langsung menuju rumah sakit tempat Seohyun dirawat.
“Oppa aku ikut.” pinta Young Im saat Kyuhyun akan masuk ke mobil.

“Kau itu baru pulang dari rumah sakit. Beristirahatlah saja dirumah. Nanti setelah sampai, aku kabari.” sebelum pergi Kyuhyun mencium kening Young Im. Young Im hanya diam terpaku melihat mobil Kyuhyun mulai menjauh dan tak terlihat lagi.
++++++
“Sial!” umpat Kyuhyun sambil memukul stir mobilnya karena terjebak macet. Dia melihat sekelilingnya hanya ada mobil-mobil yang rapat. Kemacetan itu disebabkan adanya bus terguling menghindari tabrakan dengan mobil lain.
Kyuhyun semakin panik.

“Ayolah. . . .cepat, cepat!!”
Bwara Mr.Simple simple. . .handphone nya tiba-tiba berbunyi.
“Yoboseyo hyung” ternyata yang meneleponnya adalah Sungmin.
” . . . . . . . . . . . . . . .”
“Aku masih terjebak macet dijalan. Hyung sudah sampai?”
” . . . . . . . . . . . . .”
“Ne. Ya sudah annyeong~” Kyuhyun lalu menutup teleponnya dan meletakkan handphone nya dikursi samping.

15 menit berlalu, akhirnya Kyuhyun sudah bebas (?) dari kemacetan itu. Sampai di rumah sakit ia langsung menuju tempat Seohyun dirawat. Ya, tadi Sungmin menelepon Kyuhyun untuk memberitahu nomor kamar tempat Seohyun dirawat.
Ceklek. Kyuhyun membuka pintu kamar itu. Di dalam sudah ada kedua orang tua Seohyun, Sungmin, Sunny, dan dokter Hwang.
“Oppa~” ucap Seohyun lirih saat Kyuhyun masuk ke kamarnya.

“Bagaimana keadaanmu? Apa ada yang parah? Tanganmu, kakimu, kepalamu?” tanya Kyuhyun bertubi-tubi.

“Tn. Cho, anda tenang saja. Ny. Cho hanya mengalami luka ringan dan besok sudah boleh pulang.” jawab dokter Hwang.

“Iya oppa. . .oppa tenang saja, aku tidak apa-apa kok.” Seohyun tersenyum mencoba meyakinkan Kyuhyun. Kyuhyun balas tersenyum, ia sedikit lega karena Seohyun tak begitu parah.

“Kalau begitu saya permisi dulu.” pamit Dokter Hwang.

“Gomawo dokter sudah mau menjenguk.” kata Ny. Kim

“Ne, cheonma.” jawab dokter Hwang sambil tersenyum.

“Dokter mianhae..” ucap Seohyun lirih. Dokter Hwang mengerutkan keningnya .
“Mianhae karena aku dan dokter Yesung kecelakaan, acara pertemuan di Busan menjadi berantakan.” lanjut Seohyun.

“Gwaenchana Seohyun-ah. . .mereka menunda acara itu karena menghargai kau dan dokter Yesung. Lagipula aku sudah menyuruh dokter lain untuk menggantikanmu dan dokter Yesung.” jelas dokter Hwang tersenyum simpul pada Seohyun.
“Ya sudah kau jangan pikirkan hal itu lagi, kau pikirkan dulu kesehatanmu. Cepatlah sembuh ya” pesan dokter Hwang. Seohyun mengangguk sambil tersenyum.
“Eemm. . .baiklah, annyeong semuanya.” kemudian dokter Hwang keluar.

“Aku juga mau kembali ke rumah sakit dulu.” kata Sunny. Seohyun memang tidak dirawat di rumah sakit tempatnya dan Sunny bekerja karena jauh dari lokasi kecelakaannya.

“Gomawo Sunny-ah.. Kau sudah mau jauh-jauh kesini. Padahal pasienmu lebih membutuhkanmu.” kata Seohyun.

“Jangan berkata seperti itu Seo-ah. . .kita kan teman.” Sunny tersenyum.

“Kau cepatlah sembuh ya dokter cantik. Annyeong semua~” pamit Sunny.

“Ne annyeong Sunny. Gomawo ya” timpal Ny. Kim.

“Cheonmaneyo ahjumma~”

“Biar ku antar ya” tawar Sungmin.

“Nde? Ah, tidak usah Sungmin-ssi.” tolak Sunny.

“Sudah Sungmin-ssi antar saja temanku itu.” Seohyun menyahut.

“Iya hyung. Antarkan saja dokter Sunny. Lagi pula jika hyung tetap disini tak ada gunanya.” ledek Kyuhyun😛

“Aisshh, apa katamu?” Sungmin hendak menjitak kepala Kyuhyun.

“Sudah, sudah. . . Seohyun sakit kalian malah bertengkar. Baiklah Sungmin-ssi aku mau, daripada kau ribut dengan Kyuhyun disini. Kajja!” Sunny tiba-tiba menarik tangan Sungmin. Sungmin hanya menurut saja, ia masih shock (?) karena Sunny tiba-tiba menarik tangannya.
Kyuhyun sempat mengedipkan sebelah matanya pada Sungmin sebelum Sungmin keluar. Seohyun yang tau itu, langsung memukul pelan lengan suaminya itu.

“Aw appo hyunie. .” rintih Kyuhyun sambil memegangi lengannya.

“Oppa berlebihan.” Seohyun memeletkan lidahnya.

“Kalian ini seperti anak kecil saja.” Tn. Kim menggelengkan kepalanya melihat kelakuan anak dan menantunya.

“Seo, appa dan eomma pulang dulu ya. Sudah ada Kyuhyun yang menemanimu.” kata Ny. Kim, Seohyun mengerucutkan bibirnya.

“Sejak kapan anak appa ini jadi manja?”

“Appa~” rengek Seohyun.
“Ah ya sudah, aku ijinkan kalian pulang.”

“Kyu, kami pamit dulu ya. Jaga Seohyun baik-baik!” pesan Tn. Kim

“Ne appa. Appa tenang saja, aku pasti akan menjaga Seohyun.” Kyuhyun tersenyum.

“Oke, appa percaya. Ya sudah, baik-baik disini.” Tn. dan Ny. Kim beranjak keluar.

“Eemmm. . .oppa. Young Im apa tidak apa-apa ditinggal dirumah?”

“Gwaenchana hyunie. .” Kyuhyun tersenyum. Kyuhyun melihat ada buah-buahan diatas meja sebelah ranjang Seohyun.

“Aku kupaskan buah ya?” tawar Kyuhyun. Tanpa mendapat persetujuan dari Seohyun, Kyuhyun langsung mengambil apel dan mengupasnya.

“Oppa tolong ambilkan handphoneku disebelah buah-buahan itu.” pinta Seohyun.

“Oh ne, ini.” Kyuhyun menyerahkan handphone yang diminta Seohyun. Seohyun langsung mengotak atik handphone itu.

“Hyunie. .buka mulutmu!” perintah Kyuhyun sambil menyodorkan potongan apel ke mulut Seohyun. Seohyun pun membuka mulutnya dan menerima suapan dari Kyuhyun tanpa mengalihkan pandangan dari handphonenya.

“Ini oppa.” Seohyun menempelkan handphonenya ditelinga Kyuhyun.

“Untuk apa?” tanya Kyuhyun heran.

“Sudah dengarkan dulu!”
tuutt. . .tuutt. . . Kyuhyun hanya mendengar nada tunggu panggilan.

“Kau menelepon siapa sebenarnya?”

“Young Im.”

“Mwo?” tanya Kyuhyun kaget.

“Yoboseyo” sapa Young Im diseberang sana.

“Nde? Eh, ee. . .chagi ini aku Kyuhyun.” Kyuhyun sedikit kikuk karena masih kaget.

“Kyuhyun oppa? Kenapa meneleponku dengan handphone Seohyun? Seohyunnya mana? Dia baik-baik saja kan?” Young Im menggempur (?) Kyuhyun dengan berbagai pertanyaan.

“Aisshh. . .chagi, aku harus jawab yang mana dulu?? Kalau tanya satu-satu.”

“Hehe, mianhae. Terserah oppa mau menjawab yang mana dulu.”

“Oke. . . Emm. . .Seohyun ada disebelahku. Dia baik-baik saja. Lukanya tidak terlalu parah. Besok sudah boleh pulang kok. Tadi yang punya ide meneleponmu itu Seohyun.”

“Oo. . .begitu. Aku mau bicara dengan Seohyun dong oppa.”
Kyuhyun lalu menyerahkan handphone itu pada Seohyun.

“Hai Young. Ada apa?” tanya Seohyun.

“Aisshh kau ini. Aku khawatir terhadapmu. Cepatlah sembuh lalu pulang ke rumah.”

“Hehe. . .tidak usah khawatir. Aku besok sudah boleh pulang. Kau sendiri bagaimana?”

“Aku baik kok. Ya sudah, kau beristirahatlah.”

“Kau tidak mau bicara dengan Kyuhyun lagi?”

“Eemmm. . .iya deh. Tolong berikan handphone nya pada Kyuhyun oppa ya.” Seohyun lalu memberikan handphonenya pada Kyuhyun.

“Oppa. . .jaga kesehatan ya. Jangan lupa makan..!” pesan Young Im.

“Ne, arraseo chagi. Kau juga!”

“Pasti. Baiklah oppa, aku mau beristirahat dulu.”

“Ne, annyeong”
Author POV END

oO~Oo

Sunny POV
Huuaahhh,, hari sabtu yang melelahkan. . . Harusnya aku bisa pulang lebih awal hari ini. Tapi berhubung Seohyun sakit, beberapa pasiennya aku yang menangani. Ku lirik jam yang melingkar di pergelangan tanganku.
“Sudah pukul 6 sore. Sebaiknya aku pulang.” aku pun lantas membereskan barang-barangku.

“Sus, saya pulang dulu ya.” pamitku pada suster yang biasa membantuku.

“Oh ne. Hati-hati dok”

“Ne, annyeong~”

“Annyeong~”

Setelah sampai tempat parkir, aku segera masuk ke dalam mobil. Saat akan menyalakan mobil, handphone ku berbunyi. Ku lihat tertera nama Sungmin oppa.
“Yoboseyo Sungmin oppa.” sapaku setelah mengangkat telepon dari Sungmin oppa.
” . . . . . . . . . .”
“Aku baru mau pulang. Waeyo?”
” . . . . . . . . . .”
“Tidak perlu. Aku tidak apa-apa kok pulang sendiri.”
” . . . . . . . .”
“Eemm. . . .anio. Besok ya?”
“. . . . . . . . . .”
“Ne, aku tunggu besok. Sampai jumpa. Annyeong~”
” . . . . . . . . .” lalu ku matikan handphoneku.

Yap, besok Sungmin oppa mengajakku jalan-jalan. ‘Oppa’. .haha, aku sudah mulai memanggilnya oppa. Kemarin saat dia mengantarku pulang sehabis menjenguk Seohyun, ia yang menyuruhku untuk memanggilnya dengan sebutan oppa.
Ciiittt. . . .suara rem mobilku, karena aku tiba-tiba mengerem mendadak. Ada seorang yeoja yang ku tabrak, ia menyeberang mendadak.

“Mianhae agashi. . .jeongmal mianhae. Biar ku antar kau ke rumah sakit.” kataku setelah menghampiri yeoja itu.

“Gwaenchana. . .harusnya saya yang minta maaf karena menyeberang kurang hati-hati.”

“Kau yakin agashi tak mau ku antar ke rumah sakit?” aku benar-benar khawatir.

“Ne, aku yakin.” ku bantu agashi itu untuk berdiri.

“Omo~ agashi. Itu ada darah yang mengalir.” kataku menunjuk darah yang mengalir dikaki agashi itu.

“D. . .d. . .dd. . .darah. . .hikss. . .hiks. .” BRUKK. Agashi itu langsung pingsan. Aku semakin panik saja. Akhirnya ku bawa ia ke rumah sakit tempatku bekerja.
Sunny POV END

Young Im POV
Hhhhh. . . . .aku benar-benar kesepian. Malam ini aku hanya sendiri di rumah ini. Eommaku sudah ku suruh pulang sejak tadi sore.

“Hhhhh. . . .” kembali ku hembuskan nafas berat. Aku duduk di balkon kamarku sambil mengamati pemandangan kota Seoul di malam hari.

“Oppa~” kataku lirih, sembari mengelus perut buncitku.

“Sayang, kau jarang sekali bisa dimanjakan appamu. Maafkan eomma ya sayang. . .karena eomma, suatu saat nanti mau tidak mau kau harus berbagi appamu.” aku berbicara sambil menatap perutku.

Kenapa tiba-tiba aku merasa ingin memiliki Kyuhyun oppa sepenuhnya. Ada rasa tidak rela dalam hatiku. Dulu aku menyuruh Kyuhyun oppa menikahi Seohyun karena aku merasa usiaku tak lama lagi. Tapi sekarang, aku baik-baik saja. Malah aku sudah mengandung. Apa sebaiknya~ “Ah, tidak! Tidak!” aku menggelengkan kepalaku. “Aku tidak boleh berpikir seperti itu lagi.” gumamku. Lebih baik aku tidur sekarang.

++++++

“Jangan! Jangan sakiti anakku. Jebal, jangaaaaaaan” aku terbangun. “Hanya mimpi.” kataku lirih. Ku ambil air minum yang ada di sebelah ranjangku lalu meminumnya. Setelah meletakkan gelas yang berisi separuh air minum di meja, aku tatap perutku. Kembali ku elus perut buncitku itu. Tanpa terasa air mata mengalir di mataku.
Young Im POV END

Author POV
Sinar matahari pagi masuk melalui celah-celah tirai jendela yang belum sepenuhnya terbuka. Seorang suster masuk dan membuka tirai itu.
“Dok. . Dokter Sunny. . .” suster itu mencoba membangunkan Sunny tertidur di sofa. Ya, Sunny menginap di rumah sakit itu karena menunggui yeoja yang ia tabrak kemarin.

“Eemmhh. . . .” Sunny menggeliat sambil mengerjap-ngerjapkan matanya.

“Eh suster, jam berapa sekarang?”

“Jam 7 dok. Sebaiknya dokter pulang dulu. Biar saya yang menjaga nona Sooyeon.”

“Tapi aku masih khawatir dan merasa bersalah padanya.”

“Bukan salah dokter sepenuhnya. Nona itu juga salah karena menyeberang tidak hati-hati.”

“Hhhhhh. . . . .baiklah aku akan pulang. Nanti aku kembali lagi.” Sunny lalu berdiri mengambil tas dan kunci mobilnya.
oO~Oo
“Kau sudah siap?” tanya Kyuhyun saat Seohyun selesai beres-beres. Ya, saat ini mereka pulang dari rumah sakit.

“Ne.” angguk Seohyun.

“Sudah, tidak ada yang tertinggal kan?”

“Tidak ada oppa. Sudah kajja kita pulang.”

“Baiklah.” Kyuhyun menggandeng tangan Seohyun sambil membawakan tas milik Seohyun.

Setelah sampai di lobby, Kyuhyun menyuruh Seohyun untuk menunggu ditempat itu saja.

“Hyunie, kau tunggu disini saja. Biar aku ambil mobil ditempat parkir.”

“Ne.”

Tak lama, Kyuhyun datang dengan membawa mobil. Ia segera turun untuk membukakan pintu untuk Seohyun. Setelah menutupkan pintu mobil untuk Seohyun, handphone nya berbunyi.

“Yoboseyo chagi. .”
“. . . . . . .”
“Ne, ne. Ini aku sudah mau pulang kok.”
“. . . . . .”
“Ne, annyeong.” Kyuhyun menutup teleponnya lalu masuk ke dalam mobilnya.

“Nugu oppa?”

“Young Im.”

“Ada apa memangnya?”

“Anio, tidak ada apa-apa kok. Cuma tanya jadi pulang jam berapa.”

“Oo. .”

Author POV END

Sungmin POV
Ddrrt. . .drrtt. . .ddrrtt. . .handphoneku bergetar ada panggilan masuk.

“Yoboseyo Sunny-ah”
” . . . . . .”
“Mwo?”
“. . . . .”
“Gwaenchana. . .emmm boleh aku mengunjungimu ke rumah sakit ? Hari minggu kau tak banyak pasien kan?”
“. . . . . . .”
“Ya sudah, nanti pukul 10 aku menemuimu.”
” . . . . . .”
“Annyeong.”

Hhhh. . . . . Sunny membatalkan acara jalan-jalan kami. Alasannya, dia mau menunggui seorang yeoja yang ia tabrak kemarin. Katanya, yeoja itu keguguran. Berhubung ini hari minggu, aku menemuinya saja yah walaupun di rumah sakit yang penting aku bisa bertemu dengannya. Rencananya aku akan menyatakan perasaanku padanya. Tapi. . .suasananya tak tepat.
Sungmin POV END
Seohyun POV
Sesampainya di rumah, aku langsung ke kamar untuk meletakkan tasku.
“Huaahh. . .badanku pegal sekali.” keluh Kyuhyun oppa sambil berbaring di ranjang.

“Sini aku pijitin oppa.” aku menghampirinya dan mulai memijit tangan dan kakinya.

“Sudah hyunie. Kau itu baru pulang dari rumah sakit. Beristirahatlah saja!”

“Shireo. Aku tidak apa-apa oppa~”

Ceklek, pintu kamarku terbuka.

“Seohyun, oppa, kajja makan dulu.” ajak Young Im.

“Kajja hyunie kita makan.” Kyuhyun oppa menggandeng tanganku keluar kamar. Entah kenapa hingga saat ini aku masih sungkan sekedar berpegangan tangan dengannya di depan Young Im. Ku lirik Young Im, ia berjalan dahulu ke ruang makan.

@ruang makan
“Oppa, biar aku ambilkan nasi untukmu.” Young Im mengambilkan nasi untuk Kyuhyun oppa.

“Kau mau lauk apa oppa? Ah yang ini saja. Ini juga. Eemm yang ini juga baik untuk kesehatanmu.”

“Sudah, sudah chagi. Ini terlalu banyak.”

“Pokoknya oppa harus menghabiskannya.”

“Ne arra.”

Aku hanya bengong melihat mereka. Hah, andaikan aku hanya istri satu-satunya pasti aku akan sangat bahagia.

“Hyunie. . .kau kenapa masih bengong?” Kyuhyun oppa membuyarkan lamunanku.

“Nde?”

“Aisshh. . . .kau ini. Sini aku ambilkan nasinya. Kau juga harus makan banyak.” tiba-tiba Kyuhyun oppa mengambilkan nasi untukku. Aku yang duduk berhadapan dengan Young Im, bisa melihat raut wajahnya yang. . . .

“Sudah oppa. Biar aku ambil sendiri.” aku pun mengambil lauk sendiri dan mulai memakannya.

“Hening. . .yah, itu suasana makan siang kami saat ini. Hanya suara dentingan alat makan yang kami gunakan. Aku terus makan tanpa menatap Kyuhyun dan Young Im.

“Oppa~ usia kehamilanku sudah memasuki bulan ketujuh. Bagaimana kalau kita membeli keperluan bayi?” Young Im tiba-tiba angkat bicara. Ku beranikan mendongak untuk menatap mereka.

“Eeemm baiklah. Bagaimana jika minggu depan saja? Besok aku akan mulai bekerja karena sudah lama aku tidak ke kantor.

“Ide bagus. Lagipula jika kita pergi hari minggu akan lebih leluasa. Sudah lama juga kan kita tidak jalan berdua oppa.” Young Im melirikku. Aku mencoba tersenyum padanya, tapi. . . .ia mengalihkan wajahnya pada Kyuhyun lagi.

“Oke baiklah.”

“Gomawo oppa.” kata Young Im lantas mencium pipi Kyuhyun di depanku. Ku tundukkan kepalaku, menatap makanan yang baru beberapa sendok ku makan. Entahlah, ada rasa sesak di dalam dadaku. Tuhan, kuatkan aku. .

“Hyunie. . .”

“Nde?”

“Kau baik-baik saja?”

“Ne aku baik-baik saja oppa.” aku mencoba tersenyum pada Kyuhyun oppa.
Seohyun POV END

Kyuhyun POV
“Gomawo oppa.” Young Im tiba-tiba mencium pipiku. Ku lirik Seohyun, ia hanya menunduk. Aku jadi tidak enak padanya.

“Hyunie. . .” panggilku. Ia mendongak, menatapku.

“Nde?”

“Kau baik-baik saja?”

“Ne, aku baik-baik saja oppa.” jawabnya tersenyum padaku.

“Kapan kau mulai bekerja Seo?” tanya Young Im. Ku lirik Seohyun lagi.

“Sepertinya besok aku sudah bisa bekerja.” Seohyun tersenyum pada Young Im. Syukurlah, aku kira ada sesuatu diantara mereka.

oO~Oo

Kami bertiga saat ini sedang menonton tv bersama. Young Im duduk disebelahku sambil menyenderkan kepalanya di lenganku. Sedangkan Seohyun, ia duduk di kursi lain.
Keobi naseo shijakcocha anhae bwahtadamyeon. . .handphone Seohyun berbunyi.
“Yoboseyo. . .”
” . . . . . . . . . .”
“Waeyo dengan dirimu Sunny-ah?” Seohyun terlihat khawatir.
“. . . . . . . . .”
“Ne aku akan segera kesana. Kau jangan kemana-mana sebelum aku datang.”

“Ada apa hyunie?” tanyaku setelah ia menutup teleponnya.

“Aku tidak tau pasti, tapi sepertinya Sunny sangat membutuhkanku saat ini.”

“Apa mau ku antar?” tawarku saat ia hendak berdiri.

“Park ahjussi~” teriak Young Im tiba-tiba.

“Nde? Ada apa Nyonya?” tanya Park ahjussi setelah menghampiri kami.

“Antarkan Seohyun ya.” perintah Young Im.

“Ne, baik Nyonya.”

“Seo, kau tidak apa-apakan diantar sopir?”

“Tidak apa-apa Young-ah.” kulihat Seohyun seperti kecewa.

“Sebentar Park ahjussi, saya ganti baju dulu.” Seohyun lalu beranjak ke kamarnya.

“Ne Nyonya, saya tunggu di depan.”

“Oppa. . . . .oppa kenapa?” tanya Young Im menatapku.

“Nde? Ah, gwaenchana.”
Bersikap adil itu tak mudah.
Kyuhyun POV END

Author POV
“Kita mau kemana Nyonya?” tanya Park ahjussi setelah masuk ke dalam mobil.

“Taman kota ya Park ahjussi. Yang di dekat rumah sakit tempatku bekerja.”

“Ne Nyonya.”

30 menit perjalanan, Seohyun sampai di taman tempat ia dan Sunny janji bertemu. Karena suasana taman yang tak terlalu ramai, Seohyun mudah untuk menemukan Sunny.

“Sunny-ah.” Seohyun menghampirinya lalu duduk disebelahnya. Sunny menoleh pada Seohyun.
“Omo Sunny-ah. Waeyo? Kenapa kau menangis?” Seohyun kaget saat Sunny menatapnya. Air matanya sudah sangat deras mengalir dipipinya. Seohyun pun memeluknya.

“Uljimayo~” kata Seohyun menenangkan. Setelah tangisnya mereda, Seohyun melepas pelukannya lalu menatap Sunny.

“Ceritakan padaku”

“Jatuh cinta itu menyakitkan ya!” kata Sunny sambil memalingkan wajahnya dari Seohyun dan menatap lurus kedepan.

“Kau ada masalah dengan Sungmin?” tanya Seohyun to the point.

Flashback On
Ceklek, Sungmin menemui Sunny yang sedang menunggui yeoja yang ia tabrak kemarin.

“An. . . .nyeong Sunny-ah.” Sungmin kaget melihat yeoja yang berbaring di tempat tidur itu adalah Sooyeon.

“Eh Sungmin oppa. Nado annyeong~” balas Sunny.

“Oppa~” ucap Sooyeon lirih. Sunny yang merasa ada sesuatu antara Sungmin dan Sooyeon segera angkat bicara.

“Sooyeon-ssi, kau mengenal Sungmin oppa?”
Sooyeon masih terdiam. Ia menatap Sungmin.

“Oppa. . . .mianhae. . .” bukannya menjawab pertanyaan Sunny, Sooyeon malah meminta maaf pada Sungmin. Terlihat sekali jika Sooyeon sedang menahan tangisnya. Sunny semakin bingung. Tapi ia putuskan untuk diam, menunggu mereka menjelaskan padanya.

“Oppa maafkan aku. Aku tau aku salah. Aku telah menyia-nyiakanmu oppa. Maafkan aku.” runtuhlah pertahanan Sooyeon. Air mata telah mengalir dipipinya.

“Jadi kau yang keguguran?” akhirnya Sungmin angkat bicara.

“Ne oppa. Tuhan telah menghukumku atas kesalahanku padamu. .hiks. .hiks. .”

“Lalu Heechul?” Heechul adalah namja yang telah menghamili Sooyeon.

“Hikkss. . . .sejak 1 bulan yang lalu Heechul oppa tidak menghubungiku. Sepertinya ia menjauhiku. Aku memang pantas mendapatkan ini semua.” Sooyeon menundukkan wajahnya. Ia merasa malu di depan Sungmin.

Entah mendapat dorongan darimana, Sungmin berjalan mendekat ke arah Sooyeon. Tiba-tiba ia peluk yeoja itu.

“Hiks. . .hikss. . .aku memang tak pantas mendapat maaf darimu oppa. . .aku yeoja hina.” tangis Sooyeon semakin menjadi-jadi.

“Sudahlah. . .tak perlu bicara apa-apa lagi.” Sungmin membelai rambut Sooyeon.

Sunny yang merasa dirinya tidak dibutuhkan lagi, memutuskan keluar.
Flashback End

“jadi yeoja yang kau tabrak itu Sooyeon?” tanya Seohyun.

“Ne. Apa kau mengenalnya?”

“Anio. Hanya saja aku pernah bertemu dengannya.”

“Apa yang harus aku lakukan Seohyun-ah?”

“Kau percaya kan pada Sungmin?” Sunny menoleh pada Seohyun.

“Maksudmu?”

“Kalau kau benar-benar mencintainya, percayalah padanya. Jangan goyahkan hatimu. Aku yakin, mungkin Sungmin hanya kasihan pada Sooyeon.”

“Kau benar Seohyun-ah.” akhirnya Sunny bisa tersenyum.

“Kajja!” Seohyun berdiri sambil menggenggam tangan Sunny.

“Kemana?”

“Kau butuh hiburan. Sudahlah kajja ikut saja denganku.” Sunny pun hanya pasrah dan mengikuti Seohyun.
Author POV END
oO~Oo
Setelah tangisnya mereda, Sungmin melepaskan pelukannya pada Sooyeon
“Oppa apa mengenal dokter itu?” tanya Sooyeon sambil menatap Sungmin. Sungmin menjawab dengan anggukan.

“Cepat cari dia oppa. Sepertinya dia salah paham.”

“Nde?”

“Aisshh. . .oppa kau ini pabo nya nggak hilang-hilang. Susul dokter itu, oppa. Jangan sampai kau kehilangan cintamu lagi.”

Bukannya menjawab, Sungmin masih menatap heran pada Sooyeon.

“Malah bengong. Sudah sana~” Sooyeon mendorong Sungmin untuk keluar.

“Ne ne, kau tak perlu mendorongku. Tapi kau tak apa sendiri disini?”
Sooyeon langsung menggeleng cepat.

“Baiklah aku keluar.” Sungmin keluar meninggalkan Sooyeon.

“Berbahagialah oppa. Kau pantas untuk bahagia dengan yeoja pilihan hatimu. Aku yakin dokter itu pantas mendampingimu.” ucap Sooyeon lirih setelah Sungmin keluar.

@Lotte World
“Jebal Sunny-ah. . .ayolah, masa aku naik itu sendiri.” rayu Seohyun. Seohyun dan Sunny sekarang ada di lotte world.

“Shireo Seohyun! Kau mau membuatku jantungan?!” Sunny menolak ajakan Seohyun untuk naik roll coaster.

“Apa kau tega membiarkanku naik sendiri?” Seohyun memasang tampang aegyo di depan Sunny.

“Aisshh, sudahlah. Tidak mempan kau memasang tampang seperti itu padaku. Wajah aegyo itu hanya milikku dan. . . .”

“Dan. . . . .” Seohyun menatap Sunny seolah meminta Sunny untuk melanjutkan kata-katanya.

“Hai semua~”

“Minho-ssi, kau disini juga?” tanya Sunny pada orang yang telah menyapanya dan Seohyun.

“Ne aku menemani adikku Sulli.”

“Sully nya mana?” Sunny celingak celinguk mencari orang yang dimaksud Minho.

“Dia masih membeli eskrim.”

“Harusnya kau yang membeli eskrim, bukannya Sulli.” celetuk Sunny.

“Aku sudah menawarinya tapi dianya yang tidak mau. O iya, tadi kalian berdebat apa?”

“Aha, Seohyun-ah kau naik roll coasternya dengan Minho saja ya.” usul Sunny tiba-tiba.

“Nde?”

“Minho-ssi kau mau kan menemani Seohyun. Jebal~ aku takut ketinggian soalnya. Ya ya ya?” Sunny mulai beraegyo.

“Eemm. . .baiklah. Seohyun-ah, tak apakan jika aku yang menemanimu?”

“Nde? Ee. .ne, gwaenchana.”

“Yey. . .haha. . .ya sudah sana sana cepatlah naik.” Sunny mendorong Seohyun dan Minho.

“O iya Minho-ssi, nanti biar Sully bersamaku.” teriak Sunny saat Minho dan Seohyun sudah menjauh.

Gee gee gee gee baby. . .handphone Sunny tiba-tiba berbunyi.

“Hhh. . .” Sunny menghembuskan nafas berat setelah melihat siapa yang meneleponnya.

“Yoboseyo”
“. . . . . . . .”
“Eemm. . .aku. . . .aku, ada di lotte world.”
” . . . . . .”
“Ne annyeong.” Sunny menutup teleponnya dengan malas.
Author POV END

Seohyun POV
“Ehem.” aku berdehem, mencoba memecah keheningan diantara kami berempat. Aku, Sunny, Sungmin, dan Minho sedang makan malam di restoran tak jauh dari lotte world. Sedangkan Sully sudah pulang dengan temannya yang tak sengaja bertemu di lotte world.

“Seohyun-ah, apa kau membawa mobil?” tanya Minho.

“Anio. Tadi aku kesini bersama Sunny.”

“kalau begitu biar kau kuantarkan pulang.”

Hah syukurlah. Sepertinya Minho mengerti jika Sunny dan Sungmin butuh waktu berdua.

“Sebaiknya kita pulang sekarang.” ajakku.

“Ne kajja.”

“Sunny-ah, Sungmin-ssi kami permisi dulu.” pamitku.

“Annyeong~” Minho juga ikutan pamit.

“Ne annyeong.” jawab Sunny dan Sungmin bersamaan.
oO~Oo
“Gomawo Minho-ssi.” ucapku saat kami sudah sampai di depan rumahku.

“Ne cheonmaneyo.”

“Ehem.” ku lihat Kyuhyun sedang di depan pintu. Aku pun menghampirinya dengan Minho.

“Ee. . .Kyuhyun-ssi mianhae aku mengantar Seohyun jam segini.”

“Ne, gwaenchana. Gomawo.” nada bicara Kyuhyun oppa benar-benar datar. Sepertinya ia marah padaku.

“Cheonma. Kalau begitu saya permisi. Annyeong Kyuhyun-ssi, Seo” pamit Minho kemudian ia pulang.

Sedangkan aku masih diam di depan Kyuhyun, menundukkan kepalaku.

“Masuklah.” perintahnya. Ku ikuti ia lalu duduk di sofa. Juga ada Young Im yang sedari tadi menggelayut di lengan Kyuhyun oppa.

“Ceritakan padaku bagaimana kau bisa diantar Minho. Semuanya dan jangan ada yang kau tutupi.” katanya datar.

Benar-benar tidak ada kata-kata lembut yang keluar dari mulutnya saat ini.

“Tadi aku menemui Sunny di taman dekat rumah sakit. Ia sedang ada masalah dengan Sungmin. Aku berinisiatif mengajaknya ke lotte world supaya ia tidak sedih lagi. Dan saat disana, kami tidak sengaja bertemu Minho. Tak, lama Sungmin datang. Lantas kami makan malam di restoran dekat lotte world. Minho mengantarku pulang karena agar Sunny bisa menyelesaikan masalahnya dengan Sungmin hanya berdua.” jelasku panjang lebar.

“Lalu kenapa kau menyuruh Park ahjussi pulang?” Young Im angkat bicara.

“Sunny memintaku untuk naik mobilnya saat akan ke lotte world. Katanya biar lebih leluasa.” ku tatap Young Im. Ia balas menatapku dengan penuh selidik.

“Apa. . .kau sudah janjian sebelumnya dengan namja tadi?” Young Im masih melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkanku.

“Anio, sudah ku bilang kan tadi jika aku tidak sengaja bertemu dengan Minho di lotte world. Saat itu ia juga jalan-jalan dengan adiknya.”

“Masuklah ke kamarmu dan beristirahatlah.” perintah Kyuhyun oppa. Aku pun menurutinya.
Seohyun POV END

Sunny POV
“Sunny-ah. . . .mianhae” kata Sungmin oppa memecah keheningan di antara kami. Setelah kepulangan Seohyun dan Minho, aku dan Sungmin oppa masih di restoran ini.

“Tidak perlu oppa.” jawabku menatapnya.

“Yeoja yang kau tabrak itu, dia adalah mantan tunanganku. Yang pernah aku ceritakan padamu. Perlu kau ketahui, aku hanya kasihan padanya.”

Ya Sungmin oppa benar. Hanya orang bodoh yang tidak kasihan pada Sooyeon. Ia telah kehilangan bayinya, dan namja yang menghamilinya juga telah meninggalkannya.

“Yang ada dihatiku sekarang hanyalah kau Sunny-ah.”

“Nde?” tanyaku kaget. Maksudnya apa aku ada dihatinya.

“Saranghae Sunny-ah. Ya, aku mencintaimu. Aku tertarik padamu sejak pertama kali bertemu. Kau mampu membuatku lupa akan keterpurukanku setelah ditinggalkan Sooyeon.” Sungmin oppa mengatakannya padaku dengan penuh kemantapan. Tidak ada nada ragu sama sekali.

“Sungmin oppa~”

“Kau lah masa depanku Sunny-ah. Untuk hari ini, besok dan selamanya. Sooyeon hanya akan menjadi masa laluku.” ia genggam erat kedua tanganku.

“Maukah kau menjadi yeojachinguku?”

“Ne oppa. Nado saranghae. Aku mau jadi yeojachingumu.”

“Gomawo Sunny-ah.” Sungmin oppa lantas mencium keningku.
Sunny POV END

Author POV
Kyuhyun masih belum bisa tidur. Ia terus mencobanya, tapi tetap tidak bisa. Ia memikirkan Seohyun. Sebenarnya ia tidak marah pada Seohyun. Kyuhyun hanya bingung harus berbuat apa, ia merasa kurang adil pada Seohyun. Kyuhyun melihat disampingnya Young Im sudah terlelap tidur.

“Semoga Seohyun belum tidur.” gumamnya. Ia pun beranjak keluar kamarnya dan pergi ke kamar Seohyun.

“Eh, oppa.” kata Seohyun saat menyadari Kyuhyun membuka pintu kamarnya dan melangkah masuk.

“Kau belum tidur?” tanya Kyuhyun setelah duduk ditepi ranjang.

“Belum mengantuk. Oppa sendiri?” Seohyun lalu menutup novel yang tadi ia baca.

“Sama.”

Hening . . . .

“Eemm. . .hyunie. .”

“Nde?”

“Mianhae atas sikapku tadi.”

“Gwaenchana oppa.” Seohyun tersenyum. Ia tak ingin suaminya terus merasa bersalah karena ia tau sulit untuk bisa berlaku adil pada 2 istri.

“Hyunie. . .bolehkah aku tidur disini?”

“Tentu saja oppa. Ini kan kamar oppa juga.” Seohyun menata bantal supaya Kyuhyun nyaman.

oO~Oo

Seorang yeoja mengerjap-ngerjapkan matanya saat sinar mentari mulai menyeruak masuk ke kamarnya. Setelah cukup sadar, ia melihat ke samping. Kosong. Ia hembuskan nafas berat setelah melihat jika suaminya tak ada disampingnya.

“Dia hanya untukku.” gumamnya. Lalu ia pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai mandi ia keluar kamar.

“Eh Young-ah, sudah bangun. Ayo sini sarapan, aku sudah memasak untuk kita bertiga.” ajak Seohyun padanya.

“Ne.” lantas Young Im berjalan mendekat ke meja makan. Ia duduk berhadapan dengan Seohyun.

“Chagi. . . . .semalam. . . . .”

“Gwaenchana oppa.” Young Im menyela sebelum Kyuhyun selesai berbicara. “Oppa hari ini sudah mulai kerja kan?” tanyanya.

“Nde? Eee. . .ne.”

Mereka pun mulai melanjutkan acara sarapan itu.

“Aku sudah selesai.” kata Kyuhyun sambil mengelap mulutnya dengan tissue.

“Sini oppa, aku rapikan dasimu.” Young Im beranjak berdiri untuk menghampiri Kyuhyun dan merapikan dasi suaminya itu.

“Selesai.”

“Ya sudah aku berangkat.” Kyuhyun lalu mencium kening Young Im dan Seohyun bergantian.

“Hati-hati oppa” pesan Seohyun.

“Ne.”

“Ehem.” dehem Young Im setelah Kyuhyun keluar. Mendengar itu, Seohyun lantas menatap Young Im.
“Aku harap kau masih mengingatnya.” ucap Young Im.

“Nde?”

“Aku yang menyuruhmu menikah dengan Kyuhyun oppa. Itu kulakukan karena aku merasa jika usiaku tak lama. Tapi hingga sekarang aku baik-baik saja. Aku hanya ingin kau tau diri.” Young Im menatap Seohyun tajam.

“Young-ah. .” ucap Seohyun lirih.

“Kyuhyun oppa hanya mencintaiku. Aku akan melakukan segala cara agar ia tak berpaling dariku.”

Seohyun mulai merasa ada sesuatu yang ingin keluar dari matanya. Tapi ia terus mencoba menahan. Seohyun tak ingin terlihat lemah di depan Young Im.

“Sepertinya aku sudah harus berangkat ke rumah sakit.” Seohyun beranjak berdiri. Young Im hanya diam. Setelam mengambil tas dan kunci mobil, Seohyun segera berangkat.

“Kau akan segera menyadari seberapa besar Kyuhyun oppa mencintaiku.” gumam Young Im setelah kepergian Seohyun.

– to be continued –

huuaaa, konflik uda mulai muncul. .kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya?? Nantikan di chap 7. . . .daa daa *author lambai-lambai with SeoKyu*

44 thoughts on “Our Love chap 6

  1. ihh young im ko nyebilin bgt sihh..
    udah dikasih kesempatan idup malah jadi jahat…
    tau rasa tuh nti kalo kyuppa jadi cinta mati sama seomma…
    pokoknya endingnya harus seokyu titik!
    lanjuttt

  2. seo minta pisah aja dr kyu biar young im puas. Bgaimanapun seo harus mempertahankan harga diri dia. Ok seo istri ke 2 tp bukan brarti dia harus dibegitukan. Bgaimanapun kyu dan seo lah yg mendrita krna keegoisan young im. Seo jngan lemah

  3. mau nya young im itu apa sih. Buat seo kuat ya chingu, jgn buat seo lemah krna keegoisan young im, moment seo sma minho dbnyakin ajah biar kyu makin cemburu *plak..lanjut chingu

  4. Nikmatin kisah cinta sunny-sungmin. Kenapa ada jessica juga. Hehhee HeeSica nih ceritanya. Joahe. Smoga heechul balik ke jessica #amin

    Kelihatannya seruh nih hubungan madu tiganya hehhehee
    gak boleh juga young im gtu, kayaknya dia menyesal. Makanya dipikir dlu, suami disuruh nikah lagi.
    Gini kan akibatnya ahahaha
    update secepatnya author bkin mendidih nih😀

  5. ihh bete banget sama young im dia yg nyuruh seo eonnie nikah sama kyu oppa tapi dia juga yg ga rela, padahal seo eonnie awalnya ga mau cuma gara-gara dipaksa jadi mau demi young im yg lagi sakit, huh nyebelin banget young im, awas aja kalau dia nyakitin seo eonnie, itu kyu oppa udah suka sama seo eonnie kan?
    akhirnya sunsun kadian juga
    lanjut chingu ^^

  6. Wahh nih young im egoisnya ngak ketulungan ya..

    Uda dia yang nyuruh seomma nikah sama kyuppa skrang dy malah suruh seomma agar tau diri..:@
    Uda dia yang nyuruh kyuppa agar adil sama istri”nya, skrng pas kyuppa uda berusaha buat adill young imnya malah gak seneng..
    Maunya apa sih??
    Apa gara” bayi jadi sensitiv??
    Ngak mungkin..

    Menurutku satu”nya cara cuma seomma minta cerai sama kyuppa, biar young im seneng sebelum dy ninggalin dunia..
    *esmosi tingkat dewa*

    tapi pas seomma minta cerai moga aja kyuppa gak setuju, dan trus ngejar” dan ngebujukin seomma biar gak minta cerai, bila perlu kyuppa bilang ‘saranghae’ sama seomma DIDEPAN young im..
    Biar tau rasa tuh orang..
    *evil laugh*

    Ihhh sbellnya minta ampun loh sama young im..
    Jadi yeoja kok egois banget..
    Masih syukur dikasih waktu hidup dari author(?), eh malah gitu dy sama seomma..

    Udah deh kesel-keselnya, capek nulisnya..
    Hehehe
    *nyegir gaje*

    mian chingu, coment nya kpanjangan..
    Maklum lagi sebell..
    Hehehe

    lanjuttan jangan lama” yaaa..

  7. young im kok jahat banget yah..
    dia yang nyuruh kyu nikah sama seo… tapi kenapa sekarang dia ngomong kayak gitu kejam banget..
    kasian seo…
    kyu oppa harus adil dong…
    ditunggu lanjutannya semoga seokyu baik-baik aja

  8. wahhh young im gak ingat umur nih,,,gak ingat juga kalo dy yang nyuruh seo nikah sm kyu,,,aish,,,kalo gini ceritanya si seo mita cerai aja deh sm kyu,,huh makan ati’ #readernya jd emosi#

  9. Wow ..
    Mian thor bru baca jd hrus dr part 1 ..
    Hehee🙂 , jd aq sempet comment d part ini aj ..
    Ksian seohyun , udah rela nikah sama kyu demi young im , eh young im-nya malah gitu , harusnya dia dong yg tau diri bukn seo .. seo minta cerai aj deh , kann seo msih punya harga diri , sklian biar si egois young im puas #plak , jgn kliatan lemah yah seo d dpn young im .. Fighting ..

  10. Aishh knp Young Im jd nyebelin gt seh ?? ><
    Kt liat aja nh sepak terjangnya Young Im ky apa..
    Kl org mau mati emg klakuannya suka aneh2,ky Young Im tuh,tinggal nunggu wktu aja dy bkl sgera out dr FF ini..*poke author😀
    Hehe mian chingu,kebawa emosi😀
    Seo jgn nyerah gt aja sm Young Im,ttp pertahankan Kyu oppa !!🙂

  11. young im jadi jahat . padahal awalnya yang maksa maksa seohyun siapa? dan yang nyuruh kyuhyun lebih perhatian siapa?
    kalo emang gak siap berbagi suami dari awal jangan mulai.. semoga diampunin tuhan ya sebelom meninggal kok malah jahat.
    seohyun minta cere aja deh.. kalo engga tinggal sama orang tuanya lagi aja biar young im puasa tapi kyuhyun uring uringan😄
    bikin seohyun sakit hati dan gamau lagi balik kerumah itu.. pokoknya seohyun harus pertahanin harga dirinya. jangan mau disemena menain sama young im.
    aku tunggu ya author part 7nya.. konfliknya seru soalnya hehe

  12. itu sie young im mau y apa sie. . ??
    bkn y dlu loe yg maksa seokyu nikah ee skrng mala loe y gx ikhlas#egois bgt jg org. .
    bentar lg mati jg mala betingkah lg#emosi. . .😀
    seo yg sabar ya,bnyk’n moment minseo y donx biar kyu cemburu. .
    di tunggu kelanjutannya. . .

  13. Kok skrng young im bgtu sih sma seo,,
    pdhal kan dia yg nyruh kyu oppa nkhin seo,,smoga seo sbar mnghadpi young im,, wah kyu oppa cmbru pas seo diantar pulng sma minho,,chingu cerita’a mkin seru dan bgus bngt,,
    d tng2u part slnjt’a,,,

  14. Wah…akhirnya sifat asli young im muncul,dulu dia maksa seohyun menikah dgn kyuhyun,skr dia malah ingatin seohyun klo kyuhyun seutuh nya punya dia,klo gitu mending dr awal si young im jgn sruh kyuhyun menikah dgb seohyun,skr yg jd korban nya itu seohyun,di dunia ini mana ada cwe mau membagi suami nya buat cwe laen,kecuali cwe itu gila,sip cerita nya bagus…(∩_∩) ,hny aja ada sedih nya lihat sifat asli young im kayak gini (˘̩̩̩.˘̩ƪ) ,

  15. ih yoona kok gitu sih bkan nya makasih malah marahin seo… semoga seo bisa sabar ya..

    ff nya bikin penasaran… ditunggu kelanjutannya eonnie..

  16. aku kesel sm young im. Masih dikasih kesempatan hidup malah kyk gt, dulu kan dia yg nyuruh kyu sm seo nikah. Jahat bgt sih. Mati aja deh…..

  17. iih young im ko gtu..
    bukannya dulu yang bersikeras jdohin seonnie ma kyuppa?
    huah.. jahat.. semoga kyuppa sadar klo cinta kyuppa sekarng buat seonnie aja. sebel ma young im di part ini.
    seonnie yang sabar ya.. jan terlalu difkirin..
    lanjut..

  18. Ya .. Bukannya Yong Im yang minta Seo dinikahin Kyu ? Licik amat sih (╥﹏╥). Semoga chap. 7 besok Seo hamil trus Young Im keguguran lah #plak. Aku ngga sanggup liat Seohyun miris (?) Kayak gitu. Kyu oppa perhatiin Seo juga, dong .. Kasihan kan Seo nya ?

    Lanjut, ya, eonnie .. Aku suka FF ini .. (งˆ▽ˆ)ง

  19. aigo konflik’a dah muncul,,nangis aku liat nasib Seo serba salah,,Young Im mulai aneh,,dy ga nyadar kan dy sendiri yg paksa Seo utk nikah ma Kyu…
    Seruh ni,,ayo lanjutan’a…

  20. Young im jahat banget mau menyingkirkan seo dari kyu -_-
    seo kan udh bantu young im dalam menyembuhkan penyakitnya -_- kasian seo😦
    kyu udh ceraikan young im dan bersatu sama seo🙂
    next part ya ^^

  21. itu maunya apa? gak tau diri bgt… siapa yg nyuruh seo nikah ama kyu?? kenapa sekarang young im malah sewot…
    udah untung dikasih perpanjangan hidup dari author… author juga, knp orang kaya’ gitu masih hidup#author kena marah#peace^^
    seo minta cerai aja biar young im PUAS… klo bisa, kyu mencampakan young im buat ngejar seo… biar tau rasa…
    mian thor, reader emosi…
    update soon ato barbel melayang#eh?? bercanda thor🙂

  22. yong im emang rese bnget,ud di tolongin ama seo ,skrg malah mau mangkir,mana ad cewk yg mau di jadiin istri cadangan,emang perasaan bsa bolak balik seenaknya.huh

  23. ich young im ko jdi brubah gtu sich??
    kn dlu dia yg nyruh seokyu nkh!!
    hrusnya young im thu donk rsiko k dpnnya gmn klo dia nyruh kyuppa nkh lgi!!
    ko skrg mlh pngen mlikin kyuppa sndri sich!!
    yg sbr y seo!!

  24. Young im berubah gak tau terima kasih gtu sih… wajar lah seohyun juga pngen dpat perhatian Dari Kyu soal nya kyu juga suami seohyun juga,,

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s