I WANT TALK WITH YOU BUT….

Author : Naseokyu
Genre : Romance, and other
Cast : Cho Kyuhyun, Seohyun, sunny and sungmin
Type : oneshoot
NB : Italic font atau tulisan bercetak miring adalah ucapan dalam hati cast/pemain dan
Bold atau tulisan tebal adalah tulisan dalam diary

Disclaimer: cerita ini murni dari pikiran dan otakku sendiri… semua cast yang ada Cuma minjam dan seokyu milik tuhan, kedua orang tua mereka, SM dan juga Wiress… ^_^
oia ff ini pernah aku post di We Got K-Fanfic tapi ada beberapa yang aku edit ulang… and Mian kalau ada kata yang gaje n banyak typonya… dan tulisannya yang membuat readears bingung,, tanpa banyak cincong… Qta bekicot…..

HAPPY READING….

Seorang gadis tengah
duduk santai di sebuah bangku taman…. Di tangannya tergenggam sebuah buku yang
selalu ia bawa… dibuku itulah segala curahan hatinya ia tuangkan…
Sesekali matanya
ia edarkan ke anak-anak yang sedang bermain ditaman itu… melihat tingkah
anak-anak
yang masih polos itu membuatnya tersenyum,, dan setelah puas melihat mereka ia
pun kembali beralih pada buku yang ada dipangkuannya… beberapa kata serta
kalimat ia tulis disana namun pada saat ia sedang asyik dengan dunia nya itu…
tiba-tiba suara seorang namja mengagetkannya.
“annyeong… apa aku
mengganggumu?” yoeja itupun mendongakkan(?) kepalanya melihat
wajah orang yang bertanya padanya itu….
TAMPAN… hanya kalimat itu yang mampu ia ucapkan dalam hati saat melihat wajah
orang yang ada dihadapannya dan tidak lupa juga sebuah gelengan serta senyuman
ia tampilkan untuk menjawab kalau namja ini sama sekali tidak mengganggunya…
“oh… syukurlah…
aku hanya ingin menanyakan alamat ini pada agashi, apa agashi tahu alamat ini
dimana?” namja itu pun mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku celananya
lalu memperlihatkannya pada si yoeja… Yoeja itu nampak berfikir namun sebelum
ia menjawab lagi-lagi suara seseorang menghentikan aktifitasnya…
“hyunnie-ah…” panggil seseorang, dia berjalan mendekati yoeja yang
ia panggil namun Saat ia sudah ada dihadapannya dia melihat seorang namja yang
sangat asing baginya ia pun mengalihkan tatapannya pada yoeja yang tadi ia
panggil hyunnie, meminta penjelasaan darinya namun ia tidak mendapatkan jawaban
yang memuaskan hingga akhirnya ia pun kembali menatap wajah si namja… Merasa
ditatap dengan tajam namja ini pun membuka suaranya…
“annyeong… Mianhe aku hanya ingin menanyakan sebuah alamat…”
ucapnya dengan sesopan mungkin iapun lagi-lagi melihat kearah seseorang dan
sebuah senyuman serta anggukan diterimanya dan tidak lupa secarik kertas yang
berisikan sebuah alamat ia terima
“oh… Maaf… Aku fikir… Ah,, alamat ini ada di ujung jalan kau hanya
perlu.sedikit berbelok…….” ia pun meminta maaf atas ketidak sopanannya
yang telah berburuk sangka dan demi membalas atas kekeliruannya ia pun
menjelaskan alamat yang dicari oleh si namja

“maaf aku
terlambat…” setelah kepergian si namja mereka berdua pun mengobrol
bersama…
‘tidak apa sunny oenni’ tulis nya di sebuah buku kecil yang terlihat seperti
Memo/note, ia pun memberikan tulisan itu pada sunny orang yang tadi sempat berburuk
sangka pada seorang namja
“apa kau sudah menunggu lama?”
‘ani… terima kasih oenni’ tulisnya lagi
“ehmmm.. ne.. Cheonma”
diam….tidak ada lagi percakapan yang terjadi antara mereka karena kini mereka
tengah menikmati pemandangan yang ada didepan mereka.

“bagaimana kyu apa ada yang tahu alamat itu?” tanya seorang namja
pada orang yg bernama kyu
“ne… Mereka bilang… Alamat ini ada diujung jalan dan kita hanya perlu
sedikit berbelok kekanan” jawabnya
“oh… Kajja… Jangan samppai dia menunggu lama” ajak sang sahabat saat
mereka hendak meninggalkan taman tersebut kyu membalikkan badannya ia menatap
tempat dimana tadi ia berada.
“cantik….” bisiknya
“kyu… Come on…” teriaknya yang sudah jauh didepan kyu
“ndee…. ” sebelum ia melangkah senyum sempat terukir di wajahnya…

I WANT TALK WITH YOU BUT….

Seperti hari-hari sebelumnya hyunnie atau seohyun datang ketaman seperti
biasa dengan membawa buku diary nya dan sebuah buku kecil…
Dan… Sama seperti kemarin… Ia memandang anak-anak yang tengah bermain
kadang ia selingi dengan menulis atau menggambar wajah mereka dengan sketsa…
Namun… Ada yang sedikit berbeda hari ini… Seorang namja nampak
mendekatinya… Ia mencoba berkenalan dengannya…
“annyeong… Apa aku boleh duduk disini??” tanyanya pada seo dan
karna ia sedang sibuk dengan tulisannya ia pun hanya menjawab dengan sebuah
anggukan tanpa melihat wajah si namja…
Hening… Tidak ada percakapan diantara mereka… Ya… Seo lebih suka
‘mengobrol’ dengan ‘sahabatnya’ dari pada dengan orang asing…

2 jam sudah seo berkutat dengan buku nya kini sudah saatnya ia pulang… Hari
juga sudah mulai beranjak malam… Dan disekitar taman juga sudah mulai sepi…
Seseorang yang biasa menjemputnya di taman pun kini tidak menjemput itu artinya
ia harus pulang lebih awal jika tidak seseorang itu atau oenninya… Ya…
Orang yang sering menjemputnya itu oenninya… mungkin akan cemas…
Disaat ia akan beranjak dari tempat duduknya, ia melihat sekilas tempat yang tadi
ditempati oleh seseorang… Dan betapa kagetnya dia… Karena ternyata orang
itu masih berada disana… Seo terlalu asik dengan ‘dunianya itu’ hingga tidak
menyadari kalau orang yang sedari tadi bersamanya itu adalah seorang namja dan…..
dia sedang tertidur….
Karena keadaan taman yang sudah mulai sepi seo pun tidak tega meninggalkannya
sendiri dan dengan memberanikan diri dia membangunkannya… Ia
mengguncang-guncangkan bahu si namja… Dan tanpa butuh waktu yang lama namja
itu mulai mengeliat…
Dengan sedikit takut dan was-was seo tetap menunggunya sampai benar-benar
sadar. Namja itu sedikit terkejut saat terbangun… seohyun pun tersenyum saat mata
si namja benar-benar terbuka…

hari ini sama seperti sebelum-sebelumnya seo datang ketaman membawa diary dan buku kecilnya, memandang anak-anak, serta menulis namun ada sedikit yang berubah karena Kini saat berada ditaman seohyun tidak lagi sendiri… ada
seseorang yang menemaninya… seseorang
yang kemarin tertidur di sebelahnya dan juga menanyakan alamat padanya…. ya… dia adalah orang yang sama… orang yang sekarang menemani seohyun ditaman itu adalah kyuhyun, entah sejak kapan mereka berkenalan, padahal seohyun ataupun kyuhyun bukanlah orang yang mudah bergaul tapi saat pertama kali mereka bertemu mereka sudah sama-sama nyaman mungkin inilah yang membuat mereka duduk bersama sekarang.
“apa kau sering kesini?” kyu memulai percakapan mereka setelah hening beberapa menit.
Seo mengangguk…
“kau suka anak-anak?” tanya kyu lagi, dan seo mengangguk kembali
“apa yang membuat mu menyukai mereka?”
‘karena mereka tulus dan sangat polos’ jawabnya di sebuah kertas lalu ia berikan pada kyu awalnya ia bingung tapi tetap diterimanya dan dibaca
“kenapa harus menjawab menggunakan ini?”
‘karena oenni menyuruhku untuk tidak berbicara dengan orang asing..’
“aku bukan orang asing… Bukankah kita sudah berkenalan?”
‘iya… Tapi tetap saja kau adalah orang asing bagi oenni ku’
“lagi pula bagaimana mungkin kita berkomunikasi seperti ini?”
‘kalau kau tidak suka lebih baik kita tidak usah berteman’ kyu pun menghela nafas panjang.
“ok…!! Baiklah kita berkomunikasi seperti ini” akhirnya ia pun mengalah, mendengar ucapan itu membuat seo tersenyum.
‘gomawo,’ walaupun kyu sedikit kesal dan heran namun saat melihat senyuman tulus dari seohyun mampu membuatnya melupakan hal itu.

Saat ini ditaman aku sudah tidak lagi duduk sendiri ada seseorang yang menemaniku dan sekarang dia tengah berada disampinku… Kami berkenalan kemarin, namanya kyuhyun, ya… Dia orang yang juga menanyakan sebuah alamat padaku dan juga sica oenni…
Entah kenapa saat ia mengajakku berkenalan aku tidak menolaknya padahal selama ini aku bukanlah wanita yang mudah bergaul dengan orang asing setidaknya semenjak kejadian itu… Dan karna hal itu juga aku harus membohonginya…

I WANT TALK WITH YOU BUT….

sejak saat itu kyuhyun sering berada ditaman menemani seohyun…
Mereka bercanda, bertukar pikiran atau bertengkar bahkan untuk hal yang kecil namun itu semua membuat kehidupan seo menjadi penuh warna. Seperti saat ini… Ya… Seperti saat ini..
“kau terlambat 10 menit…” ucap kyu dengan nada sedikit kesal sedangkan seo hanya tersenyum mendengar ucapan kyu sepertinya ia sudah sedikit memahami sifatnya
‘mianhe… Bis nya sedikit terlambat datang’ seo sedikit memberi penjelasaan pada kyuhyun
“ya…. Memangnya dikorea ini hanya ada satu bis saja?” kyu benar-benar tidak mau mengalah
‘ne… Bis yang ada di korea memang banyak tapi semua memiliki tempat beroperasi masing-masing dan aku bukan seorang presiden yang harus mengatur jam operasi semua bis yang ada di korea’ seohyun pun kini mulai terlihat kesal, mereka terdiam cukup lama hingga sebuah suara memecah
keheningan diantara mereka…
“mianhe… Aku salah…” akhirnya kyuhyun pun mengalah mendengar perkataan kyuhyun membuat seohyun tersenyum dan kyuhyun pun ikut tersenyum… Mereka sebenarnya tidak tahu apa yang membuat mereka tersenyum.

Hari ini kami berdebat lagi… Alasannya?? Ya… Hanya sebuah permasalahan kecil yang membuat kami berdebat namun seperti biasa kami kembali akur… Dan kami juga tersenyum bersama aku tidak tahu apa yang membuat kami tersenyum namun dengan melihat senyumannya itu… Membuat jantungku berdegup kencang… Ada apa denganku?? Oenni perasaan apa ini??

“kau baru pulang?” tanya sunny, seo pun menjawab dengan sebuah anggukan
“apa sesuatu yang terjadi ditaman hari ini?” tanya lagi karena ia heran melihat seo yang nampak sangat bahagia
‘ani… Wae?’
“benarkah?” dengan yakin seohyun menganggukkan kepalanya
‘wae’ seohyun pun mengulang pertanyaannya kembali karena ia tidak tahu kenapa oenninya menanyakan hal itu
“tidak… Hanya aku lihat akhir-akhir ini wajahmu tampak sumringah…” mendengar hal itu membuat pipi chubby se bersemu merah namun ia buru-buru menghilangkannya ia takut oenni nya akan marah bila tahu ia berteman dan mengobrol dengan orang lain

“aku harap kau benar-benar jujur padaku hyunnie… Aku hanya tidak ingin kau terluka”

‘maaf oenni…jeongmal mianhe… aku harus berbohong padamu… Aku janji suatu saat nanti aku akan menceritakan semuanya padamu..’

“akhir-akhir ini kau kemana kyu?” tanya sungmin sahabat karib kyuhyun
“tidak kemana-mana, aku hanya pergi ketaman”
“ketaman? Kau yakin?” sungmin heran dengan jawaban kyuhyun tadi karena menurutnya kyuhyun bukan orang yang suka melakukan hal seperti itu.
“ya… Tentu saja aku yakin, memang kenapa kalau aku pergi kesana? Bukankahitu bagus” kini sebuah senyuman evil nya terukir diwajahnya
“aku hanya heran saja kenapa seorang cho kyuhyun bisa pergi ketaman?”
“sudahlah jangan dibahas lagi dan juga jangan pernah bertanya lagi… Aku pusing mendengarnya..” kyu pun mulai emosi dengan semua pertanyaan sungmin yang seperti ingin mengintrogasinya…
“aku harap kau tidak melakukan kesalahan…” mendengar itu membuat kening kyuhyun berkerut
“maksudmu hyung?” sepertinya kyuhyun tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh hyungnya itu namun bukannya menjawab sungmin malah tersenyum dan berlalu dari hadapan kyuhyun
“ya…. SUNGMIN… Apa maksudmu itu?” teriaknya

I WANT TALK WITH YOU BUT….

sudah 4 hari, kyuhyun tidak lagi datang serta muncul ditaman, hal ini membuat seohyun bingung dan cemas… Ia tidak tahu harus mencarinya kemana bahkan no. Handphone nya saja ia tidak punya… Seohyun pun kemudian berpikir kalau kyuhyun sudah tidak ingin menemuinya lagi atau ia sudah bosan bertemu dengannya atau…. Segala hal buruk itu terus saja berputar di kepalanya hingga membuat air matanya keluar, dan saat ia sedang menangis tiba-tiba ia mendengar suara seseorang yang sangat ia kenal tapi kemudian seohyun berpikir kalau itu hanyalah halusinasinya saja… karena ia berpikir kyuhyun tidak mungkin mau datang lagi dan untuk apa ia datang… seohyun berpikir mungkin ini terjadi karena ia sangat merindukan orang itu… jadi ia pasti merasakan hal yang macam-macam, namun tangan seseorang menyentuh bahunya hingga ia tersentak kaget dan saat ia melihat orang itu seo menjadi bertambah terkejut karena suara yang ia dengar itu ternyata bukanlah halusinasinya saja… orang itu benar-benar ada dihadapannya sekarang ini, bahkan ia kini tengah tersenyum kepada seohyun.
“apa kau menungguku?” seohyun tidak menjawab ia masih terlihat kesal dengan kyu yang menghilang tiba-tiba
“apa kau habis menangis?” tidak ada jawaban lagi
“menangis karena merindukanku?” kali ini seohyun menatap kyu dengan tajam hingga membuat kyu terkikik geli melihatnya
‘ani… aku sama sekali tidak merindukanmu…’
“benarkah? Lalu kenapa kau menangis?” goda kyu
‘aku… menangis karena merindukan kedua orang tuaku bukan karena menangisimu…’ seohyun terpaksa berbohong ia tidak mungkin mengatakan kalau ia memang merindukan kyuhyun dan ia juga tidak ingin kyuhyun mengetahui perasaannya
‘kemana saja kau 4 hari ini?’ tanya seohyun mengalihkan percakapannya ia tidak ingin kyuhyun terus mengganggunya dengan pertanyaan yang dapat membuat pipinya merona
“ada sedikit urusan keluarga” jawab kyu dan seohyun hanya mengangguk mengerti.

Akhirnya hari ini dia muncul lagi ditaman aku pikir aku sudah tidak dapat menemuinya lagi, aku pikir aku akan kehilangan dirinya untuk selamanya… aku benar-benar takut bila harus membayangi hal itu… oenni… aku benar-benar mencintainya… apa yang harus aku lakukan?? Aku tidak ingin kehilangan dirinya seperti aku kehilangan oemma, appa dan…. Suaraku… dan bagaimana bila ia tahu kalau aku adalah seorang gadis BISU… apakah ia akan meninggalkanku dan tidak ingin menemuiku lagi? Kalau begitu apa yang harus aku lakukan oenni??

 

I WANT TALK WITH YOU BUT….

3 bulan sudah seohyun dan kyuhyun bersama saat ditaman dan tanpa sadar seohyun mulai menyukai kyuhyun namun ia takut untuk mengungkapkannya karena ia takut bila kyuhyun tahu kondisinya kyu akan menghindar dari sisinya…
Tapi ada satu hal yang tidak mereka ketahui sampai saat ini yaitu sudah 1 bulan lalu ada dua pasang mata yang selalu memperhatikan gerak gerik mereka, mereka mengawasi dari tempat yang berbeda dan juga dari jarak yang cukup jauh, mereka adalah jessica dan donghae.
ya…. awalnya mereka curiga melihat tingkah laku 2 orang ini yang nampak mencurigakan hingga membuat donghae dan jessica mengikuti kyuhyun dan seohyun ketaman, dan sudah 1 bulan mereka membuntuti kedua sepasang manusia itu.

“seohyun… Aku harap kau tidak mengambil keputusan yang salah…”
“kyu… Berhati-hatilah… Kau yang memulainya dan aku harap kau tidak menyakiti banyak orang nantinya” ucap sungmin dan sunny ditempat mereka masing-masing…

Tanpa sungmin dan sunny sadari kyuhyun tengah memberikan sebuah amplop pada seohyun awalnya seohyun heran kenapa namun kyuhyun mengisyaratkan agar seohyun membukanya.
‘apa ini oppa?’ Tanya seohyun pada kyu saat ia menerima sebuah amplop
“bukalah.. nanti kau juga akan mengerti” ucapnya dan seohyun pun membuka amplop itu
‘sebuah undangan?’ Tanya nya lagi saat ia sudah membuka amplop itu yang ternyata isinya adalah sebuah undangan , kyu hanya menjawab dengan senyuman dan sebuah anggukan kecil
“itu… undangan pertunanganku..” mendengar ucapan kyu membuat hati seohyun hancur ia memegang undangan itu dengan sedikit gemetar dan air matanya pun hampir keluar namun sekali lagi dia tidak ingin kyuhyun tahu isi hatinya saat ini.. dengan sebuah senyuman yang terpaksa sengaja ia tampilkan demi menutupi kekecewaan dan rasa sakit hatinya.
‘selamat..’ hanya itu yang mampu ia ucapkan… sebenarnya ia ingin meninggalkan tempat itu dan berlari sangat jauh tapi itu mungkin karena bila ia melakukan hal itu kyuhyun pasti akan curiga padanya
“Aku berharap kau bisa datang… aku menunggu kedatanganmu…”
‘tidak… oppa… mungkin aku tidak akan datang’ ya… tidak mungkin ia tahan dengan acara itu, mendengarnya saja sudah membuat tubuh dan jiwanya hancur apalagi menyaksikan langsung acara itu
“wae..?” Tanya kyu.
‘aku… ada acara pada hari itu… dan tidak bisa aku tunda’ bohongnya
“sayang sekali padahal aku mengharapkan kau datang karena aku ingin memperkenalkan kau dengan calon tunanganku” ucap kyu sedikit kecewa dan seohyun pun hanya mampu tersenyum miris mendengar ucapan kyu…

“kau sudah pulang?” mendengar suara oenninya membuat seohyun merasa bersalah, ia pun menangis sangat kencang hingga membuat sunny bingung
“wae..? gwenchana?…” Tanya sunny khawatir namun seohyun tidak menjawab ia malah terus menangis
“tidak apa… menangislah kalau itu bisa membuat hatimu tenang..” ucapnya bijak, ya… walaupun ia tidak tahu apa masalahnya tapi ia tahu siapa yang sudah membuat seohyun menangis.

Sejak kejadian itu seohyun tidak lagi pergi ketaman ia juga menjadi lebih tertutup, ia tidak pernah keluar rumah dan sunny tidak dapat berbuat banyak yang ia lakukan hanya memberi seohyun semangat dan terus berusaha mencari pengobatan untuk suaranya agar bisa berbicara kembali… ya… seohyun bisu namun dokter bilang suara seohyun bisa kembali normal karena ia seperti itu akibat sebuah trauma karena kecelakaan namun sudah lama jessica mencari pengobatan untuk seohyun tapi hasilnya nihil dan tiba-tiba saja ada seorang dokter yang mampu membuat mengobati seohyun hali ini membuat sunny dan seohyun senang karena akhirnya usaha mereka tidak sia-sia.

“kau tidak akan menemuinya dan mengatakan perasaanmu yang sebenarnya?” ucap sunny karena ia tahu semenjak kejadian itu seohyun tidak pernah datang atau memberi kabar pada kyuhyun walaupun sebenarnya seohyun tahu kalau kyuhyun selalu datang ketaman itu, dan sunny ingin saat kepergian seohyun nanti, ia tidak menyesal dengan keputusannya itu. namun tidak untuk seohyun, ia ingin melupakan semuanya walaupun itu butuh waktu yang lama.
‘tidak oenni… biarkan seperti ini… aku tidak ingin merusak hubungan orang lain, aku ingin kisah kami hanya sampai disini, ya… pertemuan yang singkat dan perasaan yang hanya sesaat’
“kau yakin? Mungkin ini akan menjadi pertemuan terakhirmu dengannya” sunny meyakinkan seohyun ia tidak ingin seo menyesal nantinya… tidak ada jawaban dari seohyun hanya sebuah senyuman getir yang ia tampilkan

I WANT TALK WITH YOU BUT….

Akhirnya dengan sedikit keberanian dan paksaan sang oenni membuat seohyun mau pergi ketaman namun dia datang sebelum kyuhyun datang ia menaruh sebuah surat untuk kyuhyun terakhir kalinya sebelum ia pergi berobat dan ia yakin kyuhyun akan membuka dan membaca surat itu karena menurut oenninya kyu selalu datang setiap hari ketaman walaupun seohyun tidak datang.
Didalam surat itu seohyun menjelaskan semuanya kepada kyuhyun mulai dari awal pertemuan mereka lalu alasannya yang mengatakan tentang komunikasi nya yang menggunakan sebuah tulisan itu dilakukannya selain karena sang oenni yang melarangnya berbicara dengan orang asing itu juga karena ia bisu dan hal yang paling penting dari suratnya itu adalah tentang perasaannya pada kyuhyun selama ini… dan yang terakhir adalah perpisahaan mereka yang mungkin untuk slamanya… membaca semua isi surat itu membuat kyuhyun menangis karena selama ini dia juga mencintai seohyun namun ia merutuki kebodohannya yang tidak menyadari semuanya, ia juga sengaja membatalkan pertunangannya semuanya demi seohyun. ya… itu semua ia lakukan karena ia juga sangat mencintai seohyun namun kini semua itu terasa sia-sia untuknya.

dan saat kyuhyun tengah bersedih ada seseorang yang menemuinya.
“kyuhyun oppa? Apa kau yang bernama kyuhyun oppa?” tanya seorang yoeja kyuhyun pun mengganggukkan kepalanya
“oh.. annyeong… namaku sunny, aku oenni seohyun..kita pernah bertemu, kau ingat?” kyuhyun tampak berpikir sesaat lalu ia menganggukan lagi kepalanya
“aku hanya ingin mengatakan… seohyun hanya pergi berobat beberapa bulan dan jika kau ingin menunggunya aku akan berterima kasih padamu dan itu juga jika kau benar-benar tulus mencintainya… aku juga akan selalu memberimu kabar tentang seohyun dari sana, tapi bila ini hanya perasaan sesaat aku mohon jangan pernah datang lagi ketaman karena aku takut jika ia sudah pulang nanti, ia akan datang ketaman ini untuk melihatmu, dan kau masih menunggunya disini, aku tidak ingin kau melukai hatinya serta memberi harapan kosong padanya… karena itu kumohon jangan pernah menunggunya kalau hanya untuk menyakiti perasaannya karena seohyun sangat tulus mencintaimu…” dengan senyuman sunny menasehati dan memperingati kyuhyun sedangkan kyuhyun hanya terdiam tanpa membalas semua perkataan sunny.

akhirnya sunny pun beranjak dari tempat duduknya dan melangkah pergi namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba suara seseorang menghentikan langkahnya.
“aku akan menunggunya sampai kapanpun dan katakan juga padanya kalau aku sangat mencintainya… benar-benar tulus mencintainya” teriak kyu, sunny pun tersenyum mendengar perkataan kyuhyun. tanpa kyuhyun ataupun sunny tahu, seohyun masih berada ditaman itu, ia bersembunyi di balik sebuah pohon. seohyun mendengar semua percakapan sunny, oenni nya dengan kyuhyun, seohyun pun menangis dengan kencang saat pendengar ucapan terakhir kyuhyun kepada oenninya.

‘gomawo… oppa, aku juga sangat mencintaimu dan tunggu aku. aku  juga berjanji akan kembali untukmu. ya… hanya untukmu oppa’.

“saranghae seohyunnie-ah.. aku janji akan terus menunggumu dan terus mencintaimu”.

THE END….

24 thoughts on “I WANT TALK WITH YOU BUT….

  1. aku sempet bingung .. soalnya ada beberapa bagian yg nulis jessica atau donghae …tapi itu sebenernya namanya buat sunny dan sungmin ya ?? :O
    Endingnya masih ngegantung …😦 buat sequelnya dong😀
    penasaran hubungan seokyu selanjutnya dan perjumpaan Sunsun😀

    ditunggu sequelnya thor😀 keep writing

  2. Liat dimana chingu ?? Boleh tau link nya ??
    Ini ff ku !! Dan aku ngga pernah pake main cast selain seokyu klo other cast sih pernah tapi aq juga ngepostnya cuma didua tempat aja…

    Jadi tolong kasih tau ya !!

  3. yaaaaaa koo end sich!!
    msih gntung nich thor!
    btuh sequel!!
    kyuppa klo ska ma seo ngpain tnangan ma org lain!!
    trz klo kyuppa ngbatalin prtunangannya knp msti ngsih undangan sgla ma seo!!
    jdinya kn seo pth hti n g brhrp bnyk lg!!
    kyuppa tlat sich mnyadari prasaannya!!

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s