Shadow [1]

Title : Shadow

Author : WonAhHwang407

Genre : Angst, Romance, Sad.

Main cast :

  • Seo Jo Hyun as Seohyun
  • Cho Kyuhyun as Kyuhyun
  • Song Qian as Victoria
  • Jung Yonghwa as Yonghwa
  • Etc

Rating : G

Length : Two-Shot

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Annyeong^^ ini FF SeoKyu pertama saya, mohon kritik + komentnya ya ^^

Warning and sorry for typos ^^

Shadow

Mata hitam gadis itu terus memperhatikan gerak pria di depannya. beberapa kali ia menelan salivanya yang terasa berat tak jarang pula ia meremas-remas tangannya sendiri untuk menghilangkan kegugupan yang ia rasa sekarang. Pria di depannya terus berjalan dengan cepat, gadis itu beruntung memiliki kaki jenjang sehingga ia tak kewalahan mengikuti langkah cepat pria itu. Tiba-tiba saja pria itu berhenti membuat gadis itu juga ikut berhenti. Pria itu memutar badannya, kini ia berhadapan dengan gadis itu.

Glek.. gadis itu kembali menelan pelan salivanya, matanya berkedip tak menentu saat pandangan tajam pria itu menghujamnya.

“apa perlu aku mengantarmu?” tanya pria itu langsung. Deg.. gadis itu terlihat terkejut. Bagaimana tidak!? Beberapa saat yang lalu pria itu mengiyakan permintaan ayahnya untuk mengantar gadis itu pulang namun sekarang kenapa dia bertanya seperti itu?. Pria itu masih memandangnya tajam. Lagi, ia meremas tangannya sendiri.

“bukankah paman menyuruhmu mengantarku?” tanya gadis itu sedikit takut.

“lalu apa harus aku mengantarmu? Jawab jangan bertanya balik?” pria itu meningggikan suaranya membuat gadis itu melangkah mundur. Ia menunduk.

“tidak perlu” jawab gadis itu kemudian dan masih menunduk.

“kau benar, kalau begitu ikuti aku sebentar” ujar pria itu.

“Kyuhyun-ssi, kau akan kemana?” tanya gadis di belakang pria itu. Pria bernama Kyuhyun itu masih saja melangkah cepat lalu berhenti di pinggir jalan. Tangannya melambai, menghentikan taxi yang melewati jalan itu.

“pulanglah Seo Jo Hyun-ssi” serunya saat taxi itu berhenti. mata gadis itu terbelalak. Pria itu tak ingin mengantarnya tetapi menyuruhnya pulang dengan taxi.

“tapi..” gadis itu mencoba untuk menentang, menatap pria itu.

“PULANG” bentak pria itu dan gadis itu menunduk kembali.

“ayolah Seohyun-ssi, pertunangan kita hanya permainan saja bukan keinginan kita, aku tidak ingin ayah memarahiku jadi pulanglah tepat waktu” seru Kyuhyun, sedikit melunakkan suaranya.  Gadis itu masih tak bergeming, ia masih saja menunduk.

“masuklah” seru Kyuhyun dan membuka pintu taxi itu. Seohyun menghela napasnya pelan sebentar kemudian melangkah dan masuk ke dalam taxi. Kyuhyun menutup pintu taxi itu. Tak lama kemudian taxi itu melaju cepat, meninggalkan Kyuhyun yang langsung berbalik menuju mobilnya saat taxi itu mulai meninggalkannya.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

 

**~~Seohyun pov~~**

Ya!! Dia betul, pertunangan ini hanya permainan saja untukku dan dia, bukan keinginan kami!? Entahlah.. ini adalah kesekian kalinya aku harus pulang menggunakan taxi karenanya. Bodohnya aku.. aku masih mengharapkan akan ada cinta di antara kami tapi ternyata… tidak ada. 2 bulan sudah dari hari pertunangan kami tak sekali pun ia menunjukkan rasa sayang atau pun cinta, jangankan  rasa sayang atau cinta, belas kasihan untukku pun sepertinya tidak.

“nona, kita sudah sampai” seru sopir taxi itu membuatku terkejut. Astaga.. lagi-lagi sopir taxi yang sama.

“mian.. ahjussi, ternyata anda lagi” seruku. Sopir taxi itu terkejut.

“haha.. aku juga tidak tahu, tapi aku lihat kekasih anda seperti tak pernah ingin mengantar anda pulang”

“ah.. itu, dia sedang sibuk ahjussi” jelasku, berbohong.

“jangan panggil ahjussi, panggil saja Yonghwa” ujar sopir taxi.

“ne.. Yonghwa, aku Seohyun”

Ia tersenyum. “anda tak ingin keluar?” serunya kemudian.

“ne? ye..” ucapku.

“senang berjumpa denganmu Seohyun-ssi” seru Yonghwa, mengeluarkan (?) kepalanya dari balik kaca mobil itu.

“ne” balasku, seadanya.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

**~~Author pov~~**

Kyuhyun keluar dari mobil merahnya. Saat itu juga teriakan histeris dari mahasiswi di kampus itu terdengar.

“KYaaaaa!!! Kyuhyun sunbae..” “Kuhyun oppa!!” “Saranghae Cho Kyuhyun”

“Kyuhyun jadikan aku pacarmu” “Kyuhyun pilih aku” “Kyuhyun..” “Kyuhyun..” “kyuhyun”

Dan begitulah, begitu banyak teriakan. Kyuhyun hanya bisa tersenyum kea rah kerumunann itu. Ia bukanlah artis, hanya pria tampan dengan kekayaan yang berlimpah dan otaknya yang pintar.

“permisi” seru seorang gadis, membelah kerumunan itu. Ia tersenyum saat ia berhasil melewati kerumunan itu dan kini ia berhadapan dengan Kyuhyun. Bibir gadis itu melengkung, tersenyum indah. Dengan cepat ia meraih lengan Kyuhyun membuat para mahasiswi lainnya hanya bisa melihatnya cemburu. Terlebih lagi gadis paling belakang kerumunan itu. Ia berbalik cepat lalu meninggalkan kerumunan itu.

Kyuhyun tersenyum saat gadis itu membawanya keluar dari kerumunan itu, terdengar umpatan tak terima di belakang mereka namun semua teracuhkan.

“aku serasa seperti menjadi bodyguardmu” rutuk gadis itu.

“boleh saja Victoria-ya, kau ingin dibayar berapa?” canda Kyuhyun.

“aish..” desis Victoria dan mencubit pelan pinggang Kyuhyun.

“Kyaa… berhenti” rutuk Kyuhyun, berusaha menghentikan cubitan Victoria.

BRUKKK!!

“jheosonghamnida” seru seseorang yang mereka tabrak, seketika itu juga cubitan Victoria berhenti.

“ah, ne” balas Victoria dengan senyuman sementara Kyuhyun hanya diam saja. Gadis yang mereka tabrak melangkah cepat meninggalkan mereka.

“baiklah Kyuhyun-ah, kajja kita ke ruangan kita” seru Victoria, menarik lengan Kyuhyun kembali.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

 

Gadis itu tetap berjalan dengan cepat. BRUKKK!!

“aish..” desisnya pelan. Untuk kedua kalinya ia menabrak orang. Dengan cepat ia membungkukkan badannya. “jheosonghamnida”  serunya.

“Seohyun-ssi” ujar orang yang ia tabrak. Seohyun melirik takut orang yang ia tabrak, tepat saat retinanya mendapat pantulan bayang orang itu ia menegakkan badannya.

“Yonghwa-ssi” kagetnya. Orang itu tersenyum.

“kita bertemu lagi” ujar Yonghwa.

“ye” balas Seohyun, terlihat bingung.

“Ya! Jangan bingung seperti itu, bagaimana kalau kita makan di cafetaria kampus saja” jelas Yonghwa. Seohyun melihat heran kea rah Yonghwa. Pria itu tersenyum ke arahnya kemudian menarik tangan Seohyun.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

“jadi itu kerja sampinganmu, wah.. ternyata kau mandiri” pekik Seohyun saat ia bebas dari kebingungannya pada Yonghwa yang ada di kampusnya. Mendapati kenyataan sopir taxi yang sering ia temui adalah mahasiswa di kampusnya juga.

“begitulah” ujar Yonghwa lalu menyeruput pelan mocca-nya.

“oh ya, kau di jurusan apa?” tanya Yonghwa saat ia meletakkan kembali gelas mocca-nya.

“aku mengambil design” jawab Seohyun.

“wah.. berarti kau akan menjadi designer” seru Yonghwa.

“yeah.. itu keinginanku” jelas Seohyun dan tertawa kecil. “kau di jurusan apa?” tanya Seohyun balik.

“hukum” jawab Yonghwa.

“hukum?? Wah.. keren” seru Seohyun.

Yonghwa tertawa mendengarnya, ia melirik kea rah arloji hitamnya. “astaga.. mian Seohyun-ssi aku ada

Kelas sekarang, mian aku harus pergi annyeong” seru Yonghwa, beranjak dari tempatnya, membungkukkan badannya sebentar kemudian meninggalkan Seohyun sendiri di cafetaria kampus itu.

“huft..” Seohyun menghela napasnya pelan. Melihat sekilas arloji putihnya, baru pukul 08.45 KST berarti kelasnya 15 menit lagi. Ia menyeruput pelan moccanya. Masih terlihat kepulan asap dari mocca itu. Mata hitam Seohyun mengitari keadaan di tempat itu. Pengunjung mulai ramai.  Mungkin saja mereka memilih sarapan di tempat itu. Ia kembali menyeruput moccanya sebelum ia meringis pelan karena hampir saja air itu ia keluarkan kembali karena teriakan histeris yang ia dengar. Ia mendesis pelan seraya melihat pada penyebab teriakan itu. Pria yang memasuki cafeteria itu hanya tersenyum seadanya membalas teriakan itu, apalagi dengan gadis yang setia merangkulnya itu, menambah teriakan semakin membahana. Seohyun memilih mengalihkan penglihatannya. Melihat kea rah luar cafeteria itu dari balik jendela cafeteria.

“Annyeong^^” sapa seseorang membuatnya memutar kepalanya dan melihat kea rah sumber suara. Ia terlihat terkejut saat itu juga.

“kau yang kami tabrak tadi kan!?” seru gadis yang berdiri di depannya dan seorang pria di sampingnya. Seohyun mengangguk pelan, membenarkan perkataan gadis itu.

“nan Victoria imnida” gadis itu memperkenalkan dirinya dan mengulurkan tangannya.

“Seohyun imnida” balas Seohyun juga membalas uluran tangan itu.

Victoria tersenyum saat uluran tangan itu terlepas. “dan ini, aku pikir kau sudah tahu siapa dia, Cho Kyuhyun” jelas Victoria, melirik kea rah pria di sampingnya. Seohyun tersenyum simpul.

“boleh kami duduk di sini?” tanya Victoria. Seohyun tersenyum. “silahkan” jawabnya.

Kini Victoria dan pria itu – Kyuhyun duduk di depannya. ia hanya bisa terdiam, kedua tangannya memegang erat pinggir gelas moccanya. Ia hanya bisa melihat nanar pada Kyuhyun yang duduk di samping Victoria, dan ia akan menunduk saat Kyuhyun atau Victoria melihatnya.

“oh ya, kau bukannya jurusan designer?” tanya Victoria, memecahkan kesunyian. Seohyun mengangguk pelan.

“kau pendiam sekali” seru Victoria dan Seohyun membalasnya dengan senyuman. Ia melihat kea rah Kyuhyun yang kini hanya melihat kea rah luar cafeteria itu. Victoria pun ikut melihat kea rah Kyuhyun.

“heii..” seru Victoria, menepuk pelan pipi Kyuhyun. Sontak saja Seohyun mengalihkan penglihatannya. Ingin sekali ia berteriak, pria itu adalah tunangannya, jika ia melakukan itu, ia akan malu jika saja Kyuhyun tak mengakuinya sebagai tunangannya. Kyuhyun tak menginginkan pertunangan itu!!

“jheosonghamnida aku harus mengikuti pelajaran, annyeong” seru Seohyun lalu beranjak cepat meninggalkan meja itu. Victoria melihat bingung ke arahnya. Baru kali ini ia menemukan orang yang pergi begitu saja saat ia bermesraan dengan Kyuhyun, biasanya orang itu akan memujinya, setidaknya mengatakan mereka sangat romantic.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Ruangan itu terdengar hening. Hanya ada suara decitan sendok dan garpu yang beradu. Seohyun dan Kyuhyun yang duduk berdampingan terlihat sedikit berbeda. Begitulah mereka saat berhadapan di depan orang tua mereka, terlihat lebih romantic.

Seohyun meletakkan sendok dan garpunya di samping piringnya disusul anggota keluarga Cho dan Seo yang lain. Membersihkan sekitar mulut mereka menggunakan kain yang sudah disediakan.

“kalian terlihat sangat serasi” ujar tuan Cho yang mendapat anggukan dari Tuan Seo.

“mereka memang sangat serasi yeobo” ujar Nyonya Cho lagi. Seohyun hanya bisa tersenyum sebisa ia membunyikan rasa sakitnya dan Kyuhyun tentu saja dengan otak cerdasnya dia akan mudah berakting.

“kami memang sangat serasi eomma, ya kan Chagi-ya” seru Kyuhyun. Seohyun mengangguk lalu tersenyum kembali.

“kalau begitu kenapa tidak hari pernikahan kalian kita majukan” seru Nyonya Seo. Kyuhyun membelalakkan matanya kea rah Nyonya Seo namun sesaat kemudian kembali normal.

“untuk hari pernikahan serahkan pada kami saja, biar kami yang menentukan kapan pernikahan kami” jelas Kyuhyun. Dan Seohyun hanya bisa menunduk.

“oh baiklah.. kalian sudah dewasa” tambah tuan Seo.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Seohyun duduk pada bangku taman di taman belakang rumah keluarga Cho. Ia menatap pada bintang yang berkedip-kedip di langit sana. Pernikahan!! Tidak semudah itu ia melakukannya seperti pertunangan. Setidaknya pertunangan tidak mengucapkan janji kepada tuhan seperti pernikahan. Pertunangan saja sudah membuatnya merasa sakit seperti sekarang ini, apalagi pernikahan mungkin saja ia harus merelakan air matanya jatuh  setiap harinya.

“bukan hanya kamu yang tidak menginginkannya, aku juga sama” seru Kyuhyun dari belakangnya. Seohyun menunduk sebentar. “yeah kau benar” ujarnya dan mengangkat kepalanya. Walaupun sebenranya bukan itu yang ingin ia katakan, keinginannya tentu adalah menikah dengan orang yang ia cintai dan mencintainya, setengah hatinya sangat menginginkan pernikahan itu, seperempatnya meragukannya akan ada, lalu seperempatnya lagi?? Seperemptanya lagi bimbang.

“aku ingin menikah dengan orang yang ku cintai dan..” seru Kyuhyun.

“kenapa tidak kau bilang saja terus terang kepada mereka kau tidak pernah ingin menikah denganku” potong Seohyun. Kyuhyun melihat tajam kea rah Seohyun.

“setidaknya dengan seperti itu kau tidak perlu berhubungan lagi denganku” tambah Seohyun.

“kau ingin kita tidak berhubungan?” tanya Kyuhyun. Seohyun tersenyum lirih.

“bukankah kau sudah memiliki orang lain jadi apa berguna aku di sampingmu?”

Kyuhyun masih saja melihat tajam pada Seohyun. Seohyun memutar kepalanya lali melihat Kyuhyun.

“kau dengannya sangat cocok jadi seharusnya kau membasmi gulma di pekaranganmu” lanjut Seohyun.

“apa kau kira gulma di pekaranganku hanya ada satu?”  tanya Kyuhyun.

“aku tidak tahu, aku menyarankan pada gulma yang lebih ganas” jawab Seohyun.

“Seo Jo Hyun..” bentak Kyuhyun.

“wae?” balas Seohyun, sorot matanya terlihat kosong. Sisi perempuannya dapat menyembunyikan rasa sakit yang bisa saja ia tumpahkan saat ini juga.

“apa kau pikir..”

“Seohyunie” teriak Nyonya Cho dari pintu belakang. Sontak saja Kyuhyun menghentikan kata-katanya.

“ne ahjumma” balas Seohyun lalu beranjak menuju kea rah Nyonya Cho dan Kyuhyun hanya bisa diam melihat lurus ke depannya.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

“ahjumma dan eommamu juga ahjussi dan appamu melupakan hal ini tadi” jelas Nyonya Cho seraya membelai pelan rambut Seohyun yang duduk di sampingnya. Mereka tengah duduk di ruang keluarga. Seohyun melihat kea rah Nyonya Seo dan Tuan Seo – orang tuanya.

“memangnya ada apa ahjumma?” tanya Seohyun.

“besok kami harus pergi ke Canada selama seminggu jadi kamu harus tinggal di sini selama kami pergi, tenang Kyuhyun akan menjagamu” jawab Nyonya Cho.

Tap tap tap.. Kyuhyun memasuki ruangang itu.

“Kyuhyunie, kajja.. duduk di samping eomma” Seru Nyonya Cho. Mau tak mau Kyuhyun duduk di samping Nyonya Cho, membuat Nyonya Cho berada di antara Seohyun dan Kyuhyun.

“Kyuhyun jaga Seohyun kami, jangan berbuat macam-macam padanya” ujar Nyonya Cho.

“ne” balas Kyuhyun.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

“Kyuhyun-ssi kau sungguh ingin berangkat bersamaku?”  tanya Seohyun saat mobil merah Kyuhyun membawanya dan Kyuhyun menuju kampus. Kyuhyun diam, tak menjawab pertanyaan Seohyun.

“bagaimana jika Victoria melihat kita?” cemas Seohyun. Kyuhyun masih saja diam, lebih terlihat focus pada jalan meskipum sebenarnya ia kesal dalam hati.

“atau jika fans-mu melihat kita, itu tak baik”

SREEETTTT…

Kyuhyun membanting stir mobil itu membuat mobil itu menepi lalu ia menginjak kasar rem mobil itu, decitan antara ban mobil dan jalan raya terdengar jelas. Seohyun terlihat terkejut bahkan ia hamper saja membentur dashboard di depannya.

“Kyuhyun-ssi apa yang kau lakukan!?” pekik Seohyun saat ia melihat Kyuhyun hanya melihat datar ke depannya.

“cepat keluar!!”

“ne?” heran Seohyun.

“cepat keluar” bentak Kyuhyun. Seohyun membelalakkan matanya kea rah Kyuhyun namun tak lama kemudian ia keluar dengan cepat dari mobil itu. Baru saja Seohyun keluar dari mobil itu, Kyuhyun menginjak pedal gas mobil itu sehingga mobil itu melesat cepat meninggalkannya.

“Ya! Dia menginginkan berangkat bersama, baru setengah jalan dia menurunkanku” rutuk Seohyun. Ia berdiri di pinggir jalan itu. Berharap ada taxi melewati jalan itu atau pengendara lain yang berbaik hati memberikannya tumpangan.

BRUUMM.. seseorang dengan motornya berhenti di depannya. Seohyun melihat heran ke arahnya. Orang itu membuka pelan helm-nya.

“Yonghwa-ssi” kaget Seohyun. Pria itu tersenyum.

“butuh tumpangan?” tanyanya. Seohyun mengangguk cepat.

“naiklah” seru Yonghwa. Sedikit ragu Seohyun duduk di belakang Yonghwa. Yonghwa tersenyum lebar kemudian menarik gas motor itu hamper saja Seohyun terjatuh karena tiba-tiba saja motor itu melaju sebelum ia siap.

“Ya! Hamper saja aku jatuh karenamu” rutuk Seohyun.

“berpegangan jika tak ingin jatuh” seru Yonghwa, berteriak agar Seohyun bisa mendengar suaranya.

“aku sudah berpegangan” jelas Seohyun, berteriak juga. Yonghwa tersenyum lucu saat menyadari Seohyun berpegangan pada jaketnya.

“bukan di situ, di sini” ujar Yonghwa, mengalihkan letak tangan Seohyun ke pinggangnya.

“pegangan yang erat, aku akan mengebut” serunya membuat Seohyun memeluk erat pinggangnya. Yonghwa tersenyum penuh arti lalu semakin mempercepat laju motornya.

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_–_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Mata cokelat Kyuhyun melihat tajam kea rah motor sport hitam yang baru saja mendahului mobilnya. Ia tidak salah liat!! Ada tunangannya di belakang, Seo Jo Hyun.

“lebih erat lagi” seru Yonghwa semakin mempercepat laju motor dan Seohyun pun semakin mempererat pegangannya.

“JYA!! Sudah sampai” ujar Yonghwa saat mereka tiba di parkiran.

“kau ngebut sekali” pekik Seohyun, turun dari motor itu.

“hehe.. peace^^v” seru Yonghwa, memperlihatkan jari tengah dan telunjuknya.

Seohyun hanya bisa mempout bibirnya dan merapikan rambutnya yang berantakan karena angin di jalan tadi.

“sini” seru Yonghwa, menarik Seohyun mendekat ke arahnya lalu dengan lembut ia merapikan rambut Seohyun.

“hehe.. gamsahamnida” ujar Seohyun.

Kyuhyun masih saja melihat tajam ke depannya. rahangnya mengeras melihat kejadian di depannya. ia sendiri tidak pernah menyentuh kepala tunangannya itu lalu sekarang pria itu dengan mudahnya menyenuthnya. Melihat keadaan di sekitarnya yang sepi dengan cepat ia turun dari mobilnya lalu menghampiri tunangannya yang berdiri tak jauh darinya.

“ikut aku” Seru Kyuhyun saat berada di dekat Seohyun dan Yonghwa. Terlihat Seohyun terkejut melihat Kyuhyun bisa ada di tempat itu. Dengan cepat Kyuhyun menarik tangannya.

“Kyuhyun-ssi” ujarnya.

“Ya! Jangan menariknya seperti itu”  Seru Yonghwa, menahan tangan Seohyun yang tak di tarik pria itu.

“apa urusannya denganmu?” balas Kyuhyun

“aku kekasihnya” jelas Yonghwa

_______________ToBeContinued _______________

31 thoughts on “Shadow [1]

  1. itu yonghwa oppa apa banget ngaku-ngaku pacarnya seo eonnie, padahal kan seo eonnie ga ada rasa sama yonghwa oppa, jadi kesel sendiri nih
    lanuut chingu ^^

  2. wah ksihan bnget ya seo,,,
    kok kyu oppa bgtu sih,,,,
    tpi seru ,ya ampun yonghwa ngaku jdi pacanya seo,,,
    wah kyu oppa kyak’a cemburu ngelhat seo dan yonghwa,,,
    chingu di tunggu part slnjut’a,,
    cerita’a bner bgus bnget,,,

  3. ih… kyupa kau jhat skali kepada seo eonie,,,
    n laagi yonghwa knpa kau mengaku sebagai kekasihnya seo eonie.
    author lanjut.

  4. Kyuhyun oppa kok gitu banget sama seohyun eonnie …
    Seohyun eonnie kayaknya menderita banget deh u.u
    tapi kok yonghwa oppa blg dia pacarnya ??? oh buat cemburu Kyuhyun oppa ya ??:D
    wah bagus deh … biar kyuhyun oppa cemburu dan sadar kalo dia itu suka sama seohyun eonnie …

    Author lanjut ya😀

  5. aduh kyuhyun disini ngeselin ya minta dicerein ama seohyun eonni kalo begini mah ckck
    nah itu lagi yonghwa ngapa jadi ngaku pacarnya seohyun? dia kagak tau apa yak kyu tunangannya wkwk lucu jadinya..
    semoga hatinya kyu terbuka nanti saat dia tinggal bareng seohyun. sebenernyta pengen liat kyu nyesel dulu baru bahagia ama seohyun kkkk.. lanjut part 2nya jangan lama lama

  6. Bingung sama sifat kyu -_- dia itu suka ga sih sam seo?
    Kasiann banget liat seo. Untung ada yonghwa. Ishh, sumpah ya. Kesel liatnya..
    Kyu kaya cemburu tapi dia senciri dinging ama seo -___- dipart 2’a kyu yg dibuat cemburu dan tersiksa ya. Heheeh #smirk

  7. Kyu terpaksa bertunangan dgn Seo krn desakan kedua ortu mereka ?! ><
    Kalo terpaksa knp dy marah liat Seo dkt sm Yonghwa ?!
    Aishh jgn permainkan perasaan Seo !!

  8. Iihh sebenernya kyuhyun oppa tuh suka ga sih sama seohyun eonni???
    Dia ga mau nganter seohyun eonni pulang,terus suka marah-marah sama seohyun eonni.. Tapi dia kesel pas seohyun eonni lagi sama yonghwa.. Hmm

  9. Nah..loh?? Yongwha apaan si? Ngaku2..walau aku sebel sma kyu tapi kan dia tetep tunangan seo, sbenarnya seokyu saling cinta ga si?? Kyutoria cuma temenan aja kan??

  10. Ceritanya bgus, menarik,..
    Tapi Kyuhyun oppa nyebelin, -.- kasian Seohyun onnie…
    Ditunggu kelanjutannya thor… Jgn lama2 ya…^^

  11. hahaha, yonghwa ngaku” jadi pacar seo eonni. bagus tuh biar kyu oppa makin panas. dan akhirnya nyadar kalau dia cemburu…
    bagus eonni, ditunggu klanjutannya…:)

  12. Aigoo ………………………. Yong kok ngaku2 namjachingunya Seo ?! Jelas2 itu Kyu tunangan nya:) Kyu kebakaran jenggot nihh … Haha:D lanjutt chingu, jgn lama2 ya!

  13. 1. Kyu itu gimana sih kok kayak jeles tapi kenapa pake mesra2an sama orang lain.
    2. Endingnya apa2an deh. Kekasih dari hongkong =____= kan tau uda punya tunangan.

  14. wawwaw xD ngapain yonghwa ngaku2 pacar’a seo ? Nanti kyu marah ! Author sukses bkn aku pengen teriak2 gaje : ) keren thor…!😄

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s