The Cherry Blossoms

Author :L’danger

Cast : -Seohyun

-Kyuhyun

Length :Oneshoot

Genre :Romaction

Disclaimer :Cast yang ada disini hanya pinjem dari God, our Parent and sm ent.

FF ini pernah di post di Maknae Couple Love Story

Dari awal sampai akhir crita ini murni dari pikiran saya. Kalau ada kesamaan dalam tempat atau alur itu hanya faktor kebetulan, oke.Don’t plagiator and Don’t bashing reader, oke J.Ya udah dari pada banyak ngomong mending langsung aja, cekidot ! dan maaf kalau banyak typo bertebaran xD
Dan untuk FF saya yang sherlock itu masih tahap pembuatan, jadi saya post yang ini dulu

***The cherry blossoms***

Musim semi telah melanda kota Seoul. Seuntai demi seuntai bunga sakurapun berjatuhan. Menutupi jalanan yang terbentang luas disana.

Seorang yeoja berpakain rapi melangkahkan kakinya dengan sayu menuju salah satu bangku di taman tersebut. Bangku ketiga itulah yang menjadi tempat favoritnya. Tempat dimana ia memporoleh subuah cinta dan subuah kebohongan.

“Huft…” terdengar hembusan kasar dari yeoja itu. Ditatapnya pohon sakura yang tak jauh dari tempat duduknya lekat lekat.

“Oppa, sudah 4 tahun kau mengkhianatiku” gumam yeoja itu, lalu ia melangkahkan kakinya menuju pohon sakura yang ada didekatnya. Tangan yeoja yang halus itu meyentuh batang pohon sakura yang ada didekatnya. Terukir jelas tulisan SK 3 April Now and Forever.

Ia terus memandangi ukiran itu dengan mata yang berkaca-kaca. Sekelibat kenangan bersama namja yang ia cintaipun memenuhi otaknya. Tubuhnya seakan menegang seketika. Air mata yang sedari tadi ditahanya tak bisa dipungkiri bahwa harus mengalir. Setetes demi setetes cairan krystalpun mengalir dipipinya yang chubby.

“Hiks…hiks…oppa kenapa kau mengkhianatiku? Kenapa kau melanggar janji yang kau buat sendiri, hah?” tangisan gadis itu semakin lama semakin keras. Cairan krstalpun terus mengalir, membuat kerah kemejanya menjadi sedikit basah karna tangisnya.

****—****

Semua kenangan bersama namja itu masih membekas di lubuk hatinya yang paling dalam. Bagaimana cara namja itu menyatakan cintanya. Bagaimana cara namja itu memberi perhatian kepadanya, sifatnya yang kadang kekanakan kanakan, sifat evilnya yang keluar begitu saja, bahkan ia masih ingat senyuman evil yang sering dilontarkan namja itu.

***Flashback***

Terlihat seorang yeoja manis keluar dari salah satu kamar yang ada dirumah sederhana itu. Yeoja yang memakai seragam Parang High School itu melangkahkan kakinya ke meja makan dengan senyuman yang mengembang.

“Appa, selamat pagi” sapa yeoja itu sambil mendaratkan ciuman kecil di pipi kiri, kanan sang appa.

“Pagi juga hyunnie-ah”

“Erm..hyunnie nanti akan appa ant….”

“Tidak usah appa, aku sudah besar. Aku akan berangkat sendiri” sela yeoja itu.

“Tapi…”

“Anio appa, aku akan berangkat sendiri”

Appanya yang melihat anak kesayanganya sudah dewasa hanya tersenyum sambil melihat foto mendiang sang istri. ‘Istriku, seandaniya kau bisa hidum lebih lama. Aku yakin setiap hari pasti ada senyuman dari bibirmu yang indah. Kau lihatkan putri kita? Dia sudah besar, dan seandaniya kau masih hidup aku yakin kau pasti bisa menjaganya lebih baik dari pada aku’

***The cherry blossoms***

“Seohyun !” sapa seorang yeoja berambut panjang yang sambil melambaikan tanganya.

Merasa namanya dipanggil akhirnya seohyunpun menoleh.

“Mwo!! Sooyoung” Ekspresi seohyunpun berubah seketika saat melihat yeoja itu.

‘Andwe, kenapa aku harus satu sekolah dengan dia lagi’ batin seohyun.

“Hyunnie, kenapa ekspresimu seperti itu?” tanya sooyoung sambil melambaikan tanganya di depat mata seohyun.

“Nde?” jawab seohyun yang tersadar dari lamunanya.

”hyunnie, kau kenapa? Apa kau tidak suka kalau kita satu sekolah lagi?” tanya sooyoung sambil mengelurkan aegyonya.

“Ah anio, aku senang kalau kita satu sekolah LAGI” jawab seohyun dengan menekankan kata kata lagi.

****—****

“Panggilan, panggilan kami tujukan kepada seluruh peserta MOS diharap untuk berkumpul di lapangan sekarang juga” “Saya ulangi, Panggilan, panggilan kami tujukan kepada seluruh peserta MOS diharap untuk berkumpul di lapangan sekarang juga, terima kasih”.

****—****

Seohyun yang mendengar ada panggilanpun turun bersama dengan teman teranehnya Sooyoung. Ia masih syok dengan kemunculan Sooyoung yang tiba tiba dan yang tidak ia inginkan.

“Brukk..” Seohyun yang berjalan dengan melamun tampanya menubruk seorang namja. Buru buru seohyun berlutut dan mengambil buku buku namja itu yang berserakan.

“Argh !! kau punya mata apa tidak? Kalau jalan lihat lihat dong !” seru namja itu memarahi seohyun.

Seohyun hanya diam dan terus mengmbil buku buku namja itu. Saat semuanya sudah berada ditumpukan tanganya, seohyunpun menyerahkan buku itu pada namja tadi.

“Mianhe, aku tidak sengaja”

“Cih… kalau gk kelihata beli kacamata dong, biar gk nubruk sembarang orang !” jawab namja itu dengan senyuman evilnya dan pergi meninggalkan seohyun yang masih mencerna omongan namja itu. ‘Mwo ! dia kira aku buta apa? Ish dasar namja ANEH!’.

****—****

“Tes…tes… 1 2 3”

“Erm baiklah sebelum melaksanakan kegiatan MOS ini ada yang mau disampaikan oleh Ketua Osis kita, silahkan”

“Terima kasih changmin-ah. Erm baiklah perkenalkan nama saya Cho Kyuhyun dari kelas IPA XI-1. Saya adalah ketua osis di sekolahan ini. Mohon kerjasananya, Terima Kasih” jawab namja yang bernama kyuhyun itu dengan evil smriknya.

Beberapa pikiran yang ada pada yeoja yeoja sekitar. ‘Dia ketua osis kita? Keren banget, sumpah gateng abis !”

****—****

“Seo yang bener aja kita disuruh lari ngelilingi lapangan 10x ! Argh kurang kerjaan banget tu orang” teriak sooyoung frustasi.

Seohyun yang melihat temanya frustasi hanya bisa tersenyum kecut. Seohyun juga merasa kesal dengan kyuhyun, Cuma gara gara kejadian tadi pagi dia dapet perlakuan seperti ini.

“Argh….” teriak seohyun frustasi.

****—****

“Seohyun-ssi kamu dipanggil kyuhyun sunbae di taman belakang”

“Er.. ne gomawo” ucap seohyun dengan senyuman.

****—****

“Argh… ada apa dengan namja itu lagi? Apa perilaku yang tadi kurang cukup baginya, ish.. dasar namja GILA!” gumam seohyun kesal sambil menendang batu batuan yang ada di depanya.

“Appo !” terdengar suara kyuhyun yang merintis kesakitan.

Seohyun yang sadar bahwa batu yang ia tendang tadi mengenai kepala kyuhyun hanya bisa meminta maaf.

”Sunbae maafkan aku, aku tidak sengaja. Apa kepalamu baik baik saja?” tanya seohyun dengan wajah yang khawatri.

”Ne, aku baik baik saja, duduklah disini” minta kyuhyun sambil menepuk kursi yang disebelahnya.

Akhirnya seohyun duduk disamping kyuhyun. Tidak ada satupun di antara mereka yang memulai pembicaraan, benar benar terasa canggung. Akhirnya seohyunpun berniat untuk mencairkan suasana.

“Sunbae ada apa kau memanggilku”

“Hmm.. aku hanya ingin bilang, maafkan perilakuku yang tadi, semua itu hanyalah sandiwara” jawab kyuhyun dengan senyum yang bisa melelehkan hati setiap yeoja yang melihatnya.

‘Omo, senyumana itu benar benar manis. Tunggu sebentar apakah aku menyukai dia, tidak tidak ini tidak boleh terjadi’ batin seohyun yang terus melihat wajah kyuhyun.

“Ehem, apa kau ingin mempunyai fotoku agar kau bisa melihat wajahku setiap hari? Karna jika kau memandangiku seperti ini, dengan tatapanmu itu aku merasa risi, ck” jawab kyuhyun dengan senyuman evilnya.

Seohyun yang menyadari perkataan kyuhyunpun buru buru mengalihkan wajahnya, karna ia juga tahu bahwa rona merah itu sudah menjalar dipipinya yang chubby,

****—****

“Kringg…!” bel pulangpun berdering sangat nyaring.

Dengan langkah yang mantap seohyun keluar dari halaman Parang High School itu. Lalu ia menuju halte terdekat untuk menunggu bis. Saat melihat bis yang akan ditumpanginya mendekat, ia pun buru buru berdiri dan masuk kedalam.

***The cherry blossoms***

Tidak terasa seohyun dan kyuhyun beteman sudah 2 bulan. Bahkan seohyun memanggil kyuhyun bukan dengan sebutan sunbae lagi melainkan dengan sebutan oppa. Terkadang juga kyuhyun menjemput seohyun untuk pergi kesekolah bersama dan memberi perhatian kepada seohyun. Saat ini musim semi telah melanda kota Seoul. Musim yang dimana ditunggu oleh mereka berdua.

“Appa, aku ingin pergi ke taman dulu ne, Anneong” ucap seohyun dengan senyum mengembang.

****—****

Disandarkan tubuhnya di bangku ke tiga. Dimana ia selalu duduk disitu sambil memandangi bunga sakura yang berjatuhan.

“Apa aku boleh duduk disini nona cantik?” tanya namja itu dengan evil smriknya.

“Mwo! Kyuhyun oppa. Ah ne kau boleh duduk disini”

“Apa kau menyukai bunga sakura?”tanya kyuhyun tanpa memalingkan wajahnya yang terus menatap ke depan.

“Ne…”

“Wae?”

“Karena bunga sakura merupakan simbol penting bagi orang Jepang dan juga bunga sakura kerap kali diasosiakan dengan perempuan, kehidupan, kematian, serta juga simbol untuk mengekspresikan ikatan antar manusia, keberanian, kesedihan dan kegembiraan. Sakura juga merupakan metafora untuk ciri ciri kehidupan yang tidak kekal. Huh ! semua itu membuatku ingat pada seseorang” jawab seohyun yang tanpa mengalihkan pandangannya dari pohon sakura yang ada didepanya.

“Huahahaha” tawa kyuhyunpun akhirnya pecah setelah berapa lama ia tahan.

“Oppa kenapa kau tertawa? Apa menurutmu itu lucu hah?” tanya seohyun dengan mengerucutkan bibirnya.

“Haha, mianhe seohyun. Bolahkah aku bertanya sesuatu?”

“Apa” jawab seohyun dingin.

“Siapa orang yang kamu maksud? Apakah orang itu sangat berarti bagimu?”

“Ne, dia eommaku”

“Eomma? Apakah dia masih ada?”

“Tidak, dia sudah meninggal saat umurku 8 tahun”

“Kenapa”

“Dia mengidam penyakit kangker rahim saat dia selesai melahirkanku. Aku menyukai bunga sakura juga karna dia. Eomma sering mengajakku kesini hanya untuk melihat bunga sakura berjatuhan. Dan saat ia meninggal, tempat inilah yang menjadi saksi bisuku denganya. Dan setiap kali aku kesini aku akan ingat masa masa dengan eommaku. Wanita yang paling tabah yang pernah aku kenal. Aku ingin menjadi wanita seperti dia dan meskipun eommaku sudah tidak ada tetapi dia akan selalu memenuhi ruang dalam hatiku”

“Ermm seo bisakah kau menyisihkan ruang hatimu untukku?”

“Mwo ! maksud oppa apa?” tanya seohyun dengan wajah yang tidak mengerti.

“Ak.. aku.. meny.. menyukaimu, saat pertama ka.. kali bertemu.. Apa..apakah kau ma.. mau menjadi pa.. pacarku?” tanya kyuhyun dengan terbata bata.

‘Namja ini mencintaiku? Apakah semua ini mimpi? Tuhan jika ini mimpi jangan bangunkan aku sekarang’ batin seohyun.

“Seo ba..gai..mana?” ucap kyuhyun dengam melambaikan tanganya di depan mata seohyun.

“Ah ne oppa, aku juga mencintaimu” jawab seohyun dengan malu dan menundukan wajahya agar namja itu tidak tahu bahwa rona merah tengah memenuhi(?) pipinya.

Grep. Kyuhyunpun memeluk sohyun.

“Aku berjanji akan selalu berada disampingmu, now and forever” bisik kyuhyun ditelinga seohyun, yang berhasil membuat rona merah dipipinya semakin menumpuk(?). lalu dilepasnya pelukan seohyun dari dekapanya. Dipandangi sekilas wajah seohyun

“Gomawo” ucap kyuhyun. “Eit tunggu sebentar apakah pipimu memerah? Haha, chagi wajahmu seperti tomat sja. ck”

“Oppa” jawab seohyun sambil mengerucutkan bibirnya.

****—****

Kembali terasa canggung melanda di antara mereka berdua. Kyuhyun yang tak tahanpun akhirnya mendapat sebuah ide. Ia lontarkan senyuman evilnya keseohyun, lalu ia beranjak mengambil sebuah beling yang ada didekatnya. Ia ukir tulisan SK 3 April Now and Forever, dengan menggunakan beling itu. Ditatapnya seohyun dengan senyuman evilnya lagi, seohyun yang merasa risipun akhirnya mendekati namjachingunya. Saat ia lihat ukiran itu, terasa benih benih krystalpun mengalir dari mata indahnya.

“Oppa” panggil seohyun lirih.

***The cherry blossoms***

Hari ini tepat 1 tahun hari jadian seohyun dengan kyuhyun. Semua siswa dan siswi yang ada di Parang High Schoolpun sudah tahu hubungan mereka berdua, bahkan mereka menjadi panutan, karna meskipun mereka berpacaran tapi mereka tak lalai dalam pelajaran. Bahkan mereka berdua masuk 5 besar berdasarkan tingkatanya dalam 1 sekolah.

“Hyunnie, bukankah sekarang tepat satu tahun kau jadian dengan kyuhyun oppa? Apa yang diberikanya padamu? Bolehkah aku melihtanya?” tanya sooyong antusias

“Dia belom memberikan apapun padaku, mungkin dia lupa” jawab seohyun dengan lirih

“Ah sabarlah hyunnie,aku yakin dia pasti ingat” jawab sooyoung dengan perasaan iba

“Younggie, bagaimana hubunganmu dengan changmin oppa?” tanya seohyun mengalihkan pembicaraan.

“Ya begitulah”

“Apa dia tidak tahu bahwa kau menyukainya?”

“Tidak, lagi pula begini juga cukup lebih baik”

“Ah ne …”

****—****

Seohyun melangkahkan kakinya menuju taman yang ada didekat rumahnya. Disandarkan tubuhnya dibangku ketiga. Ditempat favorinya. Ia menengok ke kanan dan ke kiri, berharap kyuhyun datang dan memberikanya sesuatu. Tapi nihil, ia tak melihat kyuhyun dimanapun. Saat matanya menengok di bangku sebelahnya, ia lihat ada sebuah kotak kecil yang diatasnya bertuliskan “Untuk Seohyun” dibukalah kotak itu dan ada sebuah kertas lagi. Dibacanya tulisan yang tertulis disitu, tampak sebuah puisi tertulis disana.

Dengan bait cinta
Yang kau rangkai Menjadi Satu
Adalah hati yang setia
Untuk Mencintai Dirimu

Gemerlap Menghiasi Asa
Berdenting ingin Langkah Cintaku
Setiap Untaian kata
Adalah suatu kejujuran

Takkan Berbohong
Ataupun berdusta
Tapi mencintaimu
Bagai Menari Ditengah taman bunga

Begitu Indah
Begitu Merona
Tak Mungkin ku Rubah
Semua Cinta yang telah Ada

-Kyuhyun

“Oppa !” ucap seohyun lirih.

Lalu dibukanya kotak itu lagi, ada sebuah kalung perak yang gandulnya bertuliskan SK. Tak terasa air mata turun dari mata seohyun.

“Hei anak kecil ! kenapa nangis? Diputusin pacarnya ya? haha” tanya namja itu sambil memeletkan lidahnya.

“Hikss.. oppa kau mengagetkanku saja ! hikss..”

“Huhahaha, chagi-ya kenapa kau mengais hah? Apa kau terharu?” tanya kyuhyun dengan evil smirknya

“Nde oppa, itu benar benar romantis. Terima kasih” ucap seohyun dengan senyuman

“Aku kira oppa sudah lupa sama hari jadi kita” lanjut seohyun

“Huahaha, mana mungkin aku lupa chagi !”

“Lagian kenapa baru lewat sekarang? Bukankah jam sekolah sudah berakhir dari tadi?” lanjut kyuhyun

“Aku ada ekstra piano oppa, apa oppa menungguku dari tadi?”

“Nde chagi”

“Hah? Benarkah? Mianhe oppa, tapi bukankah oppa baru datang? Dari tadi aku tidak melihat oppa di sini”

“Aku diatas pohon pabo ! kau saja yang tidak melihat keberandaanku huh”

“Hah? Benarkah ! sekali lagi minahe oppa, aku benar benar tidak tau” jawab seonyun sambil berdiri dan membungkuk

“Haha, sudah lah, lagian aku Cuma bercanda”

“oh nd.. nde oppa, btw oppa kenapa wajahmu pucat sekali? Apakah kau sakit?”

“Deg…”

***The cherry blossoms***

Hari ini cuaca di Seoul sangat cerah. Seohyun dan kyuhyun berencana akan pergi ke sungai Han untuk bersenang senang dan merayakan hari jadi mereka yang ke-2. Tak lupa mereka juga membawa bekal untuk makan siang.

“Oppa bagaimana ini? Aku tidak bisa naik sepedah !”

“Seo kau tinggal menancapkan kakimu di pedal dan kau kayuh itu saja” jawab kyuhyun dengan sabar

“Tapi oppa, aku tidak bisa”

“Anio seo, kau pasti bisa, bukankah kau belom mencobanya? Jadi kau tidak boleh bicara seperti itu, cobalah sekarang” pinta kyuhyun lembut

“Baiklah”

Karna terus menerus dipaksa oleh kyuhyun akhirnya seohyun mau. Ditancapkan kaki kanannya di pedal sepedah dan kaki kirinya dibiarkan dibawah untuk menjaga agar ia tidak jatuh. Dikayuh pelan-pelan sepedah itu dan seohyunpun bisa.

“Haha, oppa aku bisa aku bisa” teriak seohyun sambil tertawa

“Benarkan kau bisa !” jawab kyuhyun dengan tertawa

“Nde oppa, gasha..” Brukk..! seohyun yang naik sepedah sambil menoleh kebelakang ternyata menubruk sebuah batu yang lumayan besar di depanya.

“Chagi-ya gwencana? Apakah ada yang sakit?” Tanya kyuhyun khawatir

“Haha, gwencana oppa. Hanya ada lecet dibagian kakiku tapi gpp kok. Ini seru sekali !”

“Benarkah?” Tanya kyuhyun memastikan lagi

“Haha, nde oppa, aku baik baik saja” jawab seohyun sambil tertawa

****—****

“Chagi kita makan dibawah pohon itu ya” pinta kyuhyun

“Nde oppa”

Dibuka bekal tadi yang dibawa oleh seohyun, kyuhyun benar benar terkejut

“Mwo? Kenapa semuanya sayuran chagi? Bukankah kau tau aku tidak suka makan sayuran”

“Haha, mianhe oppa. Aku terpaksa membawakanmu itu karna 1 tahun ini kulihat wajahmu sering pucat”

“Tapi itu kan..”

“Anio oppa, kau harus makan itu !” marah seohyun sambil menatap tajam mata kyuhyun

“Ah ne”

Kyuhyun begitu tidak nafsu untuk memakan bekal itu tapi bagaimanapun juga ia harus makan karna mengingat kondisinya yang seperti ini terus. Setelah selesai makan kyuhyun beranjak untuk mengambil kameranya.

Kyuhyun melihat seohyun yang masih saja makan. Karna bosan akhirnya kyuhyun iseng memotre moter seohyun. Di arahkannya kamera itu ke wajah seohyun

“Cekrik..”

Dilihat kyuhyun dengan tatapan tajam. “Oppa ! apa kau memfotoku hah?” Tanya seohyun merendam amarahnya

“Nde, wae chagi? Apa kau tidak suka? Lagi pula kau benar benar jelek, lihat ini fotomu?” diarahkan kamera itu ke seohyun

“Opaa ! hapus itu cepat hapus !” pinta seohyun dengan amarah

“Anio, ini akan menjadi koleksi pribadiku” jawab kyuhyun dengan memeletkan lidahnya dan lari begitu saja

“Oppa ! jangan lari ! cepat hapus foto itu atau aku akan..”

“Akan apa chagi” Tanya kyuhun menantang

Tanpa sengaja mereka bertubrukan “Bruk…”

Keduanya terjatuh di pasir. Seohyun yang berada di atas kyuhyun hanya diam terpaku.

Mereka berdua saling bertatap tatapan cukup lama dan akhinrnya kyuhyun mendekatkan bibirnya kea rah seohyun. Bibir mereka saling bertemu satu sama lain tapi tidak ada yang mau melumatnya.

****—****

“Chagi kau lama sekali !” tanya kyuhyun ke salah satu yeoja yang memasuki café itu

Seohyun terkejut apa yang dikatakan kyuhyun. Ia menoleh ke belakang, terlihat sosok seorang yeoja cantik berbalut dress tub berwarna kuning madu mendekati mereka. Rambutnya yang panjang dikuncir rapi ke atas dan memperlihatkan leher jenjang yeoja itu.

“Seo kenalkan ini tunanganku Cho Ahra” kyuhyun memperkenalkan tunanganya ke seohyun

“Anneong, Cho Ahra imnida” yeoja yang bernama Ahra itu mengulurkan tanganya ke seohyun sambil tersenyum

“Ah.. ne.., Seohyun imnida” jawab seohyun mengulurkan tanganya dan menahan air matanya

“Seo, aku mau minta maaf sebenarnya aku tidak pernah menyukaimu ! semua itu hanya acting. Itu kulakukan karna taruhan !”

Kyuhyun terdiam untuk beberapa saat dan melihat ekspresi seohyun yang menegang seketika. Lalu diteruskanya pembicaraan yang tertunda tadi

“Dan wanita inilah yang sudah mencuri hatiku” ucap kyuhyun tanpa dosa

Tes.. tes.. air mata yang ditahan seohyun dari tadi mengalir setelah mendengar ucapan kyuhyun

“Ta.. taruhan? Hiks,,” Tanya seohyun terisak

“Nde, mianhe hyunnie”

“La.. lau untuk apa kau mengajakku ke..kalur hari ini. Hikss.”

“Mianhe seo itu kulakukan hanya semata mata untuk ucapan perpisahan”

“La..lalu apa arti semua yang telah ka.. kau lakukan?” Tanya seohyun sambil menatap tajam mata kyuhyun

“Itu semua ku lakukan karna tuntunan cerita”

‘Apa-apaan namja ini? Sebegitu gampanganya kah kau mengatakan itu kepadaku hah? Lau kau melakukan ini semua karna apa?, ah tidak namja ini melakukanya karna TERPAKSA dan TUNTUNAN CERITA. Seohyun harusnya kau tahun dari awal bahwa itu semua sandiwara. Sekarang kau sudah hancur !’ batin seohyun

“Ta.. tapi oppa aku masih menyayangimu” ‘Pabo seohyun pabo, kenapa kau mengatakan itu semua. Itu Cuma akan membuatmu merasa lemah di hadapanya. Seohyun Pabo’ batin seohyun

“Ak.. aku benar benar mi.. minta maaf seo, aku tidak menyukaimu. Sekali lagi aku minta maaf”

Lalu kyuhyun menggandeng Ahra untuk pergi dari café itu. terasa seperti slow motion bagi seohyun. Air mata terus mengalir perlahan lahan namun pasti dari matanya.

“Hikss.. oppa, oppa” seohyun mencoba memanggil namja itu tapi namja itu tetap berjalan tanpa menoleh

****—****

Seohyun duduk dibangku taman yang sering ia dudukki bersama namja itu. Air matanya terus mengalir dari matanya tanpa henti.

“Bunga sakura yang hilang ! su..sudah hilang se..semuanya sudah hi..hilang, hikss bunga sakura yang hilang hiks hiks” tangis seohyunpun pecah lagi dengan seketika

“Hyunnie-ah, apa yang terjadi?” Tanya appa seohyun yang baru saja pulang kerja dan tanpa sengaja melihat putrinya menangis di taman itu.

“Hikss.. appa bunga sa..sakura yang hilang. Ap.. apa yang harus kulakukan?”

“Bunga bunga mekar juga tahun ini sayang” jawab sang appa sambil memeluk putrinya

“An…anio appa ! mereka tidak akan mekar lagi ap..apa hikss… sekarang bunga itu ti..tidak akan pernah mekar lagi. Hikss”

“Bunga akan mekar dan layu sayang”

“Tidak, sekarang aku ti..tidak punya bung..bunga lagi appa. Hiks”

“Aigo hyunnie-ah”

Seohyun Diary’s

Saat luka membakar Cinta
Saat angkara membakar Bahagia
Disitulah aku jatuh tak Berdaya
Aku Hilang dalam kejapan Mata

Kala ku dalam kebimbangan
Saat ku dalam kesusahan
Hanya Selintas kegelisahan
Yang Datang Menyakitkan

Mungkin jalanku tak lagi terang
Mungkin juga keemasanku Hilang
Dukaku kini meyambut perihku
Bercampur Satu dalam Sanubariku

Tak sedikitpun bahagia tersisa
Sebuah Cinta Yang Mulia
Hancur di terjang badai Derita
Hanyalah Sesak pilu yang terbayang Selamanya

***Flashback End***

“Hiks…hiks…oppa kenapa kau mengkhianatiku? Kenapa kau melanggar janji yang kau buat sendiri, hah?” tangisan gadis itu semakin lama semakin keras. Cairan krstalpun terus mengalir, membuat kerah kemejanya menjadi sedikit basah karna tangisnya.

“Seo..” terdengar suara namja yang sangat seohyun kenali

Diputar tubuh seohyun oleh namja itu. dipandangi mata yeoja yang ada dihadapanya lekat lekat.

“Opa..opaa” sucap seohyun kaget

“Ap.. apa ini benar benar kau? Lanjut seohyun

“Nde hyunnie ini aku” jawab kyuhyun sambil tersenyum

“Cih.. ada apa lagi kau menemuiku kyuhyun sunbae? Apa perlakuan yang dulu masih kurang hah?” pikiran seohyun berubah seketika saat mengingat apa yang pernah dilakukan namja itu kepadanya.

“Aku kesini karna ingin menjelaskan sesuatu padamu”

“Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi sunbae. Bagiku semuanya sudah selesai”

“Tapi bagiku belum seo” ditatap wajah seohyun untuk ke dua kalinya lekat lekat

“Haha sudahlah sunbae semuanya sudah berakhir 4 tahun yang lalu” jawab seohyun ketus dan jalan begitu saja

Dengan cepat kyuhyun memegang tangan seohyun “Aku tidak pernah tunangan dengan yeoja itu”

Seohyun tertegun mendengar ucapan kyuhyun. Ia balik badanya dan menatap mata kyuhyun lekat-lekat mencari sebuah kebohongan yang ada tapi nihil tidak ada kebohongan dari mata itu

“Baiklah, jelaskan semuanya padaku” jelas seohyun akhirnya

“Sebelumya aku ingin minta maaf padamu terlebih dahulu.”

“Nde, lalu?”

“Semua yang kukatakan itu adalah bohong. Tentang taruhan, itu semua juga bohong. Lalu saat aku bilang aku tidak mencintaimu semua itu juga bohong. Aku benar benar mencintaimu dengan tulus”

Soehyun tertegun untuk ke dua kalinya karna perkataan namja itu

“La..lalu siapa yeoja itu?

“Apa kau tidak tahu? Haha kau benar benar polos dan pabo seo” ejek kyuhyun

“Mwo? Apa maksudmu hah?”

“Haha, mianhe seo. Apa kau tidak tahu perempuan itu? Cho Ahra adalah noonaku sendiri. Jelas jelas nama marga kita sama, kau benar benar pobo !”

“Mwo? Noonamu? Lalu kenapa kau berbohong hah?” emosi seohyun naik setelah mendengar penjelasan kyuhyun

“Apa kau tahu kenapa selama aku bersamamu wajahku selalu pucat?”

“Tidak, memangnya kenapa?”

“Sebenranya aku menderita gagal ginjal dan kata dokter waktu itu hidupku tinggal sedikit. Untuk mencari donor ginjal di Seoul benar benar sulit dan aku memutuskan untuk pergi ke Jepang tapi aku juga harus membuatmu benci padaku karna jika aku mati kau akan mudah untuk melupakanku” kyuhyun berhenti sejenak lalu dilanjutkanya pembicaraan yang tertunda tadi

“Jika aku mati aku hanya ingin kau bahagia karna telah melupakanku” lanjut kyuhyun lirih

“Ja..jadi kau melakukan ini untukku?”

“Nde, aku melakukan ini untukmu karna aku benar benar mencintaimu seo”

Tess.. tess.. air mata keluar dari mata seohyun. Ia tidak menyangka bahwa semua ini dia lakukan hanya untuknya.

Grebb.. kyuhyun memeluk seohyun saat ia sadar yeoja yang ia cintai menangis.

“Hiks.. hikss..”

“Menagislah seo, keluarkan semua yang ingin kau kelurkan “

5 menit lamanya seohyun menangis di pelukan kyuhyun. Disaat seohyun sudah merasa tenang kyuhyun memberanikan diri untuk bicara. Pembicaraan yang sangat ia nantikan

“Erm.. Seo ap..apakah kau sudah mempunyai ke..kekasih?”

Tidak ada jawaban dari seohyun. Lalu dilepaskanya pelukan itu dari dekapanya. Mata mereka betemu kembali dan saling mentap lekat lekat

“Akk. Aku”

1 detik

2 detik

3 detik

Tak ada lanjutan dari kata kata seohyun. Itu semua membuat jantung kyuhyun berdegup kencang dan semakin membayangkan kalau seohyun sudah mempunyai kekasih lain.

5 detik

6 detik

7 detik

“Aku masih menunggu seorang namja pulang dari Jepang” jawab seohyun sambil tersenyum

Tes.. Tees.. air mata kyuhyun mengalir seketika. Ia tidak menyangka bahwa semua ini akan terjadi

Greb.. di peluknya seohyun kembali

“Hikss.. Saranghae seohyun-ah” bisik kyuhum ditelinga seohyun

“Nde, nado saranghae oppa” balas seohyun

***End***

haha, akhinya selesai juga. dan ni ff terinspirasi dari drama Lie To Me
kalau akhirnya kayk film thailand, itu cuma kebetulan soalnya orang ketigaanya belom muncul

okelah kalau begitu saya pamit
dan jangan lupa RCL !

10 thoughts on “The Cherry Blossoms

  1. daebak thor…
    Mski ceritanya dah bisa ktebak dari awal cerita, tp ff ini ttp daebak…
    Btw aku Suka ama diary seohyun…
    Keep writing…🙂

  2. yeeeeeeee akhirnya happy ending!!
    trnyta kyuppa prgi bwat brobt!!
    pntesan aj q mrasa anh ko ahra eonni jdi.tnangannya kyuppa!!
    psti kyuppa nyembunyiin sesuatu, trnyata bnr kn!!
    kyuppa g mw bkin seo hawatir!!

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s