Rain…. Who Is She ???

rain-02

Poster By : http://www.Banmal.wordpress.com

Author : Naseokyu

Genre : Romance and other

Cast : Lee Donghae, Jung Jessica
and Other (temukan sendiri aja ya…^_^)

Type : Fluff

N/B : Bold atau tulisan bercetak tebal adalah flassback dari para cast.

Disclaimer : cerita ini murni dari otak serta pikiran author sendiri… castnya pun hanya pinjam. karena haesica milik kedua orang tua mereka dan management.

annyeong…. author back…!! kali ini bawa ff haesica…. again….!! sbenernya ini ada dua versi. ada haesica n seokyu tapi kalau untuk seokyu author transfer (?) ke blog sebelah…(?).

HAPPY READING…..

Seorang namja terlihat sedang tergesa – gesa, beberapa orang temannya pun yang melihat kejadian itu hanya geleng – geleng kepala karena ini bukan pertama kalinya ia melakukan itu dan mereka semuapun tahu apa yang membuatnya menjadi seperti itu.

Padahal Rintikan hujan yang saat itu tengah melanda kota seoul tidak menyurutkannya untuk tetap menuju ke sebuah halte bus…

ia terus menunggu dan menunggu hingga hari semakin larut dan hingga bus terakhir datang namun sama seperti kemarin, kemarin dan kemarinnya lagi…. orang yang ditunggunya ternyata belum juga datang. ia menggenggam payung yang dipegangnya dengan erat bukan karena ia marah, kesal ataupun kecewa tapi karena cuaca malam itu sangat dingin mungkin karena malam telah larut dan hujan yang baru saja melanda tempat itu.

Ia pun melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu dan berjanji akan terus menunggu walaupun ia tidak tahu sampai kapan.

#######################################################

Seperti janjinya…. ia kembali lagi kehalte bus itu sepulang kerja ataupun hari libur dan mulai menunggu.

1 jam, 2 jam bahkan hingga larut malam dan disaat bus yang terakhir datang sampai pintu bus terbuka pun, ia masih tetap setia menunggu namun sosok yang dinantinya belum juga menampakkan batang hidungnya…!!

1 menit… 2 menit… hingga menit ke 5… tidak ada seorangpun yang keluar dan turun dari bus itu. wajah namja itu terlihat letih, haruskah ia menyerah sekarang ? itu bukanlah waktu yang sebentar baginya menanti seseorang yang sama sekali tidak pernah dikenalnya. hanya demi sebuah payung inikah ia menunggu selama itu dihalte bus ini…?!? tidak… bukan hanya payung itu saja tapi ada satu hal lagi yang sampai saat ini mampu membuatnya bertahan, yaitu sebuah janji…..

Ternyata hujan mulai turun… lagi dan itupun membuat suasana hatinya bertambah bingung serta gelisah. ia menundukkan kepalanya mencoba menenangkan jiwanya yang mulai putus asa dan disaat seperti itu tiba – tiba saja bus kembali membuka pintunya lalu tidak berapa lama keluarlah seorang gadis cantik dengan rambut hitamnya yang panjang terurai tengah menuntun koper berukuran sedang.

berkali – kali ia membungkukkan badannya seperti sedang menyesal atau meminta maaf. saat bus sudah pergi menjauh, gadis itupun memukul kepalanya sambil berkata ” pabo… bagaimana kau bisa tertidur dibus ? ” namja itu hanya tersenyum mendengarnya.

Akhirnya seseorang yang dinantinya selama ini sudah datang….
Penantiannya selama ini tidaklah sia – sia dan sepertinya takdir masih ingin mempertemukan mereka kembali. lagi – lagi namja itu tersenyum apalagi disaat
Gadis itu mengerucutkan bibirnya yang mungil saat ia melihat ternyata sedang terjadi hujan.
” hah… benar kata eomma seharusnya aku membawa payung tadi…!! ” ia menyesali perbuatannya, lagi…

Namja itupun mengulurkan payung yang selama ini dibawanya pada gadis itu.
” nde…?? ” gadis itu sedikit terkejut karena tiba – tiba saja ada yang mengulurkan payung ditengah malam seperti ini.

” apa sekarang kau membutuhkannya ?? ” tanya namja itu pada si gadis.

” mwo….???? ” raut wajahnya terlihat bingung tapi namja itu hanya memberikan sebuah senyuman pada gadis itu.


Hari ini mentari belum juga memperlihatkan cahayanya…!! sudah 2 hari cuaca di kota Seoul tidak bersahabat padahal hari ini adalah waktu dimana manusia tengah sibuk beraktifitas tanpa terkecuali seorang gadis yang saat ini sedang sibuk mempersiapkan jaket serta payung yang akan digunakannya untuk menghindari rintikan hujan yang mungkin akan membasahinya.

” Haaah… ” ia sedikit menghela nafasnya disaat akan meninggalkan rumah.

malas…. kata itulah yang bergelayut dalam dirinya saat ini kalau saja hari ini bukanlah hari yang sangat penting untuknya mungkin saja ia lebih memilih berada dirumah ditemani dengan secangkir teh hangat dan beberapa potong cupcake. ah…. Tapi sayang itu hanyalah khayalannya saja karena kenyataannya saat ini hanya jaket serta payung nyalah yang menemaninya dicuaca seperti ini.

Kaki jenjangnya yang berbalut jeans tengah berlari – lari kecil menuju halte bus yang terletak tidak berada jauh didepannya. nampaknya rintikan hujan mulai semakin deras dan itu artinya ia juga harus secepatnya sampai disana kalau tidak ingin kebasahan. ya… walaupun dia sudah memakai jaket dan payung tapi kedua benda itu tidak dapat menutupi seluruh bagian tubuhnya yang terkena air hujankan ?

” haaah…!! akhirnya sampai juga ” ucapnya sedikit lega.

ia membersihkan beberapa tetesan air hujan yang tadi mengenai jaket serta anggota tubuhnya yang lain. tak lupa ia juga menutup payung yang tadi digunakannya karena tidak mungkin ia tetap membukanya ditempat seperti ini. karena halte bus itu sudah terlalu penuh oleh orang – orang menunggu bus atau hanya sekedar berteduh dari hujan oleh sebab itu tidak mungkin baginya untuk tetap membuka payungnya sementara tempat itu sudah cukup sempit.

Bus yang ditunggunya belum juga datang dan hujan pun kini berganti menjadi sebuah rintikan – rintikan kecil. suasana halte bus pun kini mulai renggang. orang – orang yang tadi memenuhi tempat itu sedikit demi sedikit mulai meneruskan perjalanannya hanya tinggal beberapa orang saja yang masih berada disana mungkin orang – orang itu sedang menunggu bus sama seperti dirinya…!!

Dan sebuah bus datang, beberapa orang yang masih berada disana terlihat tengah menaiki bus itu. sementara Jessica, nama gadis itu, ia tidak menaiki bus itu karena itu bukan bus yang akan membawanya ketempat tujuannya.

Kini hanya tinggal dia dan seorang namja yang masih berada dihalte itu. dan penantiannya akhirnya berakhir bus yang sedang ditunggunya datang… ia tersenyum saat bus berhenti tepat didepannya, ia pun melangkahkan kakinya menuju pintu bus yang berada tidak jauh dari namja itu namun kenapa namja itu tidak menaikinya ? pikirnya dan disaat seohyun akan memasuki bus ia meminta sopir bus untuk menunggunya sebentar…!! ia membalikkan badannya lalu berjalan kearah namja itu.

” kau tidak ingin masuk ? ” Jessica memberanikan dirinya untuk bertanya. karena setahunya hanya ada dua bus berbeda jalur yang akan berhenti dihalte ini (ngertikan readers ? ) dan ia sudah menolak untuk memasuki/menaiki keduanya. mungkinkah ia sedang menunggu sebuah taksi ? tapi tidak mungkin karena dari penglihatannya namja ini adalah seorang pelajar sama seperti dirinya. kalaupun ia ingin menaiki taksi bukankah seharusnya sudah sedari tadi ia melakukannya ?

” ehm… tidak !! aku sedang berteduh. aku sedang membawa sesuatu yang sangat penting dan tidak mungkin aku menerobos hujan. memang sudah menjadi rintikan tapi jika aku berjalan sampai ketempat tujuanku mungkin akan menjadi basah dan sedikit rusak ” mendengar ucapan namja itu membuat sica sedikit tertegun iapun mengeluarkan payungnya lalu memberikannya pada namja itu.

” pakailah… mungkin dengan menggunakan payung ini, sesuatu yang sangat penting bagimu itu tidak kebasahan dan rusak ” ucapnya dengan sebuah senyuman tulus. sedangkan namja itu sedikit terkejut dengan apa yang diberikan oleh jessica.

” lalu… bagaimana aku akan mengembalikannya ? ” gadis itu hanya tersenyum mendengar pertanyaannya.

” kembalikanlah disaat aku sedang membutuhkannya ” kini ia mulai memasuki bus dan meninggalkan namja itu sendiri dengan sejuta kebingungannya.

Mungkinkah ???

Jessica melihat payung yang tengah dipegang namja itu… ya payung yang sama yang ia berikan pada seorang namja 5 tahun lalu dihalte bus ini.

” kau benar – benar menungguku ? ” kini raut wajahnya berubah haru dan sebuah anggukan kecil pun didapatinya.

Gadis itupun sudah tidak dapat lagi menahan air matanya…!! ia pun meminta maaf pada namja itu ” jeongsohamnida… ” ucapnya berkali – kali sambil membungkukkan badan.

” bodoh ” lirihnya pada dirinya sendiri. menyesal, itulah yang saat ini tengah dirasakannya mungkin ucapannya pada saat itu tidaklah berarti baginya namun tidak bagi namja itu karena saat itu ia telah bersumpah akan terus menunggunya karena berkat gadis itu barang yang ia jaga dapat terselamatkan ya… karena hari itu adalah hari yang sangat menentukan bagi masa depannya jika saja gadis itu tidak memberikannya sebuah payung mungkin kertas pendaftaran untuk masuk kuliahnya yang tinggal terakhir itupun pasti akan rusak dan basah. karena itu namja itu berjanji akan menunggu jessica dengan payung dipinjamkannya hingga ia benar – benar membutuhkannya. itulah janjinya.

Sedangkan jessica ia lupa kalau hari itu adalah saat terakhirnya berada diseoul karena esok ia dan kedua orang tuanya akan pergi kebusan dan tidak tahu apakah akan kembali lagi atau tidak ?? dan ia baru menyadarinya saat sudah tiba dibusan namun ia berpikir kalau namja itu tidak mungkin menunggunya dan mungkin saja dia juga sudah melupakan apa yang diucapkannya pada namja itu namun kenyataan tidak…. ia menunggunya dengan sabar dihalte sambil membawa payung yang dipinjamkannya bahkan hingga 5 tahun lamanya….

Jessica pun sangat menyesal tapi bukannya marah namja itu malah mengulurkan tangannya dan memperkenalkan dirinya.

” Lee Donghae imnida, kau ? ” Jessica mengerutkan keningnya. tidak mengerti namun namja itu memaksa berjabat tangan dengannya. ia menggenggam tangan nya lalu berucap ” siapa namamu ? ”

” Jessica Jung” ia sedikit terkejut dengan apa yang dilakukan Donghae padanya karena ini adalah pertama kalinya mereka berkenalan setelah lama tidak bertemu dan namja itu sudah berani memegang tangannya ? tapi jessica tidak marah ia malah menjawab pertanyaan dari namja itu dan kini ada sedikit perasaan nyaman yang terasa direlung hatinya paling dalam. walaupun hanya pertemuan yang singkat tapi sepertinya sudah memberikan kehangatan dan kenyaman yang begitu lama dan sangat dalam dari kedua orang itu.

Keduanya tersenyum lalu merekapun mulai melangkahkan kakinya meninggalkan halte bus itu ditemani dengan alunan rintikan hujan dan perlindungan sebuah payung yang penuh dengan kenangan yang manis.

Apakah kini kau menyesal telah keluar dari rumah disaat hujan mulai datang ? karena tidak ada yang akan menyangka jika cinta ternyata datang disaat kita tidak menginginkannya dan ditempat serta situasi yang kita benci. ia bahkan juga datang jauh lebih cepat dari yang kita bayangkan ya… walaupun itu semua butuh pengorbanan serta penantian yang panjang….!! tapi bila berakhir dengan manis… kau tidak akan menyesalinya bukan???

THE END…..

11 thoughts on “Rain…. Who Is She ???

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s