Love Story : Because My Friend

Sudden ArtWork

Title :
Love Story

Sub Title :
Because My Friend

Author :
Cho Hyeyoung

Main Cast :
→ Kwon Yuri
→ Kim Jong Woon –Known as Yesung–

Type :
AU, Ficlet/Drabble (<1000 words)

Genre :
Romance, Friendship, School Life

Rating :
T (Teenager)

Poster :
Cho Hyeyoung

Disclaimer :
Plot is My, Characters are belong to God
And DO NOT TRY TO RE-POST MY FF!

#Note : FF ini pernah di Post di salah satu FP di Facebook. Dan FF ini terinspirasi dari sebuah scene Korean Drama.

Mian banget klo ada typo bin alur aneh. Plus Poster amatir yang terpampang di atas sana =.=. But,

Happy Reading!

Author POV

“Whooohooo! Pukul dengan benar!! Satu pukulan Home Run!” sorak sorai penonton bersahut-sahutan. Meneriaki para pemain baseball yang tengah berada dibabak terakhir. Udara sangat terasa panas, ditambah penonton yang terus-menerus bersorak untuk menyemangati tim dari kubu–sekolah–masing-masing, membuat suasana makin panas. Final Game dari pertandingan persahabatan baseball antar sekolah seantero Seoul yang hanya menyisakan tim dari Seoul High School dan Hanyoung High School. Dan kini, skor mereka imbang.

Pitcher melayangkan bolanya, seketika penonton tenggelam dalam ketegangan. Sebagian berharap sang Batter terkena Strike Out. Dan sebagian lagi berharap sang Batter akan mendapatkan Home Run. Tak terkecuali 2 orang siswi Hanyoung High School dengan name tag Kwon Yuri dan Im Yoona. Mereka terlihat serius dengan ini. Dengan–wajah–para pemainnya.

“Ya! Home run dari nomor 15! Dan… Final Game dimenangkan oleh tim Hanyoung!”
Lapangan Baseball itu seketika kembali bersorak-sorai atas Home Run yang dicetak oleh pemain bernomor belakang 15 dari tim Hanyoung. Yuri dan Yoona pun sama, mereka bersorak atas kemenangan yang diraih oleh sekolahnya untuk sekian kali ini. Namun Yoona menghentikan soraknya, ia memberikan sepucuk surat pada Yuri yang–otomatis–membuat Yuri bertanya-tanya. “Yuri-ya, tolong berikan ini pada namja bernomor 15 itu. Jebal”

“Yoona-ya, kau bisa memberikannya sendiri bukan?”

“Aku terlalu malu untuk itu”

Yuri menghela nafas berat. Lalu ia mengangguk pasrah. Ia tak tega dengan sahabatnya yang satu itu. Dan spontan, Yoona terseyum senang. “Gomawo Yuri-ya! Ingat ya, pemain nomor 15, yang tadi memukul home run. Jangan sampai salah ne?”

“Serahkan padaku”

Di tempat lain…

“Ya, Lee Donghae, jangan lupa kau laundry seragamku yang kau pakai tadi. Masih untung aku berhasil membujuk Seonsangnim untuk menjadikanku pemain cadangan, jadi kau bisa memakainya” omel seorang namja berambut hitam pada temannya yang sedang melepaskan seragam baseball nomor 15 miliknya.

“Arra”

Karna sudah mendapat jawaban yang diinginkannya, namja berambut hitam itu memakai jaket baseball yang juga bernomor 15 itu dan bersiap-siap untuk pergi. “Geuromnikka, na kkanda ne? (Yasudah, aku duluan ya?)” namja berambut hitam itu menepuk pundak temannya sebelum melangkah pergi dari ruang ganti. Melangkah dengan riangnya sembari mendengarkan lagu dari iPod yang tersambung earphone ditelinganya.

“Chogiyo” seorang yeoja menepuk pundak namja itu, membuat yang ditepuk(?) menghentikan langkah dan melepas satu earphone nya. Dan dengan wajah uniknya, namja itu mengeluarkan ekspresi bingungnya sambil berkata “Ye?”

“Ini untukmu” yeoja itu memberikan sepucuk surat yang dibawanya. Berbalik meninggalkan namja itu dengan sejuta keterkejutan dan kebingungan.

Beberapa hari kemudian…

Sama dengan sebelumnya, yeoja itu berniat memberikan surat lagi untuk namja bernomor punggung 15 itu. Sudah hampir 8 hari berturut-turut ia melakukannya. Hanya dengan kata “Ini untukmu” lalu dengan dinginnya pergi meninggalkan namja itu dengan sekelibat pertanyaan.

“Ini untukmu” yeoja itu memberikan surat lagi dan mulai melangkah pergi. Namun ia berbalik dan menambahkan, “Tulislah balasannya” kemudian melenggang pergi dari hadapan namja itu. Sementara namja yang mendapatkan surat itu hanya tersenyum tipis menatap punggung yeoja–yang memberikannya surat.

Keesokan harinya…

Yeoja dengan name tag Kwon Yuri itu baru keluar dari kelasnya, berniat ingin menuju halte terdekat untuk segera pulang mengingat jam sekolahnya telah berakhir dan hari sudah mulai gelap.

Begitu sampai di depan gerbang gerbang, seorang namja dengan jaket baseball nomor 15 menghadangnya dengan sepucuk surat. Yuri memincingkan matanya, dan seketika matanya berbinar. Dan benar saja, Yuri loncat-loncat kegirangan. “Kamsahamnida! Yoona pasti senang menerima ini!”

“Yoona? Aniya, itu untukmu”

Namja itu pergi dengan senyuman mengembang diwajah uniknya. Dan seketika, Yuri mematung ditempat. Diam tanpa suara. Sampai ia menaiki bis dengan trayek yang biasa ia tumpangi untuk pulang kerumah.

‘Jadilah Pacarku, Kwon Yuri

Love,
Kim Jongwoon’

Wajah Yuri memanas. Semburat kemerahan mulai terlihat di kedua pipinya. Dan dengan perlahan, Yuri mengambil pena dan kertas dari dalam tasnya dan menulis sesuatu disana dengan didasari oleh hatinya, bukan otaknya.

‘Gomawo atas tawarannya,
Aku mau.

Love,
Kwon Yuri’

END

Haduh kacau nih yang buat FF + Poster nya *nunjukdirisendiri._.v

Karna bingung mau ngomong apa lagi,
Langsung RCL (Read, Comment, Like) ya?! Wajib loh bagi Readers yang baca! ^^
Gomawo ^^

3 thoughts on “Love Story : Because My Friend

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s