FRIDAY the13th CHAPTER 4

seoo

Author : 리지아  Lee Jia

Main cast : Cho Kyuhyun and Seo Joo Hyun
Other cast : Shin Min Ah, Lee Seung Gi, Nam Woohyun, Kim Taeyeon and Kevin Woo

Genre : Romance, Sad

Length : Chaptered

Disclaimer : Every cast in here is belong to God. But the story is belong to me. Do not copy without ask my permission.

Author POV

Monday, 15th July 13

Seohyun sudah bangun pagi-pagi sekali. Sebenarnya ia sama sekali tidak bisa tidur dengan nyenyak semalam karena terus memikirkan nasib namja chingu-nya yang sampai saat ini tidak diketahui berada dimana. Seohyun bergegas untuk meninggalkan rumahnya menuju ke Namsan Tower, tempat ia akan bertemu dengan Lee Seung Gi dan Shin Min Ah. Seohyun dengan terburu-buru pergi meninggalkan rumahnya yang masih sepi itu. Seohyun pergi dengan diantar oleh supir pribadinya. Setibanya di Namsan Tower, Seo celingukan mencari 2 orang yang sangat ditunggunya itu, dan akhirnya Seohyun menemukan apa yang dicarinya.

 

“Oppa, eonnie! Akhirnya kita bertemu lagi. Aku sudah tidak sabar untuk mencari Kyuhyun oppa. Ppali kita pergi sekarang mencarinya. Tapi, kemana kita hrus mencarinya terlebih dahulu? Apa orang suruhan oppa sudah memberitahu lokasi keberadaan Kyuhyun?”

 

“Yak, Seo Jooh Hyun! Pertanyaanmu banyak sekali, tenangkan dulu dirimu dan jangan panik. Kita akan mencari Kyuhyun sampai ketemu.” Min Ah menjawab Seohyun.

 

“Nee, Seo. Orang suruhanku sudah memberi kabar bahwa Kyuhyun memang masih hidup. Jadi kita tidak usah khawatir, hanya saja…” Lee Seung Gi menggantungkan kalimatnya dan membuat Seohyun penasaran.

 

“Hanya saja apa oppa? Mwoya?”

 

“hum,, orang suruhanku bilang bahwa Kyuhyun dapat bertahan dari tabrakan yang telah direncanakan appa-mu dan Woohyun, lalu ia disekap disebuah rumah kosong. Namun, tak lama kemudian Kyuhyun berhasil melarikan diri. Orang suruhanku juga berkata bahwa ada kemungkinan seseorang membantu Kyuhyun melarikan diri karena kaki dan tangan Kyuhyun diikat dan ia dalam keadaan lemah sehingga tidak mungkin ia bisa melepaskan diri semudah itu.” Seung Gi memberikan penjelasan sesuai dengan informasi yang ia terima.

 

“Sepertinya memang ada yang membantunya..” gumam Min Ah. “Nuguya…”

 

“Sudahlah, lebih baik sekarang kita cari Kyuhyun ditempat terakhir ia terlihat. Informan-ku mendapat kabar bahwa ada beberapa orang yang melihat seorang pria dengan kepala yang berlumuran darah berjalan dengan kaki telanjang untuk mencari sebuah alamat di sisi kota. Mungkin saja itu Kyuhyun, bukan? Kajja, kita pergi sekarang!” Seung Gi mengajak Min Ah dan Seohyun untuk pergi.

 

“Ne, kajja!”

 

Sidetown, Seoul

Seung Gi, Min Ah dan Seo berpencar sambil membawa foto Kyuhyun untuk bertanya kepada beberapa penduduk yang tinggal didaerah itu. Berharap bahwa mungkin diantara mereka ada yang mengenali Kyuhyun. Saat Seohyun berjalan berkeliling sambil bertanya kepada beberapa orang yang ditemuinya, ia ingat bahwa sepertinya ia pergi ke tempat ini sebelumnya. Tapi kapan? Seohyun mencoba menggali ingatannya tentang tempat ini, rasanya ia memang pernah berjalan melewati tempat ini.

 

“Yakk! Pakai matamu kalau berjalan, belanjaanku jadi jatuh semua, tahu!” bentak seorang yeoja pad seorang ahjusshi yang menabraknya. Dan suaranya sangat dikenal Seohyun. Kim Taeyeon.

 

“ahh! Gotcha! Aku pernah ke tempat ini untuk mengambil buku catatanku dari rumah Taeyeon saat tugas kelompok di kampusku! Pantas saja aku merasa pernah melihat tempat ini.” gumam Seohyun. Kemudian dengan berlari kecil ia menghampiri Taeyeon yang sibuk membereskan barang bawaannya yang tercecer. Seohyun membantu mengambilkan sebuah kotak, kotak yang berisikan obat steril. Ia menyerahkannya pada Taeyeon.

 

“Ah, goma…” suara Taeyeon terhenti saat ia melihat siapa yeoja yang membantunya itu.

“Ah, neo! Sedang apa kau di tempat seperti ini? seorang putri sepertimu tidak seharusnya berada disini dan.. sendirian!” Taeyeon bertanya pada Seohyun dengan suara yang tinggi.

 

“annyeong, Taeyeon-ah. Aku berada disini untuk mencari Kyuhyun oppa. Ia menghilang dan aku mendapat informasi kalau dia sempat terlihat di daerah ini. Apa kau pernah melihatnya? Aku harus menemukannya dan memberitahunya sesuatu yang sangat penting, selain itu sepertinya ia dalam keadaan terluka yang cukup parah…” Seohyun berusaha menjelaskna pada Taeyeon tapi ia sendiri bingung karena tidak mungkin ia menceritakan seluruhnya pada Taeyeon. Seohyun tahu kalau Taeyeon tidak suka pada dirinya.

Taeyeon POV

“annyeong, Taeyeon-ah. Aku berada disini untuk mencari Kyuhyun oppa. Ia menghilang dan aku mendapat informasi kalau dia sempat terlihat di daerah ini. Apa kau pernah melihatnya? Aku harus menemukannya dan memberitahunya sesuatu yang sangat penting, selain itu sepertinya ia dalam keadaan terluka yang cukup parah…”

 

Apa aku harus memberitahunya kalau sekarang Kyuhyun oppa ada dirumahku? Tapi aku tidak yakin dan… aku tidak rela mempertemukan mereka! Ish, aku memang menyukai Kyuhyun.. dan keadaannya sekarang sungguh tidak baik. Eomma sudah berpesan padaku untuk tidak memberitahu siapapun kalau Kyuhyun ada di rumahku.. tapi.. ahhh eottokhae?

 

“A… aku tidak pernah melihatnya! Cari saja di tempat lain.. kau pikir Kyuhyun akan berada di tempat kumuh seperti ini? Mungkin temanmu itu salah lihat orang!” Dannn akhirnya kuputuskan untuk tidak memberitahu Seohyun. Sebagian hatiku merasa senang dan disisi lain aku merasa sangat buruk karena telah menipunya.. ahhh,, mollaseo!

 

“Ohh,, nee.. gwenchana.. aku akan mencarinya di tempat lain, hanya saja.. jika kau bertemu dengannya tolong katakan padanya untuk segera menghubungiku karena ini sangatlah penting. Dan, apa eomma-mu terluka, Taeng-ah? Kulihat barang bawaanmu isinya banyak sekali obat-obatan.”

 

“AHHH,,, molla… hahaha, obat-obatan ini untukku. Kemarin aku terjatuh di kamar mandi dan kakiku lecet. Sudah ya aku harus segera pulang, nae eomma sudah menungguku. Annyeong.” Aku berbalik dan segera pergi menjauhi Seohyun. Jangan sampai ia mengikutiku!

 

Seohyun POV

“AHHH,,, molla… hahaha, obat-obatan ini untukku. Kemarin aku terjatuh di kamar mandi dan kakiku lecet. Sudah ya aku harus segera pulang, nae eomma sudah menungguku. Annyeong.” Taeng menjawab pertanyaanku dengan gugup, aneh sekali pikirku. Tapi ya sudahlah mungkin kakinya memang terluka dan… EH?! Omo, she’s lying! Kulihat kakinya tidak terluka sama sekali! Taeng berjalan sangat cepat menjauhiku tapi tadi sebelum ia membalikkan badannya aku sempat melihat kakinya yang hanya menggunakan celana pendek tidak terluka sama sekali. Apa tadi aku salah dengar? Jadi, untuk siapa obat-obatan itu? Ahh.. tidak ada hubungannya denganku. Mungkin ia terluka dibagian tubuhnya yang lain. Aku harus kembali mencari Kyuhyun.

 

Sudah beberapa jam kami mencari Kyuhyun disini, tapi kenapa hasilnya nihil? Tidak ada seorang pun yang melihat Kyuhyun. Hatiku mulai cemas dan tanpa sadar air mataku kembali mengalir.. oppaaa,, eoddiseoyooo….

 

Kyuhyun POV

Kulihat Taeyeon kembali dari minimartnya dengan tergesa-gesa.

 

“waeyo, Taeyeon-sii? Kenapa kau terengah-engah begitu?” tanyaku padanya.

 

“ahh, anii.. gwenchana.. aku tadi habis dikejar-kejar anjing. Kau tahu? Aku sangat benci anjing dari kecil karena aku pernah digigit anjing. Sudahlah, ayo sini aku ganti perban dikepalamu itu, oppa!”

 

Taeyeon dan eommanya sungguh baik terhadapku, pikiranku kembali melayang kepada orang-orang yang menculikku dan menabrakku. Apa aku punya salah pada seseorang? Padahal hidupku saja sudah tidak akan lama lagi, kenapa ada orang yang ingin membunuhku dan apa hubungannya dengan Seohyun. My pure angel, aku sangat ingin melihat wajahnya yang tersenyum itu. Aku merindukannya, sangat merindukannya.

 

“yak, selesai oppa!” ucapan Taeyeon membuyarkan lamunanku seketika.

 

“Gomawoyo, Taeyeon-ah. Dimana Ny. Kim? Aku tidak melihatnya sejak ia bilang akan pergi ke pasar untuk membeli bahan masakan. Apa pasar memang sejauh itu? Sudah 2 jam berlalu dan ia belum kembali.” Gumamku pada Taeyeon.

 

“Mwoya? Eomma belum kembali dari pasar? Aneh, padahal pasar itu dekat kok! Harusnya untuk belanja saja 20 menit cukup dan biasanya eomma tidak suka berlama-lama di pasar. Kurasa, aku harus mencari dan menyusulnya.” Kulihat raut muka Taeyeon yang berubah menjadi sedikit cemas, aku jadi merasa bersalah karena mengatakan hal itu, tapi memang pada kenyataannya Ny.Kim belum kembali.

 

“Kajja, aku akan menemanimu mencari, Taeyeon-ah.”

 

Author POV

Tepat sebelum Taeyeon dan Kyuhyun membuka pintu rumah untuk pergi mencari Ny. Kim, pintu terbuka dengan perlahan dan mereka melihat Ny. Kim masuk.

 

“Yah, eomma.. darimana saja? Kenapa lama seka..” Taeyeon menghentikan ucapannya saat dilihatnya beberapa pria berjas hitam berdiri dibelakang ibunya.

 

“Eomma, nuguuu… siapa mereka? Apa yang mereka lakukan disini?” Taeyeon sangat mencemaskan eommanya. Begitupun Kyuhyun.

 

“Siapa kalian? Apa yang kalian lakukan disini?” Kyuhyun menarik tangan Taeyeon sehingga Taeyeon berada dibalik tubuhnya. “Hey, apa kalian tuli? Aku tanya siapa kalian dan apa yang kalian lakukan disini?!” suara Kyuhyun meninggi.

Tiba-tiba terdengar suara tepukan tangan “prok..prok..prokk” Kyuhyun mengernyitkan dahi dan mencari sumber suara tersebut. Gorden yang disinari matahari siang di balik pintu kaca rumah Taeyeon memperlihatkan sesosok siluet namja yang sedang berjalan menghampiri pintu masuk rumah itu.

 

“Kau hebat sekali, Cho Kyuhyun. Aku salut padamu.” Kyuhyun mendengar namanya disebut oleh namja itu.  Namja yang pernah dilihatnya beberapa kali waktu ia berada di rumah Seohyun untuk makan malam ataupun saat Kyuhyun menjemput Seohyun.

 

“Nam Woohyun…” ucapan itu keluar dari mulut Kyuhyun tanpa ia sadari.

 

“Annyeong, Kyuhyun hyung. Ahh.. senang sekali kau masih ingat padaku. Aku punya beberapa pertanyaan untukmu. Langsung saja, yang pertama.. kenapa kau masih hidup? Sungguh aneh bagiku karena seharusnya kau sudah mati tertabrak. Oh! Aku lupa kau masih bisa bertahan waktu itu.. tapi rasanya aku sudah menyuruh orang untuk segera menghabisimu.” Woohyun berkata dengan tenangnya sambil berjalan ke arah kursi yang ada di ruang tamu rumah Taeyeon. Kyuhyun, Taeyeon dan Ny. Kim sangat terkejut. Kyuhyun merasa sekelilingnya seakan berputar saat ia mendengar apa yang Woohyun ucapkan.

 

“Mworago? Woohyun-ah, apa yang kau bicarakan. Kau..” belum selesai Kyuhyun bertanya, Woohyun sudah menyela ucapannya.

 

“Ya, akulah yang menyuruh orang-orang itu untuk menabrak dan menghabisimu saat tahu kalau kau selamat dari tabrakan itu. Waeyo? Apa kau terkejut, hyung?” Woohyun duduk dan menatap mata Kyuhyun yang kosong karena shock, kemudian sudut bibirnya terangkat dan ia tersenyum. Merasa puas dengan efek ucapannya pada Kyuhyun.

 

“Neo! Neo namdongsaeng-nya Seohyun kan? Kenapa kau mau membunuh orang yang dicintai noona-mu huh? Neo michiseo? Apa kau sudah gila? Apa kau pikir Seohyun akan memaafkanmu kalau ia tahu semua ini?” Taeyeon berteriak pada Woohyun.  Woohyun hanya tersenyum melihat Taeyeon kemudian ia melirik pada anak buahnya yang dari tadi berdiri dibelakang Ny.Kim. Woohyun menaikkan sedikit dagunya seakan berkata “lihatlah posisimu dan eommamu itu”. Taeyeon hampir menangis saat melihat eommanya dipegang oleh anak buah Woohyun.

 

“Yakkk! Nam Woohyun, lepaskan eommaku!!!” Taeyeon menghampiri Woohyun namun tangannya dengan cepat ditarik oleh Kyuhyun. Kyuhyun menyadari bahwa jika benar namja yang ada di depannya ini adalah orang yang ingin membunuhnya, makan Taeyeon dan Ny.Kim berada dalam bahaya besar jika terlibat dan membuat namja ini marah.

 

“Diamlah, Taeng. Semuanya akan baik-baik saja” Kyuhyun berbohong pada Taeyeon. Ia tahu segala sesuatunya tidak akan berjalan baik-baik saja.

 

Woohyun POV

Kulihat mobil pribadi Joo meninggalkan rumahku pagi-pagi sekali. Hah, aku sudah tahu ada yang aneh sejak ia pulang semalam. Joo, Joo… aku mengenal dirimu sebaik aku mengenal diriku sendiri. Dan untuk hari ini, aku sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Kudengar langkah kaki beberapa orang mendekati kamarku kemudian suara ketukan pintu itu terdengar.

 

“Ok. Kita pergi sekarang. Jangan sampai kehilangan jejaknya.” Kataku pada orang-orang di depan kamarku itu.

 

Tidak sia-sia aku mengikuti Joo.. jadi mereka yang bersama Joo kemarin. Lee Seung Gi hyung dan seorang yeoja cantik bermata besar, siapa dia? Bukankah seharusnya Seung Gi hyung menikah dengan Yuri, sepupuku?  Ah, apa peduliku. Yang penting sekarang aku tahu di mana kira-kira Kyuhyun, si namja brengsek itu bersembunyi. Hal yang sangat mudah bagiku untuk menemukan Kyuhyun hyung di daerah kumuh seperti ini. satu hal yang harus kuurus nanti adalah.. Seung Gi hyung dan yeoja dismpingnya, yang entah kenapa mengetahui kalau Kyuhyun berada dalam bahaya. Mereka akan kuurus setelah aku membereskan Kyuhyun hyung. Dan akhirnya aku menemukannya dirumah ini dari Ny. Kim. Dia sungguh bodoh, begitu kukatakan bahwa aku adalah saudara Kyuhyun yang mencarinya (mungkin ia percaya bahwa aku adalah dongsaeng Kyuhyun saat kukatakan bahwa aku tahu bahwa Kyuhyun dalam bahaya karena akan dibunuh seseorang) ia langsung berkata bahwa Kyuhyun ada di rumahnya. Pabbo! Dan sekarang kulihat namja sialan ini sekarang dihadapanku.

 

“Bawa dia!” kataku pada anak buahku untuk membawa Kyuhyun dari rumah ini.

 

“Yak,, kau tidak bisa membawanya begitu saja dari rumahku! Ini rumahku! Jangan seenaknya kau, Nam Woohyun.” Taeyeon kembali berteriak pada Woohyun.

 

“Sebaiknya kau diam saja atau kau tidak akan memiliki rumah sama sekali, yeoja cerewet.” Woohyun berjalan dengan santainya menuju ke pintu keluar rumah itu. “Bawa dia cepat!”

 

Di tempat lain, Seohyun menceritakan pertemuannya dengan Taeyeon pada Min Ah dan Seung Gi. Seohyun juga menceritakan tentang kebohongan Taeyeon soal luka di kakinya. “aneh, kenapa temanmu itu mesti berbohong padamu. Apa ia memang sebegitu tidak sukanya padamu, Seo? Tanya Min Ah.

 

“Setahuku ia memang tidak menyukaiku karena kudengar ia menyukai Kyuhyun, eonnie.” Seohyun menjawab.

 

“Mwo? Dia menyukai Kyuhyun katamu? Hei,, mungkinkah ia berbohong padamu kalau sebenarnya ia melihat Kyuhyun dan tahu dimana ia berada tapi ia tidak mau memberitahumu? Dan.. mungkinkah obat-obatan itu untuk merawat luka-luka Kyuhyun? Aku tahu rasanya terlalu kebetulan, hanya saja saat ini kita kehilangan petunjuk sama sekali. Apa salahnya kita coba untuk kembali pada Tae.. temanmu itu. Kalau perlu kita datangi saja langsung rumahnya untuk sekadar mengecek saja.” Seung Gi mengajak Seohyun dan Min Ah untuk kembali ke rumah Taeyeon yang jaraknya tidk begitu jauh dari tempat mereka bicara. Min Ah pun menyetujui usulan Seung Gi.

 

“Ya, tidak ada salahnya kita mencoba kan, Seo.” Ucap Min Ah diiringi anggukkan Seo. Merekapun berjalan untuk mencari rumah Taeyeon. “aku lupa dimana rumahnya, tapi kurasa kita bisa bertanya pada orang sekitar. Mereka pasti tahu rumah Ny. Kim, eomma-nya Taeng. Kajja.” gumam  Seohyun.

 

Anak buah Woohyun membawa Kyuhyun dengan paksa, yang walaupun Kyuhyun meronta, ia tetap tidak bisa melepaskan diri karena anak buah Woohyun sungguh banyak. “Gwenchana, Taeyeon-an. Aku akan baik-baik saja dan tolong jangan katakan apapun pada Seohyun kalau Woohyun ingin membunuhku!” bisik Kyuhyun sesaat sebelum ia diseret oleh anak buah Woohyun. Ny.Kim hanya dapat menangis melihat Kyuhyun dibawa pergi, ia menyadari kesalahannya yang gegabah itu. Segera setelah ia melihat Kyuhyun dibaw pergi dan semua anak buah Woohyun telah pergi meninggalkan rumahnya, Ny. Kim mengangkat telepon genggamnya dan menhubungi seseorang.

 

“Yeoboseyo.. Kevin Woo?”

 

TBC

3 thoughts on “FRIDAY the13th CHAPTER 4

  1. Udah lama gak baca ff ini,,,
    Kok postny lama sih???
    Kenapa masalahnya tambah rumit sih??
    Tapi gpp deh..
    DAEBAKK~

  2. omg kyuhyun mau dibunuh, jabgan sampe deh.. lagian kenapa taeyeon harus bohong sama seohyun kali kyuhyun ada dirumahnya

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s