Tears

Artposter_Tears

T.e.a.r.s

Present: Julistyjunghaae

Cast: Yoona, Donghae and other

Genre: Sad Romance | Length: Drabble | Rate: G

oOo

Aku akan tetap mencintaimu, bahkan sampai seribu tahun lagi

Suatu hari dalam hidupnya, ia merasakan satu hal yang terasa berbeda. Cinta. Satu kata yang terdiri dari empat huruf, hanya sebuah huruf sederhana. Tak ada hal yang merumitkan, hanya sebuah cinta sederhana.

Seorang wanita yang mencintai seorang pria. Dan sebaliknya. Saling mencintai. Dengan jalan hidup yang tak pernah terasa rumit. Dengan satu senyuman yang tak pernah memiliki arti yang berbeda.

Hanya terdengar ucapan sayang setiap malam dan kecupan hangat setiap pagi membuat harinya terasa berbeda. Walau setiap malam ada tangis jatuh dalam tidurnya, walau ada ringisan dalam hatinya.

“Yoona-a, kenapa terdiam, kau lelah?” wanita itu hanya menggeleng.

“Kau sakit?” kedua kalinya wanita itu menggeleng.

“Baiklah, kalau begitu aku pergi, buatkan makan malam yang spesial” satu kecupan diberikan pria itu pada wanita bernama Yoona. Dapat Yoona lihat suaminya menarik seorang wanita dengan mesra dihadapannya.

Satu tangis mulai keluar dari pelupuk matanya. Walau ada kata bahagia dalam rumah tangganya namun menjadi orang kedua bukanlah hal yang membahagiakan. Ketika kita terlupakan dan tak dianggap, itulah Yoona.

Ia menghapus sisa tangisnya. Ia mencoba tersenyum dengan lebar namun kaku. Ia lalu mengiris satu persatu sayur tanpa melihat. Melamun. Ia hanya memikirkan apa yang dilakukan suaminya itu di mall—tentu saja berbelanja untuk anak mereka, kau bodoh Yoona.

“ahhh”

Yoona meringis kesakitan. Ia terdiam menatap luka terlapisi darah dijemari kecilnya. Luka seperti ini tak pernah sebanding dengan luka yang Yoona rasakan selama 2 tahun bersama dengan Donghae. Takkan pernah sebanding.

Ia menutup matanya lalu membilas jemarinya, dan mengelap jari Yoona agar darahnya berhenti mengalir. Ia kini melakukan aktivitas kembali. Memasak untuk suami dan juga satu orang wanita spesial selain dirinya atau mungkin 2 orang.

Ia mulai berhenti dari aktivitasnya. Setengah jam sudah berlalu. Dan semuanya sudah siap. Ia hanya menyisipkan sebuah note untuk Donghae lalu pergi kekamarnya. Ia berjalan menuju balkon dan memastikan apakah suaminya sudah pulang.

Ternyata belum.

Ia menutup matanya, merasakan hembusan angin yang membelai rambut hitamnya. Yoona terdiam cukup lama, hanya untuk melamunkan satu hal yang sangat mustahil untuk terwujud. Tapi tak ada salahnya untuk berharap satu kali saja.

Yoona mulai berjongkok. Ia lelah. Ia berjongkok hingga akhrinya ia berbaring pada lantai kayu yang terasa dingin untuknya. Menutup matanya dan mengingat sebuah kenangan yang terus saja tergambar dipikirannya.

Semuanya terulang seperti film documenter. Ia hanya dapat tersenyum ketika semuanya terulang didalam pikirannya. Tak ada tangis atau satu tawa saat ada kejadian lucu dalam ingatannya. Hanya ada satu senyuman tipis yang tidak menggambarkan sebuah kebahagiaan.

 Ia hanya dapat menatap foto seorang pria yang tengah mengecup pipnya secara perlahan. Yoona terduduk dilantai yang dingin. Melihat begitu banyak kenangan yang terlukis bersama dengan pria bernama Donghae itu.

Yoona mengingat kembali saat dimana Donghae mengenalkan satu gadis yang akan hidup bersama dengan mereka berdua. Yoona hanya tersenyum, tak dapat marah, tak dapat menangis dan menerima jabat tangan gadis itu.

Yoona hanya tersenyum dengan satu arti—miris. Ia menggigit bawah bibirnya lalu berbaring kembali. Menatap atap tembok yang putih—seolah itu adalah layar projector yang memperlihatkan Donghae dan dia.

Wanita itu.

Wanita yang membuat Yoona hanyalah pajangan dirumah. Atau mungkin selayaknya pembantu tanpa dibayar. Tapi Yoona masih dapat tersenyum. Ia akan selalu tersenyum, ia tak peduli dengan suaminya yang takkan pernah menganggapnya lagi sebagai istri.

Ia tak perduli lagi jika misalnya cinta Donghae untuknya sudah memudar secara perlahan karena istri keduanya itu, dia tak peduli. Dia akan tetap mencintai Donghae tanpa suaminya minta, ia akan selalu tersenyum tanpa kata bahagia.

Tetap tersenyum.

Ia tak akan pernah pergi dari hidup Donghae, walau suaminya sudah mengusirnya secara perlahan dan dengan cara halus. Ia akan terus berdiam walau setiap hari Donghae menyayat hatinya. Yoona akan terus bersama Donghae dalam keadaan apapun.

Yoona akan terus berdoa agar Donghae tetap bisa bersamanya. Ia tak pernah mem-permasalahkan dirinya yang hanya dianggap orang kedua setelah dia. Yoona tak perduli. Yang penting masih ada Yoona dihati Donghae.

Yoona akan terus bernyanyi ditengah kesunyian malam khusus untuk suaminya. Yoona tak pernah menyesal Donghae tak mendengar suaranya bernyanyi. Yang terpenting Donghae akan tersenyum ketika hatinya berkata masih ada seseorang yang akan bernyanyi untuknya selain dia—gadis yang bersama Donghae.

Yoona akan menerima dengan lapang dada anak mereka dan mengurusnya seperti anak kandungnya sendiri. Yoona rela menjadi pembantu dirumah Donghae selamanya—sampai ia mati, ia rela.

Ia rela melakukan apapun untung suaminya—Donghae.

Yoona menutup matanya. Ia dapat mendengar tawa suaminya yang baru turun dari mobil. Begitu keras. Yoona hanya tersenyum lalu mencoba untuk jatuh dalam mimpinya bersama Donghae yang seperti dulu—tanpa wanita itu.

I always love you, even if someday you are gone, I will wait…
I will remember until you, Look at me
and being together again…

END

Note: Ah….jangan bunuh aku#nutup selimut….gak tau kenapa aku berani post FF jelek, dan absurd dengan penuh kekurangan dan lebay ini….tapi karena sudah terlanjur baca (Untuk pada readers) dimohon untuk komen yah…seenggaknya Silent readers berkurang untuk FF saya…^^

30 thoughts on “Tears

  1. Ping-balik: Tears | Sweety candy

  2. ahhh, sequel donk. gk trima yoongie di duain… pgen ada tmbhan cast changmin boleh tuh, biar donge cemburu….

  3. ah,miris bgt sdih yoona d duain ko donghae jhat bGt sih yoona kyk ga d anggep kyk d jdiin pembantu..!? squel thor bkin yoonhae b’satu…!? thor ko the hallucinations ga da kLnjutn’y Lg..!? pnzaran thor part sLnjut’y d publis donk thor…!? thank

  4. miris bgt hidupnya Yoona, kl aku mgkn dah minta cerai tuh ngapain hidup menderita pny suami tp ga peduli di bikin kyk pembantu di rmh sendiri, sbnrnya Donghae msh cinta ma Yoona ga sih, Yoona terlalu baik jd isteri nyesekk bgt bcnya😦

    Bikin sequelnya dg thor, mau YH bersatu lg kl perlu di bikin cast cowok yg lain kek, tp endingnya tetep YH, kamsa thor🙂

  5. aa…chungu,bleh mnta sequel??aq pnas bacanya,marah,kesal,
    ad typo sdkit d awal..cinta trdiri dr 5 hruf bukan empat hehe
    istri kdua donghae hamil?
    hae mengecewakanku!
    klu ad sequel d tnggu ne🙂

  6. dari kemaren pengen baca tapi sinyal nggak mendukung!-_-
    omo,kasian yoongie!! hae keterlaluan nih,siapa sih tu cewek? tapi mending nggak usah disebut,malah bikin nyesek!! T.T
    pengen sequel sih,kasian yoona!

  7. miris banget sih.
    ga terima yoona idupnya kyak gitu.
    harus ada sequel ya thor! jebaaaaall!😦

    keep writing! fighting!

  8. Huaaaaaa T^T
    tragis banget.
    Donghae oppa jahat ma Yoona eonnie.

    Daebak ffnya walau menyakitkan.
    Buat sequel dong thor. Yoonhae harus bersatu.
    Fighting

  9. Huaaaaaa T^T
    tragis banget.
    Donghae oppa jahat ma Yoona eonnie.

    Daebak ffnya walau menyakitkan.
    Buat sequel dong thor. Yoonhae harus bersatu.
    Fighting..

  10. author mah jahat, ksian yoona unnie x huhu T^T . . .
    author hrus tnggung jwab , dah buat aku nangis, author hrus bkin sequel x yg ending’x yoonhae bersatu lagi yaya

  11. Whattt?? Donghae knp poligami?? Apa alasannya?? Kasian yoona,, itu cewek yg jadi istri kedua donghae siapa sih?? Gak ada kah sequel nya thor?? ><

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s