FLAT 1

Author: mimikri

Cast: Cho Kyuhyun, Seo Joo Hyun

Other Cast: Tentukan sendiri…. J

Genre: Romance, etc…

Lenght: chapter

Disclaimer: Ide cerita milik author, cast milik Tuhan mereka. Author Cuma minjem.

Author jadi-jadian (?) balik lagi…..!😀 kali ini author coba buat chapter,mungkin belum dikatakn layak baca, typo bertebaran, bahasa hancur, alur gak jelas…. kekekekekek~

Cerita ini terinspirasi salah satu MV milik Super Junior, selebihnya persan otak author. Heheheh

ff ini pernah dipost di wp author http://katiemimikri.wordpress.com

Okey dah,,, langsung aja…

Happy Reading…..

Ting!

Suara pintu lift terbuka di koridor  sebuah flat. Kemudian seorang gadis  pun masuk kedalamnya. Baru saja tangannya  menyentuh tombol penutup pintu lift, seorang namja berusaha masuk dengan sedikit susah payah karena pintu lift tersebut hampir tertutup sempurna. Keduanya sudah berada di lift yang sama. Tangan sang gadis  hendak menekan tombol 11 yang juga diikuti tangan sang namja yang sama-sama hendak menekan  tombol. Tanpa sengaja tangan mereka pun bersentuhan. Canggung. Keduanya tampak canggung. Akhirnya sang namja lebih memilih untuk mengalah.  Toh, tujuan dia juga sama yaitu lantai 11. Dapat dirasakan atsmosfer keduanya selama di dalam lift hanyalah kecanggungan yang menyelimuti. Sesekali sang gadis berusaha mencuri pandang pada namja disampingnya. Tampan. Satu kata dari yeoja itu ditujukan untuk namja disampingnya.

Ting!

Pintu lift pun terbuka. keduanya tampak saling berdesakkan saat keluar dari lift. Menambah lagi kesan berbeda untuk keduanya di awal pertemuan mereka. Mereka hanya saling beradu senyum yang sedikit kikuk. Sang yeoja lebih memilih berjalan duluan, dia tidak ingin  berlama-lama dengan suasana yang menurutnya sedikit canggung itu. Dia, yeoja itu adalah Seo Joo Hyun. Gadis yang menjadi salah satu mahasiswi di Seoul University  tingkat 4 itu mempercepat langkahnya. Namja tadi ternyata masih berjalan dibelakangnya. Sesekali Joo Hyun sedikit menolehkan kepalanya ke belakang. Keningnya sedikit berkerut, apakah namja ini mengikutinya, begitu batinnya. Dengan cepat ia gelengkan kepalanya. Mungkin saja namja itu memang menyewa flat yang searah dengan flatnya.

Sang namja, cho kyuhyun, mahasiswa di Kyunghee university tingkat 6 itu pun juga berjalan di belakang joo hyun. Sambil mencari nomor flat yang akan disewanya. Pandangannya terus tertuju pada deretan pintu-pintu flat disampingnya.

Akhirnya Joo Hyun sampai didepan flat yang bertuliskan 282. Ia letakkan semua koper yang ia bawa sedari tadi. Ia segera keluarkan kunci dari dalam saku hoodienya. Baru saja ia akan memasukan kunci itu, ternyata namja tadi yang berjalan dibelakangnya juga melakukan hal sama.  Joo hyun dongakkan kepalanya. Benar, ternyata benar, tangan namja yang bersamanya saat di lift tadi, Cho Kyu Hyun. Untuk beberapa detik keduanya salin memandang.

“ nona, ini flat saya” ujar kyuhyun dengan senyum yang sedikit canggung seraya menunjuk-nunjuk  dirinya.

“itu,,, itu juga flat saya…” Joo Hyun menunjuk-nunjukkan telunjuknya sambil tersenyum kikuk ke pintu flat yang ada didepannya. Ia berusaha menegaskan kalau flat itu juga ia sewa.

Kyuhyun berusaha lagi ingin membuka pintu flat itu.ia juga tidak mau mengalah. Namun tangan Joo Hyun menahannya. Joo Hyun berusaha menghalanginya.

“ chakaman…” seru Joo Hyun

“ sepertinya ini ada yang salah tuan,,,” lanjutnya

“ anda mungkin yang salah nona,,,,” sangkal Kyuhyun.

“tidak,,, aku memang menyewa flat ini tuan,,,,” Joo hyun tidak mau kalah.

“baiklah Tuan, begini saja, kita sama-sam menghubungi pemilik flat ini, bagiamana?” tawarnya.

“baiklah…” jawab Kyuhyun

Keduanya pun tampak saling menelepon seseorang. Setelah beberapa  saat, kyuhyun menutup ponselnya. Wajahnya agak sedikit kesal. Begitu juga Joo Hyun,  ia tampak kecewa dengan balasan orang  yang ditelponnya.

Tanpa menunggu lama lagi. Kyuhyun bergerak cepat untuk berusaha membuka pintu flat itu dan disusul Joo Hyun yang juga berusaha menghalangi Kyuhyun. Setelah saling dorong-mendorong di depan akhirnya pintu pun terbuka. Kali ini Joo Hyun yang lebih dulu masuk karena bergerak lebih cepat daripada Kyuhyun. Namun Kyuhyun tidak mau menyerah, ia berusaha menahan koper yang ditarik Joo Hyun. Ia berusaha menghalangi Jo Hyun untuk masuk. Dengan tanganyya yang masih memegang pintu ia gunakan kakinya untuk menahan koper Joo Hyun .  sedangkan Joo Hyun juga lebih keras lagi berusaha menghadapinya. Ia tarik sekuat tenaga koper itu. Sampai pada akhirnya mereka berdua menghentikan aksi mereka. Mereka berdua  akhirnya masuk ke dalam flat.

“yak! apa yang kau lakukan?” teriak Joo hyun.

“nona, bukankah ini juga flat saya?”  Kyuhyun bertanya balik.

“tapi ini juga flat saya, lalu mengapa kau berusaha menghalangiku untuk masuk?” Kekeh Joo Hyun.

“nona, bukankah nona juga melakukan hal sama padaku?” balas Kyuhyun tidak mau kalah.

Joo hyun memilih diam. Ia edarkan pandangannya untuk mengamati  seluruh ruangan flat tersbut.

“ tuan, sebaiknya tuan cari flat yang lain saja,,, tidak mungkin kan kita berbagi flat ini…” saran Joo Hyun.

“ huh…!mana bisa begitu, aku sudah menbayar uang sewa flat ini, jadi tidak mungkin aku pergi dari sini,,, sebaiknya kau saja  yang pergi….” kilah kyuhyun.

Setelah beberapa saat berpikir akhirnya Kyuhyun menawarkan idenya.

“ aku juga tidak mungkin pindah, aku juga sudah membayar uang sewa flat ini,, bagaimana kalau kita berbagi flat,,,? Tawarnya.

“berbagi flat? Maksudmu?” Joo hyun belum jelas ide yang ditawarkan  KyuHyun.

“ iya, berbagi flat,, flat ini kan ada dua kamar jadi kita bisa gunakan itu” jelas Kyuhyun, ia tunjuk dua kamar yang ada di ruangan itu..

“ mwo? Bagaimana mungkin aku satu flat dengan seorang namja….? aniyo,,, aku tidak mau,,,” tolak Joo Hyun keras seraya memicingkan matanya, ia curiga. Ia tidak bisa membayangkan hari-harinya ke depan jika harus berbagi flat dengan orang asing dan itu adalah seorang namja.

“hey nona, apa maksud tatapanmu itu eoh? Kalau kau khawatir aku akan berbuat buruk padamu kau salah besar, aku masih punya otak waras untuk melakukannya”  bantah  kyuhyun

“ lagipula, tidak ada yang menarik dengan tubuh seperti itu, D-A-T-A-R” sambil menekankan kata ‘Datar’ ia amati tubuh Joo Hyun dari atas-ke bawah.

“yak! Apa maksud ucapanmu itu eoh?”  Joo Hyun menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Ia seperti tengah melindungi dadanya itu dari namja didepannya itu.

“awas kalau kau macam-macam!” ancamnya sambil  melayangkan tatapan tajam pada Kyuhyun.

“Tsk!bukankah sudah ku bilang aku tidak tertarik dengan yeoja datar sepertimu,, jadi bagaimana keputusanmu?kau setuju dengan ideku?” tanya kyuhyun.

“ emmmmm…. baiklah, tapi apa ucapanmu itu bisa ku percaya?” Joo Hyun setengah yakin dengan Kyuhyun.

“tentu saja, apakah tampangku seperti seorang penipu nona?” Kyuhyun sedikit mendekatkan wajahnya ke depan muka Joo Hyun.

“ ne,,, ne,,, aku percaya,,,,” ia sedikit menjauhkan wajahnya dengan mencondongkan sedikit ke belakang #apalah itu bahasanya -_- .Joo Hyun berusaha menutupi kegugupannya karena jarak wajahnya dengan Kyuhyun yang begitu dekat saat ini.

“baguslah, kau memang harus percaya dengan orang tampan sepertiku ini,,,”  kali ini Kyuhyun sudah menjauhkan wajahnya dari wajah Joo Hyun. Joo hyun hanya berdecak, ‘ percaya diri sekali namja ini’ batinnya

“ ah ya,,, kita sebelumnya belum  kenalan kan?” ujarnya saat Joo Hyun sampai di depan pintu karena ia akan keluar. Lantas Joo Hyun menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya untuk menghadap ke kyuhyun.

“Seo Joo Hyun imnida,,, “ ucapnya sambil melayangkan senyum yang sedikit dipaksakan.

“ Cho Kyuhyun imnida…” balasnya sedikit acuh.

Blam!

Suara pintu di tutup dari luar oleh Joo Hyun. Ia acuhkan salam perkenalan dari Kyuhyun. Bahkan untuk mengungat namanya saj Joo Hyun malas.

Setelah perjanjian yang mereka buat tadi, kini mereka berdua tampak sibuk memasukkan barang-barang mereka ke dalam flat. Sesuai perjanjian, ada batasan dalam ruangan itu. Kebetulan kamar tidur flat tersebut ada dua, jadi mereka bisa tidak perlu mengkhawatirkan masalah kamar. Untuk toilet yang memang hanya satu, mau tidak mau mereka harus berbagi. Untuk dapur dan ruang TV pun juga sama seperti toilet, mereka harus mau berbagi.

Inilah pertemuan awal mereka. Akan jadi kisah yang panjang untuk mereka berdua. Tidak tahu kejutan apa lagi yang akan terjadi di antara mereka. Kita lihat saja nanti.

# # #

Pagi ini matahari tampak cerah,  ditambah suara kicauan burung yang sepertinya ikut meramaikan pagi. Keramaian itu juga tengah terjadi di flat nomor 282. Ya, flat milik Joo Hyun dan Kyuhyun pagi ini sedikit ramai.  Pagi ini adalah pagi pertama untuk mereka berada di flat. Masih perlu adaptasi untuk mereka berdua. Mereka yang notabenenya adalah orang asing pada awalnya, namun sekarang mereka harus hidup bersama dalam satu atap. Benar-benar hal yang tidak pernah terbayangkan bagi Joo Hyun maupun Kyuhyun. Joo Hyun yang merupakan putri bungsu dari 2 bersaudara selama ini tidak pernah hidup di luar rumah. Sejak kecil ia sudah hidup ditengah kemewahan keluarganya yang bisa dikatakan cukup kaya. Namun hal itu tida membuat Joo Hyun tumbuh menjadi gadis manja seperti kebanyakan gadis-gadis kaya lainnya. Ia sudah terbiasa mandiri walaupun masih berada di lingkungan rumahnya. Hal ini karena ia di didik oleh kakeknya, sementara kedua orang tuanya sibuk dengan urusan kerjaan mereka. Karena hasil didikan kakeknya inilah yang membuat Joo Hyun berbeda dengan eonnienya. Eonninya lebih cenderung feminim dan berkelas, serta sedikit manja, berbeda dengan Joo Hyun  yang bisa dikatakan sedikit tomboy dan tidak begitu memperhatikan penampilannya.  Lain halnya dengan Cho Kyuhyun yang memang juga berasal dari keluarga yang juga cukup kaya raya. Cho kyuhyun yang merupakan putra bungsu dari 2 bersaudara itu sudah terbiasa dengan kehidupan yang mewah. Semua yang ia butuhkan sudah tersedia. Dari urusan pakaian sampai urusan  makanan sudah ada yang menyiapkan. Hal inilah yang membuat Kyuhyun tumbuh menjadi anak yang sedikit sombong dan suka memaksa. Semua keinginannya harus dipenuhi. Pertanyaannya adalah mengapa dua orang ini mau tinggal dan menyewa flat yang bisa dikatakan sederhana dan jauh dari kata mewah itu?. Bagi Joo hyun punya alasan tersendiri, ia merasa bosan, jenuh dengan kehidupan dirumahnya. Semenjak kakeknya meninggal, Joo hyun merasa kesepian karena eonnienya lebih sering di luar rumah untuk hang out bersama teman-temannya. Ia pun memutuskan untuk mandiri dan keluar dari rumahnya. Ia ingin menikmati hidup diluar dengan bebas merasakan menjadi orang biasa (maksudnya bukan orang kaya). Ia menyukai kesederhanaan.

Sedangkan Kyuhyun memilki alasan lain kenapa ia sampai mau tinggal di flat itu. Ya, Kyuhyun sedang kabur. Ia kabur dari keluarganya karena ia tidak mau dijodohkan. Menurutnya, disaat dunia sudah memasuki era digital seperti ini, kenapa masih ada perjodohan. Ayolah, dia sedang tidak hidup dalam masa dinasti Joseon kan?. Hingga Kyuhyun lebih memilih untuk kabur dan meninggalkan segala fasilitas yang diberikan padanya sebelumnya. Kali ini ia harus bekerja mandiri untuk memenuhi segala kebutuhannya. Ia harus mulai berhemat untuk mencukup-cukupkan uangnya. Kehidupan seorang Kyuhyun benar-benar berputar 180 0 mulai sekarang.

“aaaaaaaaa.!”

Suara lengkingan keras menggema dipenjuru ruangan flat nomor 282. Sang pemilik suara yang tidak lain adalah Joo Hyun sedang berada dikamar mandi dikagetkan dengan sesosok namja yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar mandi. Beruntung Joo Hyun belum membuka seluruh bajunya. Ia baru membuka separuh kancing piyama tidurnya.

Dug!

Joo Hyun memukulkan batang shower kamar mandi ke kepala Kyuhyun. Kyuhyun yang saat itu masih setengah sadar langsung  sadar penuh dari rasa kantuknya.

“aw! Yak!” adunya.

Dug! Dug! Dug!

Pukalan Joo Hyun bertubi-tubi tidak hanya di kepala Kyuhyun, melainkan ke tubuhnya juga #poorkyu -_-

“ yak! Dasar maniak! Pervert!” makinya sambil terus memukulkan batang shower ke tubuh kyuhyun.
“yak! Kau! Apa yang kau lakukan?” ternyata Kyuhyun belum sadar sepenuhnya.

“ sekarang kau masih bertanya,,,,? Masuk kamar mandi yeoja begitu saja, apa namanya kalau bukan pervert?”

Butuh beberapa detik untuk sadar dengan apa yang telah ia lakukan.

“ah itu,,, kau juga salah, kenapa kau tidak mengunci kamar mandinya,,,, apa kau sengaja eoh? Dan juga, apa yang kau katakan tadi? Kamar mandi yeoja, maksudmu yeoja itu kau, hey nona, kau lupa eoh? Kalau aku juga berhak atas kamar mandi ini, karena aku juga membayarnya,,,”  Joo Hyun tidak bisa menyangkal, kali ini ia memang salah, kebiasaannya dirumah ternyata masih melekat kuat di dirinya.

“tapi setidaknya kau harus ketuk pintu dulu kan,,,, kau sekarang tidak tinggal sendirian” Joo Hyun mencoba mencari pembelaan diri.

“ okey…. okey… aku minta maaf nona galak….” kyuhyun pun bergegas keluar dari kamar mandi karena ia tidak mau kepalanya benjol gara-gara tindakan Joo Hyun. Bagaimana jika kadar ketampanannya berkurang?. Kyuhyun benar-benar manusia yang memiliki tingkat percaya diri di atas rata-rata. -_-

Blam!

Suara hantaman pintu kamar mandi begitu keras. Di luar kamar mandi, kyuhyun tersenyum tidak jelas.  Kejadian lucu pagi ini cukup menghibur juga untuknya.

# # #

Joo Hyun baru saja sampai di flatnya. Hari ini kuliahnya hanya sampai jam 2 siang, jadi ia segera pulang karena badannya yang sudah sangat lelah. Baru saja ia sampai di depan pintu dan melepas sepatunya kemudian mengganti dengan sandal rumah, ia dikejutkan dengan suara ricuh dari dalam dapur flatnya. Tanpa menunggu lebih lama lagi, ia langsung menuju dapur. Penasaran dengan suara ricuh dari dapurnya itu. Sesampainya di dapurnya ia berdiri mematung, tangannya mengepal kuat.

“Cho,,,,,,Kyuhyun…….” geramnya.

“apa yang kau lakukan dengan dapurku hah?” teriaknya seraya menatap tajam pada orang di depannya, Cho Kyuhyun. Sementara yang diteriaki hanya memasang senyum tanpa dosa.

“hehehehehe,,,,” kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal . Joo Hyun masih berdiri ditempatnya dan memasang wajah yang begitu menyeramkan. Bahkan Kyuhyun sampai bergidik ngeri melihatnya.

“apa yang kau lakukan dengan dapurku eoh? Kau pikir aku tidak lelah menatanya hah? Bahkan sekarang dapur ini tidak layak disebut dapur, tapi lebih mirip kapal pecah! Aish! Jinja!” cerocosnya sambil berkacak pinggang.

“heheheh,,,, aku lapar, jadi aku berusaha untuk menghilangkan rasa laparku ini,,,,” kyuhyun masih memasang wajah tanpa dosa. Ingin rasanya Joo Hyun mencekik kyuhyun saat itu juga.

“kau bisa memesan makanan kan? Tanpa harus menghancurkan dapurku ini,,,,”  Joo Hyun jengah dengan manusia di hadapannya ini. Bagaimana mungkin ada manusia seperti kyuhyun. Memasak ramen saja menghancurkan dapur, apalagi memasak lainnya.

“ ini juga tidak sepenuhnya salahku, kenapa kau pulang lama sekali,, aku sampai kelaparan menunggumu” belanya.

“mwo? Kenapa kau harus menungguku?kau pikir aku pembantumu, seharusnya kau—“

‘kruyuk..!’

Ucapan Joo Hyun terpotong oleh suara perut Kyuhyun yang minta diisi. Sementara si pemilik perut hanya tersenyum kikuk.

“ cha… sekarang kau menyingkirlah dari dapurku,,,aku tidak ingin kau menghacurkan dapurku lebih dari ini, tunggulah 10 menit lagi, aku akan menyiapkan makan siang untukmu…” Joo hyun tdak tega juga, akhirnya ia lah yang harus mengalah membuatkan makan siang untuk kyuhyun. Semangkuk ramen dirasa cukup untuk mengenyangkan perut kyuhyun. Sebenarnya ini bukan kali pertamanya Joo Hyun memasak untuk Kyuhyun. 10 hari tinggal bersama dalam satu atap cukup mengerti akan kebiasaan masing-masing. Mereka sudah mulai membagi tugas pekerjaan rumah lebih tepatnya flat bukan rumah. Joo hyun yang bertugas memasak dan mencuci piring, sedangkan kyuhyun mau tidak mau ia mendapatkan tugas menyapu dan mengepel. Kalau dilihat mereka tampak seperti pasangan suami istri J. Manis sekali.

“ araso,,,,” kyuhyun langsung menuruti perintah Joo hyun untuk menunggunya. Ia seperti layaknya anak kecil yang diperintah ibunya.

Sepuluh menit kemudian, Joo Hyun sudah selesai berkutat dengan dapurnya. Ia lantas menyuguhkannya ke Kyuhyun.

“ cha,,, sudah siap., sekarang makanlah” kyuhyun pun langsung mengambil sumpit dan memakan ramen itu dengan lahap dengan ditemani Joo Hyun didepannya. Mereka tengah duduk di ruang makan dengan saling berhadapan. Kyuhyun masih fokus dengan aktifitas makannya yang tampak sangat lahap. Sementara Joo Hyun sepertinya asyik mengamati namja di depanyya itu yang begitu lahap. Sepertinya menjadi hal menarik bagi Joo Hyun saat melihat Kyuhyun makan dengan lahap. Ada perasaan senang dalam hatinya.

“hey!” kyuhyun mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Joo hyun.

“nde…!” Joo hyun terkejut.

“apakah aku tampak begitu tampan saat makan? Sampai-sampai kau begitu terpukau melihatku….” Joo hyun gelagapan, matilah dia , kenapa dia bisa sebodoh itu, pasti Kyuhyun akan semakin percaya diri dan besar kepala.

“terpukau? Yang ada aku ngeri melihat cara makanmu yang seperti orang kelaparan,,,, ckckckck!”  Joo Hyun menggeleng-gelngkan kepala. Kali ini ia cukup berhasil menutupi kegugupannya.

“tsk…!” kyuhyun hanya berdecak kesal  dan beranjak menuju westafel untuk mencuci mangkoknya. Joo Hyun pun bergegas masuk ke kamar. Ia tidak mau kalau sampai ia melakukan tindakan bodoh seperti itu lagi.

Sesampainya di kamar, ia sandarkan tubuhnya pada pintu kamarnya. Sambil memejamkan matanya ia pegangi dadanya. Kenapa berdetak begitu kencang? Kenapa ia salah tingkah tadi? Kenapa ia begitu senang melihat kyuhyun tadi? Ah,,, Joo Hyun kau memang bodoh. Sepertinya ada sesuatu yang terjadi? Tidak, tidak mungkin ia menyukai Kyuhyun. Ia coba menepis semua yang ada dipikirannya saat ini. Mandi mungkin menjadi pilihan yang tepat.

Saat ini Joo hyun sedang sibuk dengan tugas dari dosennya. Ia tampak serius menatap layar laptopnya. Sepertinya ia sedikit kesulitan dengan tugas kali ini. Sesekali ia mengacak rambutnya kesal. Ia masih belum bisa menemukan titik terang untuk tugasnya kali ini.

Tok…tok…tok….!

“ Joo-ah… kau belum tidur kan?” seru sebuah suara dari luar pintu kamarnya yang tidak lain adalah Kyuhyun.

“wae…?” jawabnya asal. Moodnya kurang baik karena tugas dari dosennya itu.

“bolehkah aku masuk?” tanya kyuhyun.

“nde…” sahutnya. pintupun sedikit terbuka. Kyuhyun menyembulkan kepalanya ke dalam

“wae? Tumben sekali kau, sepertinya ada sesuatu yang kau inginkan?” terkanya tanpa mengalihkanpandangan dari layar laptopnya.

Kyuhyun pun masuk ke kamar Joo Hyun dan berdiri dibelakang Joo Hyun yang sedang duduk di lantai sambil menatap layar laptop.

“hey..!Joo-ah!” seru kyuhyun.

“wae?” sahut Joo hyun tanpa mengalihkan pandangannya dari Laptop

“ temani aku bermain game… otte?” tanya Kyuhyun

“ Tidak bisa, aku sibuk!” jawabnya singkat.

“ ayo lah joo….. aku sangat bosan malam ini…” rengek kyuhyun. Tiba-tiba saja Kyuhyun jadi manja seperti ini.

“ kau tidak lihat aku sibuk, tugasku kali ini sangat sulit, jadi jangan menggangguku,,,, “ jelasnya.

“ oh,,, jadi gara-gara tugas itu.. bagaimana jika tugasmu selesai kau mau menemaniku main?”

“ mungkin….” sahut Joo Hyun sekenanya.

“baiklah,,, aku akan menbantumu mengerjakannya, tapi kau harus mau menemaniku bermain game, otte?” tawr kyuhyun. Joo hyun berpikir sebentar, ia tidak yakin dengan namja ini, apa mungkin namja ini bsa mengerjakannya.

“kau yakin bisa?” Joo Hyun mencoba memastikannya.

“tentu saja, kau meragukan kemampuan seorang Cho Kyuhyun ini, kau lupa aku ini sunbaemu,,,”

“baiklah, aku tidak mau kau kerjakan sepenuhnya tugasku, aku hanya ingin kau mengajariku,,, bisa kan?”

“tentu saja…” ucapnya dengan yakin.

Tiga puluh menit berlalu, akhirnya Joo Hyun selesai mengerjakan tugasnya tentu saja dengan bantuan Kyuhyun. Dengan telaten Kyuhyun mengajari Joo Hyun. Joo Hyun tampak sungguh-sungguh mendengarkan penjelasan Kyuhyun. Sesekali ia mengerucutkan bibirnya sambil mengangguk-nganggukkan kepalanya. Kyuhyun yang melihatnya hanya merasa gemas. Ia begitu senang melihat eksepresi Joo hyun saat itu. Sepertinya waktu dan tempat mulai menumbuhkan rasa diantara mereka.

“ ahhhh… akhirnya selesai juga” lenguhnya seraya merebahkankn tubuhnya di lantai. Joo hyun lega akhirnya tugasnya bisa diselesaikan. Ternyata ada untungnya  tinggal seatap dengan Kyuhyun.

“sekarang kau harus menepati janjimu” ucap kyuhyun yang juga ikut merebahkan tubuhnya di samping Joo Hyun. Ia palingkan wajahnya ke samping.  Ia tersenyum melihat wajah Joo Hyun dari jarak dekat seperti ini. Ada perasaan damai, dan nyaman ketika menatap wajah Joo Hyun yang terpejam itu.
“ aku tahu Tn. Cho,,,,” buru-buru kyuhyun mengalihkan pandangannya dari wajah Joo Hyun saat Joo Hyun membuka matanya.

Saat ini, mereka tengah duduk manis di depan layar LCD mereka. Untuk apa lagi kalau bukan bermain game. Walau dengan sedikit terpaksa Joo Hyun menepati janjinya. Terhitung sudah 5 ronde mereka bermain. Dan Joo hyun lah yang selalu kalah.

“yah…! terus! Hajar terus! Bagus! Mati kau!” teriak Kyuhyun begitu semangat. Ia begitu senang bisa mengalahkan Joo Hyun.  Joo Hyun hanya mendengus kesal, ia selalu saja kalah. Walau menurut kyuhyun memang tidak imbang tapi ia tetap saja bangga, karena itu sudah menjadi watak Kyuhyun yang selalu ingin menang. #dibantai sparkyu

“yeeey…! aku menang! Hahahahahah” tawanya meledak di seluruh ruangan. Joo Hyun hanya merengut, ia jengkel.

“sekarang janjiku sudah ku tepati,, jangan kau ganggu aku lagi, aku ingin tidur,,,,” ucapnya sambil berjalan menuju kamarnya.

# # #

Siang ini Joo Hyun dan kyuhyun tampak pulang bersama. Mereka tidak sengaja bertemu di halte dekat flat mereka. Mereka tampak berjalan bersama beriringan. Sesekali mereka saling bercanda dan tertawa. Dan akhirnya mereka sampai di lantai 11 tempat mereka tinggal. Tiba-tiba saja Joo Hyun menghentikan langkahnya ketika sampai di tikungan koridor lantai 11. Joo Hyun buru-buru menarik Kyuhyun untuk bersembunyi. Kyuhyun masih belum paham maksud Joo Hyun itu.

“wae?” tanya Kyuhyun sedikit berteriak.

“sssstttt,,,” Joo hyun meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya. Mengisyaratkan pada Kyuhyun agar diam.

“jangan keras-keras…!” ucap Joo Hyun pelan.

“wae?” kyuhyun makin bingung dengan tingkah Joo Hyun.

Bukannya menjawab tapi Joo Hyun malah menyembulkan sedikit kepalanya dari tempat persembunyiannya. Ia sepertinya tengah mengamati seseorang dari tempat yang tidak jauh dari tempat persembunyiannya. Penasaran dengan apa yang di intip Joo Hyun, Kyuhyun pun melakukan hal yang sama seperti Joo Hyun.

“aish! Babo! Seo Joo Hyun, kau benar-benar bodoh!” rutuknya sambil memukul-mukul kepalanya sendiri. Ia merutuki kebodohannya saat itu.

Flasaback-

Sore itu setelah selesai kuliyah Joo Hyun tidak langsung pulang. Ia ingat kalau bahan-bahan makanan yang ada di kulkas sudah mulai habis. Hingga ia pun mampir ke supermarket dekat kampusnya. Saat ia tengah asyik memilih bahan-bahan makanan, sebuah tangan menepuk pundaknya.

“Hyunie…..” sapa orang yang menepuk pundaknya tersebut yang tidak lain adalah Sooyoung. Kakaknya.

“Eonnie…” Joo Hyun sedikit terkejut, ia kemudian memeluk eonnienya. Sudah beberapa minggu ia tidak bertemu eonnienya itu, rasa kangen pasti ada.

“ hyunie,, bogoshipo…” ucap Sooyoung seraya melepas pelukannya.

“nado eonnie,,, eonnie apa kabar?” tanya Joo Hyun

“ baik Hyunie,,, kau tahu rumah sepi sekali, kau tega meninggalkan eonnie sendirian,,,,” tutur Sooyoung.

“jinja? Mianhe eonnie,  bukankah dulu eonnie juga sering meninggalkan aku sendiri,,, jadi kita impas kan eonnie…” ujarnya

“ aigo,,, jadi kau balas dendam pada eonniemu ini eoh?” Sooyoung memberikan jitakan di kepala Joo Hyun.

“appo Eonnie,,,,”adunya sambul mengelus kepalanya yang sedikit sakit.

“jadi,,,, kau tidak mau bercerita pada eonniemu ini hmh?” Sooyoung merangkulkan tangannya di pundak Joo Hyun.

“cerita apa eonnie,,,? Sepertinya tidak ada yang perlu diceritakan” jawabnya dengan tersenyum.

“Sekarang kau tinggal dimana hyunie?” tanya Sooyoung.

“ah… itu….untuk apa eonnie tanyakan itu?” Joo hyun kembali melanjutkan kegiatannya memilih bahan-bahan makanan.

“tentu saja untuk mengunjungimu saeng,,,, apakah eonniemu ini tidak boleh mengunjungi saengnya sendiri?” Joo Hyun menghentikan kegiatannya sejenak.ia gelagapan bagaimana kalau eonnienya tahu kalau ia tinggal bersama seorang namja? Bisa-bisa ia dibunuh eonnienya. Joo Hyun tidak bisa membayangkan jika hal itu terjadi. Ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“yak! Hyunie,,, kenapa kau tidak jawab pertanyaanku? Kau sekarang tinggal dimana?” tanya Sooyoung penasaran

“nde…. ah… itu… aku tinggal di….” belum sempat Joo Hyun melanjutkan kata-katanya,Ponselnya berdering pertanda ada telepon masuk.Ia langsung sedikit menjauh dari eonnienya.

“yeoboseo…” sahutnya

“…..”

“mwo?” Joo hyun membulatkan matanya seketika. Entah apa yang dikatakan si penelepon sampai ia panik seperti itu. Ia tutup ponselnya lalu buru-buru berpamiatan dengan eonninya

“mian eonnie..aku harus pergi,aku ada urusan gawat, aku harus menemui dosenku, kalau tidak aku bisa gagal lulus mata kuliahnya” jelasnya

Ia langsung bergegas menuju kasir dan membayarnya. Eonnienya masih mengikutinya. Baru sampai di depan pintu supermarket, Sooyoung memanggilnya lagi.

“hyunie,,,chakaman!” sontak Joo Hyun menghentikan langkahnya.

“kau belum memberitahu alamat apartemenmu,,,” ujar Sooyoung.

“cheomdangdong eonnie…” ia langsung melesat keluar dari supermarket itu.

Flashback end-

Ya, ia merutuki kecerobohannya saat itu, karena panik ia tanpa sengaja keceplosan mengatakan alamat tempat tinggalnya sekarang. Dan sakarang akibatnya adalah eonnienya itu tengah menunggunya di depan pintu flatnya. Tamatlah riwayatnya sekarang.

“hey, kau kenapa? Sepertinya kau mengenal gadis yang berdiri di depan flat kita…” ucap kyuhyun

“tamatlah riwayatku kyu,,, aish!ottokhe?” paniknya.

“aku tidak mungkin mengatakan pada eonniekua kalau aku tinggal bersama namja kan…? aku bisa dibunuhnya saat ini juga….”

“jadi itu eonniemu…. jangan terlalu panik,  sementara ini kita sembunyi dulu…. kita tunggu sampai eonniemu pergi…”Kyuhyun mencoba menenangkan Joo Hyun

Drrrt…drrrt…drrrt….

Suara getar ponsel mengagetkan mereka. Ternayta adalah ponsel joo Hyun. Terpampang jelas pada layar ponselnya nama eonnienya. Joo Hyun menarik nafas lalu melepaskannya. Berusaha menghilangkan kegugupannya. Ia tidak mau nanti eonnienya curiga.

“yeoboseo,,,,eonnie”

“…..”

“mwo? Jadi eonnie sekarang ada di depan flatku?” Joo Hyun pura-pura tidak tahu untuk mengelabuhi eonnienya

“…..”

“bagaimana eonnie tahu alamat flatku?” balasnya

“,,,,,,”

“Ah… mianhe eonnie aku sedang di rumah teman, mungkin aku tidak pulang malam ini,…”

“,,,,,”

“ani,,, aku sedang mengerjakan tugas” akunya

“…..”

“nde eonnie,,” joo hyun menghela nafas lega setelah mengakhiri pembicaraan di telepon. Ia kemudian mengintip lagi. Mencoba mengecek apakah eonnienya masih di depan flatnya atau sudah pergi.

“hufht…..” akhirnya dia lega. Eonnienya sudah pergi, kali ini di selamat. Tapi bagaimana jika eonnienya ingin datang lagi, alasan apa yang ia harus berikan.

Saat ini, Kyuhyun serta Joo hyun sudah masuk ke flat mereka. Joo hyun langsung menuju ke dapur untuk mengambil air minum. Ternyata suasana tegang cukup membuatnya kehausan.

“ joo-ah…” panggil kyuhyun

“nde,,,,” balasnya setelah memasukkan kembali botol minumannya ke dalam kulkas.

“sebelumnya bukan maksudku mencampuri urusanmu,,, tapi  sepertinya kalau aku tidak salah kau bukan berasal dari keluarga ekonomi bawah, aku benar kan?” terka Kyuhyun sambil mendudukan dirinya di kursi ruang makan. Menyusul kemudian Joo Hyun juga melakukan hal sama.

“lalu…” jawabnya

“ lalu kenapa kau mau memilih tinggal di flat seperti ini, aku yakin rumahmu bahkan jauh lebih baik dibanding flat ini,,, kau pasti punya alasan kan terlepas dari kejadian tadi siang?” cecar kyuhyun.

“ sebelum ku jawab pertanyaanku, sebaiknya kau lihat sendiri dirimu  dulu Tn. Cho, kau kira aku tidak tahu kalau kau juga sama sepertiku.  Tapi, sepertinya kau lebih rumit lagi,” Joo Hyun asal menebak.

“jujur aku akui kalau sebenarnya ini bukan kemauanku, kalau disuruh memilih aku lebih suka hidup di rumahku sendiri dengan segala fasilitasnya…” ungkap kyuhyun.

“ ternyata benar perkiraanku kalau kau hanya anak manja yang mengandalkan orang tua mu” Joo Hyun sedikit meremehkan.

“ tapi aku tidak seburuk yang kau bayangkan Joo-ah” kilahnya.

“tadi kau tanya aku kenapa aku mau tinggal di flat seperti ini,,,” Joo Hyun menghela nafas, menjeda kalimatnya.

“ itu semua karena aku jenuh kyu, aku jenuh dengan kehidupanku, aku kesepian, kedua orang tuaku sibuk dengan pekerjaan mereka, sementara eonnieku sibuk dengan dunianya sendiri, tapi sebenarnya eonnieku itu perhatian sekali padaku, dulu saat mendiang kakekku masih hidup aku pasti tidak akan kesepian, aku sering mengahabiskan waktuku bersama kakek.” Raut wajah joo hyun tampak sedih menceritakan kenangannya bersama kakeknya dulu.

“lalu kau sendiri, kenapa kau mau tinggal di flat ini?” lanjutnya.

“ aku tidak mau menuruti kemauan orang tuaku, posisiku berlawanan dengan kedua orang tuaku. Dirumah satu sisi aku memang mendapatkan segala fasilitas yang mewah tapi, satu sisi aku harus menuruti kemauannya” ungkapnya.

“bukankah sudah kewajiban seorang anak menuruti kemauan orang tuanya,,,” sanggah Joo Hyun.

“ benar, seorang anak memang harus menuruti kemauan orang tuanya, tapi bagaimana jika kemauan orang tua itu justru mempertaruhkan kebahagian anaknya,,,?”

“ tidak mungkin orang tua berniat menjerumuskan anaknya, mungkin persepsi mereka yang sedikit kurang tepat dan cara mereka mewujudkannya kurang tepat” jelas Joo Hyun. Kyuhyun hanya terdiam menanggapi ucapan Joo Hyun, ada benarnya juga.

“ aku dijodohkan…” ujar kyuhyun.

“nde…?”

“aku dijodohkan orang tuaku, aku sangat menentang keras dengan yang namanya perjodohan, bahkan aku berpikir, bagaimana mungkin di zaman modern seperti ini masih perjodohan” ungkapnya.

Entah mengapa  Joo Hyun merasa sakit di hatinya mendengar penuturan Kyuhyun tentang perjodohannya, ada rasa tidak rela dalam hatinya.  Ia sepertinya takut, khawatir jika suatu hari nanti dia akan berpisah dengan Kyuhyun. Joo Hyun sebenarnay apa yang terjad padamu?

TBC

Nah,,,, silahkan di comen ya,,, pasti gak dapat feell ya? Cerita pasaran? Reader pasti tahu, kalau aku masih baru di dunia per Ffan,,, jadi mohon kritik dan sarannya. Supaya next part bisa lebih baik lagi.

Gomawo…..

23 thoughts on “FLAT 1

  1. Hohhooo, seokyu tinggal satu flat ??
    Aigoo, bang epil jangan macam2 yah #ditabokEpil
    ituu, apa seobb udah mulai suka sama bang epil ??

    Feelnya dapet kok thor😀

  2. bless to ahjumma yang nyewain flatnya buat seokyu… kkkkkk
    udah kaya suami istri ya mereka saling melengkapi
    suka sama ceritanya

  3. Moga yg d jodohin sm kyu itu seo yaa.. lucu jg sih sm critanya yg membuat 2 org asing bisa tinggal dlm 1 atap n skrg mereka jd lebih akrab lg, gak kaya waktu pertama bertemu yg berebutan flat tmpt tinggal mereka, okeh aku mau lanjut baca k part 2, sblm’a salam kenal yaa thor aku readers baru dsni, lg search ff ttg kyu muncul lah wp ini trs aku liat ff ini n terakhir malah berakhir dgn membacanya, maaf klo bnyk bicara ya thor, hehe ywdh ckup dsni aj deh perkenalan aku🙂

  4. ┼┼A┼┼A ┼┼A┼┼A┼┼A┼┼A┼┼A
    Cerita nya daebak thor , dari awal udah menarik , berharap seokyu nya bisa saling jatuh cinta😀 biar makiin seruuu :3
    Ff daebak

  5. wkwkwk pertemuan yg unik, gx bisa bayangkan klo mereka bisa bertemu dgn cara seperti itu. ngomong2 itu no flatnya 282 diambil dari tgl lahir seo sma bulan lahirnya kyu kan ya ?? trus lantai 11 juga diambil dri no. seokyu. ff nya keren, trus lucu apalagi ngeliat tingkah seokyu ..

  6. Haha gimana ceritanya SeoKyu bisa satu flat begitu?? Lucu banget tingkah laku mereka berdua haha. Keduanya saling melengkapi satu sama lain😀 aku suka bagian ketika Kyu ngajarin Seo🙂

  7. Pertemuan seokyu awalnya konyol banget . Kok bisa satu flat haha
    Dan kini mereka malah akrab jadi temen satu flat, saling berbagi cerita. Diliat emg mereka kayak pasangan suami istri hehe
    Oke next dulu aku baca ya ^^

  8. kukira flat itu datar maksudnya eh ternyata kaya appartement gitu hihih😀
    bagus eonn ceritanya menarik, baru ngubek2 ff seokyu di gugle eh nemuin ini hihi
    keren mereka tinggal 1 atap awal nya berantem eh lama lama jadi ada rasa kan? kekeke😀
    kyu dijodohin siapa? jgn blg ternyata sama soo -.-
    lanjut bacaaa neeee🙂

  9. Kereen.. Aku baca dengan sangat nyaman, ga ada gangguan2 kayak author yg tiba2 bicara atau typo dan kawan2nya…
    Walaupun di part 1 hubungannya sudah berkembang sejauh itu tp alurnya pas..

    Keep writing^^

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s