FLAT 2

Author: mimikri

Cast: Seo Joo Hyun, Cho Kyuhyun

Other Cast: tentukan sendiri….

Genre: tentukan sendiri…. ^^

Length: 2 of,,,,,,,

Disclaimer: cerita dari person otak author,, cast Cuma minjem

Hai…hai… author balik lagi bawa lanjutannya. Maaf, kalau part ini mengecewakan reader,,, author masih amatiran… lansung aja…

Happy Reading….! Sorry for typo ^^

# # #

Hujan deras mengguyur seoul sore itu. Membuat orang-orang harus rela menghentikan aktifitasnya untuk berteduh. Begitu juga Joo Hyun yang saat itu baru saja pulang dari kampusnya. Ia terjebak hujan. Dan saat ini ia sedang berteduh di halte dekat kampusnya. Tubuhnya sudah menggigil karena kedinginan. Gaunnya sudah basah karena air hujan. Ia sendirian di halte saat ini. Tak berapa lama bis yang ditunggunya pun tiba. Ia kuat-kuatkan tubuhnya untuk melangkah dari halte menuju bis. Sebenarnya tubuhnya sudah lemah karena kedinginan. Bahkan bibirnya sudah membiru. Tapi ia harus bertahan.

Sementara itu di flat, Kyuhyun tampak resah menunggu Joo Hyun. Ia khawatir dengan Joo Hyun. Ia tampak mondar-mandir, sesekali melihat jam yang tergantung di dinding ruangan itu. Ia edarkan pandangannya ke luar flat, tampak hujan masih turun dengan derasnya. Menambah  rasa kekhawatiran Kyuhyun. Barusan di televisi diberitakan bahwa akan ada badai.

“Joo-ah, sebenarnya kamu kemana hah?” gumamnya.

Ceklek!

Pintu flat terbuka, menampilkan sosok Joo Hyun yang tampak mengigil dengan tubuh yang basah kuyup. Begitu sampai di depan pintu flat, tubuh Joo Hyun limbung, ia pingsan.

“joo-ah” teriak Kyuhyun seraya berlari ke arah Joo Hyun. Ia langsung membopong Joo Hyun dan membawanya di kamar. Sesampainya dikamar, ia langsung menidurkan tubuh Joo Hyun. Tangannya menyentuh kening Joo Hyun. Panas. Joo Hyun demam. Refleks Kyuhyun membuka kancing baju Joo Hyun, namun belum sempat terbuka semua. Kyuhyun menghentikan aksinya, ia bingung, antara melanjutkan atau tidak untuk membuka baju Joo Hyun. Jika dia membiarkan Joo Hyun tetap memakai bajunya saat ini, pasti tubuhnya akan semakin parah. Tapi, jika ia membuka bajunya, tentu saja itu tidak bisa dilakukan.

“arrrgh…” kyuhyun mengerang, ia bingung, ia mengacak rambutnya pelan.

Akhirnya ia putuskan untuk melanjutkan tindakannya tadi. Di selimutinya tubuh Joo Hyun lalu ia mulai mebuka baju Joo Hyun dari luar selimut #author bingung jelasinnya #plak!

Saat ini tubuh Joo hyun sudah terbungkus olah selimut tebal. Kyuhyun segera menyiapkan air hangat untuk mengompress Joo Hyun. Kalau dilihat, Kyuhyun saat ini tampak begitu sibuk. Ia seolah tidak memperdulikan hal lain, yang ada di otaknya adalah bagaimana membuat demam Joo Hyun turun.

“eomma,,,eomma…” Joo Hyun mengigau. Dengan mata yang masih terpejam dapat dilihat kalau Joo Hyun tengah resah dalam tidurnya. Kyuhyun yang saat itu berada di sampingnya pun memegang tangan Joo Hyun. Berusaha menenangkan Joo Hyun. Tangannya ia gunakan untuk membelai puncak kepala Joo Hyun. Berharap Joo hyun bisa tenang dan nyaman. Saat dirasa Joo Hyun sudah tenang dalam tidurnya. Kyuhyun pun beranjak dari duduknya. Ia kemudian berjalan menuju dapur. Sesampainya di dapur ia hanya berdiri, maksud hati ia ingin membuatkan bubur untuk Joo Hyun, tapi ia tidak tahu apa yang harus dikerjakannya. Ia pandangi satu persatu peralatan masak yang ada di dapur. Ia bingung bagaimana memulainya. Akhirnya ia putus asa, sekeras apapun ia berpikir untuk masak, tapi otaknya tidak mau bekerja. Ia tidak mau kejadian beberapa waktu lalu terulang lagi. Ia akhirnya memutuskan untuk memesan. Pilihan yang tepat dan efektif menurutnya.😀

Tak berapa lama pun akhirnya pesanan datang. Ia segera menyiapkannya dan membawanya ke kamar Joo Hyun. Dilihatnya Joo Hyun masih tertidur. Ia coba mengecek demam Joo Hyun. Ternyata sudah mulai turun. Ia kembali mendudukkan dirinya di samping ranjang Joo Hyun. Memandang Joo Hyun yang sedang tertidur dihadapannya. Sepertinya ia enggan mengalihkan pandangannya dari wajah Joo Hyun. Ada rasa damai saat menatap wajah Joo Hyun yang terpejam itu.

“eungh…..” lenguh Joo Hyun. Perlahan ia mulai membuka matanya. Dan didapatinya Kyuhyun yang tengah duduk disampingnya.

“ah,,,, joo-ah, kau sudah sadar,,, cha, sekarang minum obat dulu ne, lalu kau makan bubur ini,,,,” tutur Kyuhyun seraya menyerahkan segelas air dan obat pada Joo Hyun.

“gomawo….” balas Joo Hyun dan langsung meminum obatnya.

“kau ingin mati kedinginan eoh? Sudah tahu kalau hujan deras, tapi kenapa kau tetap nekat pulang?” cerocos Kyuhyun. Sudah jelas sekali kali ini Kyuhyun khawatir pada Joo Hyun.

“ mianhe,,, saat itu yang ada dipikiranku hanyalah ingin cepat pulang kerumah dan istirahat…” jelasnya dengan suara lemahnya. Ada rasa senang dalam hati Joo Hyun saat Kyuhyun mengkhawatirkannya. Tapi tiba-tiba ia kaget dengan tubuhnya. Ia baru sadar kalau ia hanya memakai pakain dalam di balik selimut itu.

Satu detik

Dua detik

Tiga detik

Empat detik

Lima detik

“eommma…. hua… hua…. hua….” teriaknya dengan kencang. Kyuhyun hanya menutup kupingnya.

“hua….hua…hua…. eomma, putrimu sudah tidak perawan lagi….. ottokheyo eomma…?” ia semakin mengeraskan suaranya. Akhirnya Kyuhyun tidak tahan lagi. Ia bekap mulut Joo Hyun  agar diam.

Pletak!

Sebuah jitakan mendarat mulus di kepala Kyuhyun. Sontak Kyuhyun melepaskan tangannya dari membekap Joo Hyun.

“aw…Yak! appo” adunya.

“dasar maniak! Pervert!” maki Joo Hyun.

Bugh! Bugh! Bugh!

Kali ini Joo Hyun menggunakan Guling untuk memukul tubuh Kyuhyun. Kyuhyun hanya mencoba menghalaunya dengan kedua tangannya.

“ dasar namja maniak! Kurang ajar! Bagaimana bisa kau tega melakukan itu padaku! Kau harus bertanggung jawab!” ia semakin bertubi-tubi memukuli tubuh Kyuhyun.

“ yak! Hey! Geumanhe! Hentikan Joo-ah! Yak!” Kyuhyun gunakan kedua tangannya untuk menangkis serangan Joo Hyun.

“hiks…hiks…hiks….! aku sudah tidak suci lagi…” isak Joo Hyun.

“ kenapa kau tega padaku kyu,,, hiks… hiks….” ia hapus air matanya dengan kedua tangannya.

“ joo-ah… dengarkan aku,..” tangannya Kyuhyun mencoba meraih tangan Joo Hyun.

“ pertama, tuduhanmu itu harus kau cabut, aku bukan namja maniak, aku tidak melakukan hal yang kau maksud itu, kedua, kau masih perawan dan kau masih suci, masalah pakaianmu  itu, memang aku yang menggantikannya, tapi aku berani bersumpah kalau aku tidak melihatnya karena tubuhmu berada dibawah selimut, tapi, aku juga minta maaf., karena aku lancang, tapi saat itu aku panik, aku tidak bisa berpikir lebih lama lagi,,,” jelasnya. Joo Hyun hanya mengerjap-ngerjapkan matanya. Ia bersyukur, ternyata namja ini bisa percaya.

“jinja? Ucapanmu bisa kupercaya? mianhe kyu,,, gomawo,,,,” Joo Hyun menundukkan wajahnya. ia menyesal sudah menuduh Kyuhyun.

“ baiklah, kali ini aku maafkan, terhitung sudah dua kali kau menyiksaku. Kau tidak tahu kepalaku ini sangat sakit,,,,” ucap Kyuhyun sambil mengelus-ngelus kepalanya dan memijat tubuhnya akibat ulah Joo Hyun tadi.

“ benarkah,,,,? Sakit ya? Mana yang sakit?” Joo Hyun ikut memegang kepala dan tubuh Kyuhyun, ia tidak tahu kalau tindakannya itu berhasil membuat jantung Kyuhyun berdebar-debar seperti ingin loncat dari tempatnya.

“ah… sudahlah,, aku tidak apa-apa, sebaiknya kau istirahat,,, kondisimu belum pulih beanar,,,” kyuhyun menepis tangan Kyuhyun dan segera beranjak keluar dari kamar Joo Hyun. Ia tidak mau ketahuan Joo Hyun kalau dirinya sedang gugup.

# # #

Sinar matahari pagi berhasil menerobos masuk  kamar tidur Kyuhyun dan membuat sang empunya bangun dari alam mimipinya. Masih belum beranjak dari ranjangnya, ia lantas meraih jam weker yang ada dimeja sebelah ranjangnya. Matanya membulat sempurna, ia langsung terlonjak dari tidurnya dan bergegas ke kamar mandi. Tampaknya ia kesiangan lagi. Selalu seperti itu bagi seorang Cho Kyuhyun, bangun pagi adalah hal yang paling sulit dilakukannya.

Sepuluh menit kemudian ia sudah siap dengan pakaian kuliyahnya. Blouse berwarna biru dengan motif kotak-kotak dan jeans menambah kesan Cool bagi seorang Cho kyuhyun. Ia lalu keluar kamar dan menuju meja makan. Sesampainya di meja makan ia edarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan.

“sepi sekali, apa dia sudah berangkat…?” gumamnya.

Ia kemudian membuka penutup makanan yang ada di meja makan. Disana sudah ada sepiring nasi goreng kimchi dan segelas susu serta sebuah memo kecil.

“ aku berangkat dulu, kau harus memakannya Tn. Cho, aku sudah susah payah membuatkanyya. Dan gomawo untuk yang kemarin ^^”

Kyuhyun senyum-senyum sendiri membaca memo dari Joo Hyun. lalu ia mulai memakan sarapannya dengan cepat. ia pasti akan terlambat pagi ini. Tapi seolah itu tidak ia perdulikan.

Kyuhyun baru saja sampai di kampus, beruntung hari ini dosennya tiba-tiba saja ijin. Ia memasuki ruang kelasnya.

“ kyu…. hey,,, kemana saja kau akhir-akhir ini,,,?” tanya Changmin, sahabatnya.

“ aku tidak kemana-mana,,, bukankah kita selalu ketemu saat kuliyah kan” jawabnya.

“  maksudku akhir-akhir ini kyu,,,,”  ujar Changmin

“ aku sibuk, aku tidak bisa keluar lagi dan hang out dengan kalian seperti dulu,,,” tuturnya.

“jadi benar rumor yang beredar itu kyu,,,” Minho menyahut.

“ rumor?” kyuhyun hanya mengernyitkan keningnya.

“iya, rumor kalau kau kabur dari rumah dan melepaskan semua fasilitas yang diberikan orang tuamu…” ungkap Minho.

“ah itu, tak ku sangka itu akan menjadi berita yang cukup menghebohkan di kampus…”

“ ah, ayolah kyu,,, kau anggap apa kita ini hah?” Changmin sedikit kecewa dengan sikap Kyuhyun

“kenapa masalah sebesar ini kau tidak mau bercerita pada kami?” lanjut Changmin

“ bukan begitu, aku hanya tidak ingin merepotkan kalian” ungkap kyuhyun.

“ hey, kau pikir kita berteman baru kemarin sore eoh? Kita sudah bertahun-tahun berteman kan?” kali ini minho yang berucap.

“jadi ada masalah apa sebenarnya?” kyuhyun masih bungkam.

“ aku dijodohkan” lirih Kyuhyun yang masih terdengar Minho dan Changmin.

“mwo?” keduanya hanya melongo.

“hahahahahhahhah” tawa keduanya spontan meledak. Sementara itu yang ditertawai hanya berdecak kesal.

“yak! Hentikan! Sahabat macam apa kalian yang menertawakan penderitaan sahabatnya” kesalnya.

Seketika mereka menghentikan tawa mereka.
“ne…ne…. baiklah, sekarang ceritakan,,,” changmin mulai serius.

“kau tahu Nicole, gadis itu yang akan dijodohkan denganku,,, arrrgh, aku bisa gila mungkin,,,” Kyuhyun mengacak kasar  wajahnya.

“mungkin sudah saatnya kau mulai menerima takdirmu kyu” celetuk Minho yang langsung mendapat tatapan tajam dari kyuhyun.

“hahahah,,, aku hanya asal bicara kyu,,, kenapa kau sensitif sekali,,,” minho sedikit takut kalau sampai kyuhyun marah, bisa-bisa ia tidak dapat melihat matahari terbit lagi.

“lalu, sekarang kau tinggal dimana kyu…?” tanya Changmin.

“ah…. itu…. err,,,” kyuhyun gelagapan. Ia tidak mungkin mengatakan pada minho dan changmin kalau ia tinggal bersama Joo hyun.

“ hey,,, kenapa kau gugup? Ada yang kau sembunyikan kah?” terka Minho.

“aniyo…” sangkal kyuhyun.

“lalu. Kenapa kau sepertinya gugup?” kali ini changmin yang mulai curiga.

“ah, aku harus pergi sekarang,,,” kyuhyun tampak tergesa-gesa. Ia belum menjawab pertanyaan minho dan changmin. Tapi ia langsung melesat pergi.

“ kenapa dia? Sepertinya ada yang disembunyikan dari kita” tebak minho.

“hem.. betul sekali, sebaiknya kita cari tahu sendiri otte?” minho mengiyakan usulan Changmin.

“cari tahu apa oppa?” sahut sebuah suara dari belakang minho dan changmin. Sontak keduanya menoleh, memastikan siapa pemilik suara tersebut.

“cari tahu apa oppa?” ulangnya lagi, ternyata pemilik suara tadi adalah Nicole.

“eoh,,, itu,,, ah,,, bukan apa-apa. Biasa urusan pria,,,” kilah Changmin.

“dan juga ada apa kau menghampiri kami,,,? Tumben sekali…”  minho pura-pura bertanya, karena ia sebenarnya tahu tujuan Nicole menemuinya dan changmin. Pasti Kyuhyun.

“kyuhyun oppa, tadi aku seperti melihat kyuhyun oppa,,, benar kan?” tanya Nicole

“kapan? Sedari tadi kami hanya berdua, apa mungkin mata kamu yang tidak beres Nicole-ssi?” bohong cahngmin pada Nicole.

“tapi sepertinya tadi aku melihat Kyuhyun oppa, oppa!” Nicole tetep kekeh.

“terserah kamu sajalah,  kami pergi dulu, sudah tidak ada lagi yang ingin kau bicarakan kan” minho sedikit jengkel dengan sikap nicole yang suka memaksa, apalagi karena Nicole lah Kyuhyun kabur dari rumah.

“chakaman oppa…” cegah Nicole saat minho dan Changmin sudah berjalan di depannya.

“mwo?apa lagi?”keduanya menghentikan langkah.

“ apa oppa tahu dimana kyuhyun oppa tinggal sekarang?” tanya Nicole

“mollayo…” jawb keduanya serempak dengan masih membelakangi Nicole.

“ish…! “ Nicole hanya mendengus sebal dengan jawaban minho dan Changmin. Tapi ia akan berjanji mencari tahu sendiri.

# # #

Joo hyun sibuk berkutat di dapur, Sesekali ia bersenamdung kecil. Sepulangnya dari kampus ia langsung pulang ke flat. Dan menyiapkan makan malam untuk dirinya dan Kyuhyun. Hubungan mereka semakin hari  semakin membaik dan dekat. Walau tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sebenarnya dalam hati mereka telah tumbuh perasaan lebih. Hanya saja mereka belum sadar. Mungkin waktu lah yang akan menyadarkan mereka. Saat tengah asyik memasak, tiba-tiba suara pintu flat diketuk.

Tok!  Tok! Tok!

Joo hyun langsung menghentikan masaknya dan bergegas menuju pintu depan.

“nug…..”

Ceklek!

“ Surpriiiiiseeeeeee,,,,,,!” Joo Hyun terkejut. Ia hanya berdiri mematung di depan pinyu melihat siapa yang ada di hadapannya.lantas orang yang ada dihadapannya langsung memeluknya

“hyunie,,,, bogoshipo,,,”  orang yang ada dihadapan Joo Hyun yang tidak lain adalah Sooyoung, kakaknya melepas pelukannya.  Joo Hyun masih tercengang seperti orang bodoh di depan pintu. Sementara Sooyoung sudah masuk ke dalam begitu saja tanpa menunggu dipersilahkan dulu.

Sedetik kemudian Joo Hyun sadar. Ia gelagapan, ‘bagaimana ini? Bagaimana kalau kakaknya tahu ia tinggal dengan namja?, aahhhh,,, Joo hyun tamatlah riwayatmu sekarang juga’ rutuknya dalam hati. Belum cukup kekhawatirannya, tiba-tiba Kyuhyun muncul dari ruang belakang.

“joo… apakah makanannya sud….” ucapan kyuhyun terpotong saat melihat seorang gadis yang berdiri di hadapannya dengan tatapan bingung.  Gadis itu, Sooyoung langsung membalikkan badannya menghadap Joo Hyun sambil melayangkan tatapan penuh tanya. Ia butuh pejelasan saat ini juga.

“banyak yang harus kau jelaskan padaku Hyunie…” tukasnya

“eonnie,,, mianhe…. aku telah membohongimu….” Joo Hyun terlihat menyesal.

“nona,,, biar aku yang jelaskan,,,” kali ini Kyuhyun mulai angkat bicara.

“kau? Siapa kau? Dan apa hubunganmu dengan saengku?” Sooyoung berusaha mengintrogasi Kyuhyun.

“ceritanya panjang nona,,, sebelumnya ijinkan aku memperkenalkan diriku,,, Cho Kyuhyun imnida,,,” Kyuhyun membungkukkan badannya kepada Sooyoung yang hanya dibalas anggukan oleh Sooyoung, bagi Sooyoung, perkenalan Kyuhyun tidak begitu penting, yang terpenting adalah mencari thau sebab mengapa mereka berdua bisa tinggal bersama.

“lalu? Apa hubunganmu dengan Hyunie,,, apa kalian pacaran?” selidik Sooyoung.

“aniyo,,,,,” jawab Kyuhyun dan Joo Hyun serempak.

“aigo,,,, kalian yakin? Bahkan kalian tampak kompak sekali…tsk!” nada bicara Sooyoung sedikit sinis. Joo Hyun sudah menundukkan kepalanya, ia benar-benar takut kalau kakaknya akan marah besar.

Hening. Tidak ada yang membuka suara satupun. Namun, tiba-tiba saja.

“hahahahahahahahahahahahahah”  suara tawa Sooyoung meledak begitu saja di penjuru ruangan itu. Kyuhyun dan Joo Hyun keduanya hanya mengerutkan kening. Bingung, apakah kakaknya sudah tidak waras? Apakah karena dia kakanya langsung jadi gila? Joo hyun menepis semua pikiran konyolnya saat sebuah tangan melingkar dibahunya. Sooyoung merangkul adiknya.

“ aigo,,, hyunie, kau sudah besar sekarang ,,,, ah,,, tak ku sangka kau justru mendahului langkahku…. dan pilihanmu itu,,,ah,,, kau benar-benar pintar memilih,,,” Joo Hyun makin bingung dengan apa yang dikatakn Eonnienya itu.

“tsk.. kau tidak usah pura-pura bodoh,, “ ucap Sooyoung sambil menunjukkua dagunya ke arah Kyuhyun. Joo Hyun baru ngeh dengan ucapan Sooyoung. Sontak semburat merah pun muncul dipipinya. Ia benar-benar malu. Begitu juga Kyuhyun yang tampak dari wajahnya ada kecanggungan dan rasa malu bercampur jadi satu.

Tok! Tok! Tok!

Suasana canggung yang meliputi terpecah saat suara ketukan pintu terdengar.  Kyuhyun pun buru-buru membuka pintu karena berusaha menutupi kegugupannya saat ini.

Ceklek!

“tttara….! Sureprise,,,,,!” suara teriakan dua orang yanga da dihadapan Kyuhyun. Minho dan Changmin, menampilkan senyuman lebar kepada Kyuhyun.  Maksud hati ingin memberi kejutan kepada sahabatnya, Cho kyuhyun, memang benar kyuhyun terkejut, tapi keterkejutan kyuhyun diiringi kebingungan.   Kyuhyun menekuk wajahnya. kenapa harus sekarang makhluk-makhluk ini datang, pasti akan tambah runyam ceritanya.

“hey… ekspresi macam apa itu kyu?” protes Changmin atas reaksi yang diberikan Kyuhyun menyambut kejutannya.

“siapa Kyu?” tanya Joo Hyun dari dalam.

“eoh… itu…. temanku” jawab Kyuhyun

‘mati kau Cho Kyuhyun, siap-siap saja kau diintrogasi dua makhluk ini” batinnya. Minho dan Changmin dan langsung masuk diikuti kyuhyun dari belakang.

“changmin oppa….” changmin terkejut melihat orang yang ada dihadapannya.

“Youngie,,,” ucapnya.

“sedang apa oppa kesini?” tanya Sooyoung.

“justru seharusnya aku yang bertanya padamu” tukas Changmin. Sepertinya kedua orang itu sibuk berdebat tanpa memperhatikan orang-orang disekitar mereka yang menatap mereka penuh tanya.

Kalau digambarkan situasnya mungkin akan lucu sekali, bagaimana kelima orang  yang ada di flat itu benar-benar bingung.  Bagaimana tidak. Joo Hyun yang merupakan adik Sooyoung, kekasih dari Changmin dan sekaligus teman dari Kyuhyun dan Minho.  Sepertinya dunia memang benar-benar sempit, atau mungkin ini salah satu jalan untuk Joo Hyun dan Kyuhyun.

Saat ini , kelima orang itu sedang duduk di ruang tengah  flat.  Mereka baru saja mendengar penjelasan dari Joo Hyun dan Kyuhyun terkait kesalahpahaman yang mereka buat.

“ow… jadi begitu ceritanya” changmin mengangguk-anggukan kepalanya sebagai tanda ia mengerti penjelasan kyuhyun.

“chagiya,,,, bukankah mereka sangat romantis”  ucap Sooyoung manja pada Changmin, kekasihnya.

“ya chagiya,,,,”  balas Changmin dengan nada semanis mungkin.

“tsk….! menjijikan”Minho rasanya ingin muntah melihat tingkah pasangan kekasih dihadapannya itu.

Pluk!

Minho mendapat lemparan bantal dari Changmin.ketiga orang itu sibuk bercanda. Lalu dimana sang pemilik Flat, cho kyuhyun dan joo Hyun?. ternyata Joo Hyun dan Kyuhyun hanya menjadi penonton atas ulah-ulah teman dan kakaknya. Keduanya yang memang duduk berdampingan sesekali saling curi pandang. Canggung, itulah yang mereka rasakan saat ini. Mereka menutupinya dengan tawa sebagai akibat ulah konyol orang-orang yang ada di depannya itu.

Baru saja mereka pulang. Kini tinggallah dua orang yang ada di flat. Kyuhyun yang habis menutup pintu ingin menuju ke dapur untuk mengambil air minum, dan saat itu pula Joo Hyun ingin ke dapur. Tanpa sengaja mereka hampir bertabrakan di pintu yang memisahkan antara dapur dengan kamar.

“ah… mianhe” Joo Hyun merasa canggung.

“ne…gwencanha…” jawab Kyuhyun yang tidak kalah canggungnya.

“kyu/joo…” ucap mereka secara bersamaan.

“ah…kau duluan”  senyum canggung terpatri diwajah Joo Hyun

“ kau saja Joo,,,,” balas Kyuhyun.

“itu,,,, tentang ucapan Young Eonnie tadi, aku harap kau tidak salah paham…” Jelas Joo Hyun.

“ucapan yang mana Joo?” Kyuhyun  bertanya balik.

‘Seo Joo Hyun pabo! Kau terlalu percaya diri, bagaimana mungkin Kyuhyun mengingat ucapan Sooyou g eonnie, sepertinya memang aku yang terlalu percaya diri..’batin joo hyun.

“ ani, tidak ada,, lupakanlah…” Joo Hyu langsung masuk kamar dan menutup pintunya,. Kyuhyun  tersenyum kecil. Sebenarnya ia memikirkan apa yang diucapakan Sooyoung tadi, dalam hatinya terdalam ia berharap itu bukan hanya sebuah omong kosong saja. Ia ingin menjadi orang yang disukai Joo Hyun. menjadi orang yang berarrti bagi Joo Hyun.

Sementara itu, di dalam kamar, Joo Hyun merutuki kebodohannya.

“babo…babo!” Joo Hyun memukuli kepalanya sendiri. Tapi sedetik kemudian sebuah senyum mengembang diwajahnya. Dalam hatinya ia berharap kalau apa yang di ucapkan eonnienya jadi kenyataan. Sama  seperti apa yang dipikirkan Kyuhyun. Sepertinya ada ikatan batin yang kuat antara Joo Hyu dan Kyuhyun.

Zlap! #efek suara lampu padam

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………!”

Suara melengking teriakan Joo Hyun  terdengar dari dalam kamar Kyuhyun. Listrik padam, Joo Hyun panic. Ia memang sangat takut gelap.

“eomma,,,,eomma,,,Joo takut” teriaknya sambil terisak. Kyuhyun langsung berlari menuju kamar Joo Hyun.

“Joo…. aku disini, kau tidak apa-apa kan?” kyuhyun begitu panik. Ia menyalakan lilin di kamar Joo Hyun. dilihatnya Joo Hyun sedang meringkuk di atas ranjang dengan menelungkupkan wajahnya di lututnya.

“hiks….hiks…hiks… eomma..” isaknya.

“Joo… aku disini,,, kau jangan takut lagi ne… tenanglah… aku disini…” Kyuhyun menyentuh pundak Joo Hyun.
“Kyu….” Joo Hyun mendongakkan kepalanya. Menatap Kyuhyun . sedetik kemudian ia memeluk Kyuhyun erat. Berusaha mencari perlindungan dalam dekapan Kyuhyun. Tangan Kyuhyun terulur untuk mengelus punggung Joo Hyun. Saat ini Joo Hyun benar-benar butuh ketenangan dan kenyamanan. Hingga akhirnya Joo Hyun tertidur dengan masih memeluk Kyuhyun. Dengan hati-hati Kyuhyun menidurkan Joo hyun. Tidak ingin mengusik tidurnya. Sejenak ia pandangi wajah Joo Hyun yang sedang tertidur. Ada perasaan berbeda saat memandang Joo Hyun dalam keadaan seerti itu. Damai, begitu damai wajah Joo Hyun saat terlelap seperti itu. Seulas senyum terpampang di wajah tampan Kyuhyun. Ia sentuh puncak kepala Joo Hyun. Dan entah dengan keberanian dari mana, Kyuhyun kecup puncak kepala Joo Hyun dengan penuh kasih sayang. Lalu beranjak keluar dari kamar Joo Hyun. Selepas Kyuhyun keluar dari kamar Joo Hyun, denagn perlahan mata Joo Hyun terbuka. ternyata ia tidak benar-benar tidur. Ia pegangi puncak kepalanya yang baru saja mendapat kecupan manis dari kyuhyun seiring dengan senyuman diwajahnya. Kenapa ia begitu senang, ia begitu bahagia, serasa beribu-ribu kupu-kupu menari di perutnya. Senyuman itu pun tak kunjung pudar dari wajah ayunya. Sampai akhirnya ia memejamkan matanya untuk benar-benar terlelap.

# # #

Joo Hyun sedang mengobrol bersama teman-teman kampusnya pada siang menjelang sore itu. Sejenak merefresh otak setelah seharian berkutat dengan materi kuliah. Sedang asyik-asyiknya mengobrol dengan teman-temanya, tiba-tiba saja seorang yeoja datang menghampirinya.

Byur!

Plak!

Baju  yang digunakn Joo Hyun basah karena tersiram  segelas lemon juice, bukan tersiram tepatnya disiram. Belum sempat bereaksi atas penyiraman itu, sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Joo Hyun. Joo Hyun memegangi pipinya yang masih sakit itu.

“dasar yeoja tidak tahu diri, yeoja murahan, yeoja perebut tunangan orang, kau tidak punya cermin eoh? Kau tidak punya malu eoh? Kau harusnya sadar kau itu sudah merebut tunangan orang?”  berbagai cacian ditujukan oleh seorang yeoja untuk Joo Hyun. Joo Hyun masih mematung ditempatnya. Ia belum memberikan reaksi apapun terhadap Nicole. Ya, yeoja yang menyiram dan menampar Joo Hyun adalah Nicole. Gadis yang dijodohkan dengan Kyuhyun.

“yak!” jerit Joo Hyun setelah sekian detik mematung.

“apa yang kau lakukan?” teriaknya pada Nicole sambil melayangkan tatapan tajam.

“cih,,, kurang jelas ucapanku ya nona? “ Nicole berucap dengan nada sinis.

“kau sudah merebut tunanganku nona Seo Joo Hyun!” lanjut Nicole.

“ sebentar nona, disini mungkin ada yang perlu diluruskan, pertama aku tidak kenal anda, kedua, siapa yang anda maksud merebut tunangan anda, bahkan aku tidak tahu tunangan anda…” jelas Joo Hyun.

“cih,,, bahkan selain tidak tahu malu kau juga pembohong,,,, hey,,, kalian semua yang ada di cafe ini, gadis yang tampaknya berwajah polos ini ternyata adalah pembohong dan tidak tahu malu, dia sudah merebut dan M-e-n-g-g-o-d-a tunanganku, Kyuhyun,,,” Nicole berteriak di cafe  sehingga saat ini para pengunjung cafe tengah menyaksikan mereka. Kini tatapan memojokkan tengah ditujukan untuk Joo Hyun.

“oh,,, jadi tunangan anda adalah Kyuhyun, satu hal yang perlu anda tahu nona, aku tidak merebut tunangan anda, dan kata-kata M-e-n-g-g-o-d-a itu perlu dikoreksi nona,,,” Joo hyun benar-benar sakit hati atas kata-kata Nicole, susah payah ia menahan air matanya agar tidak jatuh.

“ lalu apa namanya kalau bukan menggoda dan merebut jika tinggal seatap dengan tunangan orang” tukas Nicole.

Jderrr! Ibarat dihantam batu yang keras. Inilah yang dirasakan Joo Hyun. ia bersusah payah menutupi itu semua, agar orang tidak berprasangka buruk, tapi Nicole dengan mudahnya menyiarkan di hadapan publik.

“kenapa kau diam eoh? Aku benar kan?” cecar nicole.

“ya, aku memang tinggal seatap dengan Kyuhyun, tapi aku tidak pernah berbuat hal yang memalukan diriku sendiri, aku masih sadar Nona,,” Joo Hyun langsung meninggalkan Nicole. Ia tidak kuat berlama-lam bediri disana. Air matanya sudah tidak mampu ia tahan lagi. Joo Hyun benar-benar sakit hati karena ucapan Nicole.

“ hiks,,,hiks,,,apakah aku seburuk itu? Apakah aku serendah itu?” isaknya. Joo Hyun sedang di taman kampus sendirian. Ia berusaha menumpahkan perasaannya. Mengapa ia tidak membalas apa yang diucapkan Nicole tadi. Mengapa ia seperti lemah setiap menyangkut hal yang berhubungan dengan Kyuhyun. Mengapa ia terima begitu saja cacian dan makian yang dilayangkan Nicole untuknya?. Ia harus mengambil keputusan, tetap bertahan dengan keadaan sekarang namun ia berada di posisi yang salah atau ia tinggalkan tapi hatinya akan tersiksa. Ia sudah tidak menampik lagi kalau dia benar-benar menyukai Kyuhyun, tepatnya mencintai.

# # #

Kyuhyun tampak gusar, berkali-kali jalan mondar-mandir diruangan tamu flatnya. Ia menunggu Joo Hyun.  kalau dilihat kondisi ruangan mereka saat ini tidak seperti biasanya. Banyak pernak-pernik hiasan terpasang disana. Di meja makan pun juga sudah tersuguh hidangan makanan untuk pesta kecil-kecilan. Dan semua itu adalah hasil jerih payah Kyuhyun memasak.

Flashback-

Hari ini merupakan  Hari kelulusan kyuhyun dari kampusnya, selesai dari upacara perpisahan ia langsung bergegas pulang dan mengajak serta changmin. Ia ingin belajar masak untuk menyiapkan pesta kecil-kecilan bersama Joo Hyun. ia juga sudah membulatkan tekat untuk mengatakan perasaannya pada Joo Hyun malam ini juga.

Mereaka tampak sibuk sekali menyiapkan bahan-bahan masakan. Kali ini Kyuhyun ingin membuat  Pancake, makanan yang paling mudah menurutnya.

“pertama-tama siapkan dulu semua bahan-bahannya kyu, lalu kau campur adonannya sesuai petunjuk ini, setelah itu kita goreng,,, gampangkan?” Kyuhyun hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan Changmin itu.

Lalu Kyuhyun mulai melaksanakn instruksi changmin. Sekarang saatnya menggoreng adonan pancake.

“ aw! Aw!  Aw!’ adu kyuhyun sambil menyembunyikan wajahnya di balik tutup panci. Ia berusaha menghindar dari percikan minyak goreng.

“ckckck! Mana ada orang memasak sambil bersembunyi seperti itu kyu” changmin hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Kyu.

“aku tidak mau wajhku rusak karena percikan minyak itu, kadar ketampananku bisa berkurang min-ah” Cahngmin hanya berdecak mendengar alasan kyuhyun yang menurutnya sedikit gila.

Setelah kurang lebih 2 jam berkutat dengan dapur, akihrnya mereka berhasil menyelesaikan acara memasak mereka. Tinggal menghias ruangan saja. Beruntung waktu itu tanpa sengaja Minho datang, akhirnya tugas menghias diserahkan kepada Minho.

Flashback end-

Sudah hampir 5 jam Kyuhyun menunggu Joo Hyun. dan ini hampir pukul 12.00 p.m KST, namun Joo Hyun tak kunjung pulang  juga. Berkali-kali ia melihat jam dinding yang ada di ruangan itu. Sesekali ia melihat ke arah pintu. Berharap tiba-tiba saja pintu terbuka dan menampilkan sosok Joo Hyun.

“ Aish! Kemana kau sebenarnya eoh? Joo- ah, setidaknya  kau kabari jika kau tidak pulang,,,’ Kyuhyun merubah posisinya yang awalnya berdiri menjadi duduk. Ia gunakan kedua tanngannya untuk menyangga dagunya.

Ia akhirnya merebahkan kepalanya di meja makan. Ia lelah menunggu, akhirnya ia tertidur dengan posisi terduduk dan kepala terbaring di atas meja.

# # #

Sinar mentari menerobos perlahan melalui celah-celah jendela kaca. Membuat Kyuhyun terbangun dari tidurnya. Perlahan ia buka matanya dan menyesuaikan dengan keadaan sekitarnya. Ternyata masih sama seperti tadi malam. Semua hidangan masih tertata rapi di meja, pernak-pernik hiasan masih terpasang di ruangan itu. Ia sadar, ia juga masih berada di tempat yang sama saperti tadi malam. Ternyata benar, Joo Hyun tidak pulang.

Ia lalu beranjak dan membersihkan semua makanan yang ada di meja. Pada akhirnya tempat sampah yang menjadi tempatnya. Sia-sia benar usahanya. Dengan hati yang sangat kecewa ia bersihkan pernak-pernik yang terpasang itu. Kesempatan untuk mengatakan perasaannya pada Joo Hyun sudah lenyap.

Sementara itu dirumahnya, Joo Hyun masih tertidur pulas di kamarnya, ia masih betah berlama-lama di dunia mimpinya. Sepertinya ia  kehilangan banyak tenaga karena menangis semalam.

Tok! Tok! Tok!

Suara pintu kamar Joo Hyun  diketuk. Kali ini Sooyoung, kakaknya yang membangunkannya.

“Hyunie….! ireona!” panggilnya dengan sedikit berteriak. Nihil. Tidak ada jawaban dari dalam.

Tok! Tok! Tok!

Kali ini ketukan sooyoung lebih keras lagi.

“yak! Hyunie,,,, mau sampai kapan kau tidur eoh? Ppali ireona!” dumelnya.

“hemh…” Joo Hyun bergumam. Ia mulai membuka matanya. Terusik suara cempreng milik kakaknya itu.

“ cepat bangun, dan sarapan, appa dan eomma sudah menunggu..” tutur Sooyoung sembari meninggalkan kamar Joo Hyun dan menuju ruang makan.

Sesampainya di ruang makan, appa dan eommanya sudah duduk rapi menunggu Joo Hyun dan Sooyoung.

“mana adikmu youngie,,,” tanya Ny. Seo yang sedang mengoleskan selai untuk suaminya.

“ sebentar lagi eomma, sepertinya dia tadi baru bangun,,,” jawab sooyoung dan mendudukan dirinya di kursi.

“tidak biasanya dia bangun siang, apa tinggal di luar merubah kebiasaannya,,,?” kali ini Tn. Seo ikut berbicara. Namun hanya ditannggapi Sooyoung dengan menggedikkan bahu.

“ mianhe appa, eomma, kalian lama menungguku,,,” Joo Hyun ikut mendudukkan dirinya di sebelah Sooyoung.

“mwo? Hyunie,,, ada apa dengan matamu eoh?” seketika Tn dan Ny. Seo mengalihkan pandangannya kepada joo hyun.

“kau kenapa Hyunie,,,? Kau habis menangis? Kenapa?” Ny. Seo tampak panik melihat mata putrid bungsunya itu yang tamapk seperti mata panda.

“gwencanha eomma, tadi malam aku nonton drama tragedi, jadi aku ikut terbawa suasana,,,”  bohongnya. Sooyoug sudah bisa menebak, pasti ini ada hubungannya dengan Kyuhyun.

Joo Hyun dan Sooyoung sudah berada di mobil. Mereka berdua memang berangkat kuliyah bersama-sama walaupun mereka  mereka berdua tidak berada di satu kampus. Sooyoung kuliyah di kampus yang sama dengan Kyuhyun dan Changmin kekasihnya. Jadi Sooyoung lah yang mengantar jemput joo Hyun.

“kau tidak ingin cerita?”

“cerita apa eonnie…?” Joo hyun bukan tidak paham maksud pertanyaan Sooyoung, namun ia hanya malas membahasnya.

“hyunie, kau tidak pandai berbohong….” Sooyoung berujar lembut tanpa mengalihkan pandangannya pada jalan depannya.

“ aku sepertinya tahu masalahmu, kalau tebakanku benar kau harus menceritakannya, otte?” lanjutnya.

“eonnie,,,,berada di sebuah persimpangan lebih sulit daripada yang ku bayangkan. Aku harus menentukan pilihanku eonnie,,,,” joo hyun menatap lemah Sooyoung.

“ gwencanha, kau pasti bisa mengambil keputusan yang terbaik, jadi tebakanku benar kan, kalau dongsaengku ini sedang jatuh cinta, dan sepertinya aku tahu namja yang berhasil mencuri hatimu itu,Kyuhyun, aku benar kan?.” Terka Sooyoung

“entahlah eonnie, aku sendiri bingung dengan perasaanku ini, otakku menolak keras akan hal ini, tapi hatiku berkata lain eonnie, satu sisi otakku  menampik dengan keras perasaan itu, perasaan ini salah eonnie, kyuhyun sudah bertunangan,tapi, satu sisi hatiku berkata aku tidak bisa membohongi perasaanku ini,aku memang menyukainya, mungkin lebih baik aku menyerah sampai disini eonnie, tiap aku mengingat kata-kata Nicole, aku selalu merasa aku wanita paling jahat, paling tidak tahu diri di dunia ini,,,,, bagaimana eonnie…?”  ungkap Joo Hyun.

“Hyunie,, kau tahu, setiap manusia yang sedang jatuh cinta maka dalam tubunya  70 persen hati yang bekerja dan 30 persen otak yang bekerja” tutur Sooyoung.

“jadi, kau ikuti saja yang lebih dominan, karena hati akan lebih mengantarkanmu pada kebahagiaan, tapi otak akan lebih mengantarkan kamu pada kepuasan, padahal dalam cinta yang diharapkan bukanlah kepuasan, tapi yang diharapkan adalah kebahagiaan” lanjut sooyoung.

“eonnie…. gomawo” Joo Hyun memeluk erat Sooyoung. Sooyoung memabalasnya seraya mengelus rambut Joo Hyun penuh kasih sayang.

“cha, sudah sampai, sekarang turunlah,, jangan menyerah denagn perasaanmu itu hyunie, sepertinya Kyuhyun juga memilki persaan yang sama, dan untuk Nicole, tidak perlu kau pikirkan, arraso?” Sooyoung mengacak pelan rambut Joo Hyun sebelum Joo Hyun turun dari mobil.

Terik matahari benar-benar tersa menyengat kulit siang ini. Namun, hal itu tidak menhalangi Joo Hyun untuk berjalan menuju flatrnya. Ia sudah memantapkan niatnya, ia akan menemui Kyuhyun. Menjelaskan semuanya pada Kyuhyun. Pertemuannya tadi dengan Changmin dan Eonnienya ternyata cukup efektif untuk merubah keputusan Joo Hyun.

Flashback

“yeoboseo!” joo Hyun masi terus berjalan keluar dari kelasnya sambil menempelkan pponselnya di telinganya.

“ne eonnie, wae?” sahutnya pada orang yang menelponnya, yang tidak lain adalh Sooyoung.

“jinja? Lalu dimana mobil eonnie?”

“…..”

“oh,,, arraso, tunggu aku disana ne….”

Plip! Joo hyun menutp ponselnya dan bergegas menuju kantin kampusnya. Pasalnya, eoonnienya mengatakan kalu di ada dikantin untuk menjemput Joo Hyun bersama kekasihny, Changmin.

Joo Hyun melembaikan tangan pada Sooyoung yang sudah duduk manis di salah satu meja kantin kampusnya bersam Changmin

“ anyeong Changmin oppa!” Joo hyun membungkuk sedikit badannya pad Changmin. Dan cahngmin hanya membalasnya dengan menmapilkan senyuman sambil menganggukkan kepalanya.

“ joo Hyun, bagaimana tadi malam? Apakah kejutannya menarik?” Tanya Changmin.

“ tadi malam ? kejutan? Maksud oppa?” Joo Hyun menautkan kedua alisnya. Tidak paham arah pertanyaan Chnagmin.

“ kau tidak tahu?” Changmin kembali bertanya.

“ Joo Hyun tadi malam pulng ke rumah oppa” sela Sooyumg.

“benarkah? Ahhh,,, kau tidak tahu kalu Kyuhyun menyiapkan sebuah kejutan kecil untkmu, semacam pesta kecil, bahkan dia sendiri yang memasak makanannya,, dia mati-matian belajar denganku,,,, “ raut wajah Changmin tampak keewa. Dalam hati ia kasihan dengan Kyuhyun, usah Kyuhyun sepertinya sia-sia.

“nde? Mianhe,, aku tidak tahu oppa,,,” ada nad kecewa dari ucapn Joo hyun barusan.

“ yasudahlah Hyunie, kau tidak perlu bersedih, pasti Kyuhyun mengerti,,,” hibur Sooyung yang sudah paham benar engan perasaan adiknya itu.

“oh ya oppa, benarkah kabar yang beredar itu kalau Kyuhyun oppa sudah bertunangan dengan Nicole?” Sooyoung  bertanya  pada changmin.

“siapa yang mengatakan itu? Itu tidak benar,,, justru Kyuhyun ingin mengindari pertunangan itu, makanya dia berani kabur dari rumahnya,,” jawab Changmin. Ada persaan lega dalm hati Joo Hyun saat mendengar penuturan Changmin. Ia merasa mempunyai kesempatan. Kesempatan itu masih ada.

“ah,, benarkah,, syukurlah,,,” ucap Sooyoung.

“wae? Kenapa kau bertanya seperti itu?” changmin balik bertanya.

“aniyo, mungkin ini akan jadi berita bagus bagi seseroang,,,” jelas Sooyoung sambil melirik Joo Hyun.

Flashback end-

Joo Hyun sudah berdiri di depan pintu Flatnya. Dia malah bingung antara masuk atau tidak. Dia sebenarnya ingin meminta maaf kepada Kyuhyun. Tapi entah kenapa ia mulai ragu akan niatnya itu saat tiba-tiba ia mengingat perlakuan Nicole waktu itu. Ia hembuskan nafasnya pelan. Akhirtnya ia beranikan untuk masuk ke flatnya, ia masukkan kunci flatnya,.

“aww… sakit oppa,, pelan-pelan,,,”

“diamlah, jangan banyak bergerak,,,,”

Ia masuk ke dalam flatnya. Baru saja ia sampai di depan pintu, ia samar-samar mendengar suara wanita dari dalam. Penasaran dengan suara itu, ia lantas masuk kedalam dan menuju kearah sumber suara tadi yang  berasal dari dapur. Sesampainya di dapur, ia tidak menyangka ia akan menyaksikan pemandangan seperti yang ada di hadapannya sekarang.

“Kyuhyun,,,,”

TBC

Ahhhhh,,, selesai juga part dua,,,, mianhe, banyak banget typo, danm aluirnya makin gaje, ceritany makin membosankan ,,,, kritik dan sarannya ne,,,, next part mungkin jadi part terakhir,,, coz author masih belum bisa buat yang panjang-panjang,  gomawo…J J J

Jangan lupa RCL,,,, ^^

38 thoughts on “FLAT 2

  1. yaaaaaaaaaaaaah rencana nya kyu gagallll~~
    sayang banget TT
    itu seo liat kyuhyun lagi ngapain?????
    jangan bilang dy lagi mesra2an ma nicole…TT

    lanjutannya ditunggu^^

  2. Aku limbung nyri part 1 ny/plak
    yasudah, bc lngsung part 2, ntar bru part 1/apaini/hemeh

    typo perduli harusnya peduli, kuliyah bukannya kuliah yah babe haha
    terus aktifitas bukankah lbh baku kalo pk aktivitas?/yasudahlah/jangan pedulikan kesotoyanku/pluk

    tulisanmu sudah lbh bgus babe, lbh rapih dr sblumny/prok prok prok

    tau ga td pas diawal aku ngakak bayangin si upil yang raba2 bdan seob di bwah selimut/samaajabego/haiiss
    aku udah yadong/huaahh

    okay dah babe, kmenku kpanjangan, kalo perlu bntuan hub aku/ceilehgayanyasokdibutuhin

    ditunggu lanjutannya..Semangat yah ^^

  3. bang epil baik bener yah sama seobb, ada kesempatanpun tapi gak tergoda.
    gimana ceritanya yah bang epil ngelepas baju seobb dari luar selimut #mikirkeras
    kekeke~
    apa yeoja itu nicole ??
    jangan ada salah paham lagi dong, baru juga mau tinggal bersama lagi.

  4. kyu ngapain sih sama cewe??
    jangan mesra2an doong kasian seoo huhuhu
    nicole jahat bgt sih kasian seo jadi malu didpan umum dihina2

  5. Woah gak kbyanng bagian kyu pas seo lg sakit diatas, #yadong kumat -.-.. Itu siapa ya yang sama kyu? Apakah nicole? Jangan smpe seomma slh pham😀

  6. Ciee kyu perhatian banget sama seo , kayaknya udah mulai tumbuh benih benih cinta niih :3 apa pula si nicole ini muncul muncul , perusak suasana ajaa , kasiaaan kyuu padahal udah susah susah buat bisa masak tapi seonya palah gak dtg huuh😦

  7. eehhm kyu perhatian bngt sama seo🙂 tpi kyu oppa kasian tuh dipukulin sma seo eonni (malang sekali nasibmu oppa).. lucu bngt pas di bagian temen2 kyu sama eonninya seo, kok bisa ya mereka kebetulan memberikan kejutan yg sama di hari itu. kira2 bagian akhirnya sie kyu sma seorang perempuan lgi pda ngapain ya ?? pebasaran !! nunggu PW dari katie eonni ..

  8. Aaaa nicole perusak semuanya. Aku sebel haha.
    Hfft kasihan juga kyuhyun udh susah payah masak dan belajar sm changmin tapi malah diphp sm seohyun.
    Ungkapan perasaan mereka gagal dong hiksss
    Pake segala nicole dtg ke flat seokyu rrrr~ aku baca next ya ^^

  9. awaw.. Siapa itu yeoja yg bersama kyu~ penasaran tingkat lanjut. Part1 aku blm baca/ nyarinya dimana>< maaf langsung ke part2. part 3nyaa? pw yaa-""

  10. Aku tuh ubrek ubrek kelanjutannya.. Hduuh haduuh.. Di wp pribadi author gada ternyata…
    Aah authot itu bahasanya sengaja apa engga siih??
    Tulisan kuliyah(?) kok jadi ada y nya gituu 😂

    Over all ini daebak. Dan aku kurang update bgt kolo ni ff udh dr abad kejayaan munculnya..,

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s