DJ Yul [YeYul]

3ee909554bb03561b0351de  B2p5ywGCQAEcS2g

Cr pics :  Rb110620

YOONYUL.COM

Author : Dian Senja

Genre : Romance

Cast    : Yesung SJ, Yuri SNSD

 

Happy birthday Yuri eonni^^ sukses dan sehat selalu.

ini sebenernya Yuri menjadi DJ waktu bulan November tapi karena aku iseng jadi ya aku sambung-sambungin aja hehehe dan kata-kata selama siaran itu, aku sotoy banget ya cz  aku bukan DJ radio sih😀

ini idenya murni dari pemikiranku, cuma pinjem nama, fotonya aja. maaf untuk typo, alur berantakan plus ga nyambung.😛. aku masih belajar jadi mohon sarannya di kotak komen ya? makasih *bow*

okke selamat menikmati cerita gaje ini.

btw aku juga ngepost epep ini di blog pribadi aku formyjadeandpearl.wordpress.com ^^

Malam ini sebenarnya Yuri ingin libur, ia ingin menikmati hari spesialnya bersama member Soshi dan keluarganya. Namun sayang, sebuah pekerjaan menantinya. Kemudian besok ia akan berangkat ke Jepang untuk konser di Tokyo Dome bersama Soshi jadi kemungkinan ia bisa merayakan hari spesialnya di sana dan ia juga akan membawa orang tua beserta kakak laki-lakinya.

Sungguh tidak dibayangkan oleh Yuri, ia akan merayakan ulang tahunnya di sana dengan konser tunggal Soshi pertama di Tokyo Dome setelah beberapa tahun mereka melakukan Japan tour concert. Ia tidak sesedih tahun kemarin karena rasa kehilangan untuk pertama kalinya, ia bisa melalui tanpa rasa sedih.

Kali ini pekerjaan yang akan dilakukannya yaitu menjadi DJ di Sukira atau Super Junior Kiss the Radio untuk menggantikan Ryeowook yang sedang memiliki acara pribadi. Ryeowook dan staff Sukira sudah memintanya beberapa minggu yang lalu dan Yuri pun mengiyakan karena ia ingin mencoba hal ini walaupun ia merasa gugup. Untung saja Sunny dan Ryeowook memberinya semangat begitu pula member Soshi yang lain.

Yuri sudah sampai di gedung KBS, ia kemudian diberi beberapa script oleh staff Sukira untuk dipelajarinya terlebih dulu sebelum memulai siaran dan Yuri membacanya. Pastinya terasa sepi menjadi DJ sendirian tapi Yuri berusaha dan yakin ia bisa melakukannya.

Beberapa menit kemudian salah satu staff Sukira memintanya untuk masuk ke studio dan bersiap-siap untuk siaran. Ia memperhatikan arahan dari staff Sukira. Ia juga menyapa bintang tamu hari itu dan berdiskusi sebentar tentang pertanyaan yang akan diajukan oleh Yuri.

“Annyeonghaseo yeorobun. Sonyushidae Yuri imnida, karena Ryeowook-ssi ada acara maka malam ini aku menggantikannya. semoga Anda bisa menikmati acara malam ini. Sebelumnya aku mengirim pesan kepada Ryeowook oppa, aku gugup sekali menjadi DJ radio dan kali ini aku sendirian menjadi DJ tapi Ryeowook oppa menyemangatiku. Lalu untuk Sunny yang memeberiku nasihat tentang caranya menjadi DJ yang baik. Terima kasih Ryeowook oppa, Sunny, member Soshi dan semua yang datang hari ini.”

Itulah ucapan pertama Yuri dengan nada riang, memang ia gugup tapi semangat dari fans yang ada di luar membuatnya merasa percaya diri. Ia lalui kegiatan DJnya dengan baik mulai dari menyapa penelepon, tanya jawab dengan bintang tamu, dan lain-lain. Sampai dipenghujung acara saat bintang tamu sudah meninggalkan studio tiba-tiba ada penelepon masuk.

‘Bukankah staff bilang kalau sudah tidak ada penelepon lagi?’ Batin Yuri. Namun, Yuri merasa mungkin saja belum selesai karena staff masih membiarkan telepon itu tersambung dengan studio. Yuri pun mulai berbicara dengan penelepon itu.

“Ah sepertinya ada telepon masuk. Yoboseyo?” Sapa Yuri dengan ceria karena ia selalu ceria.

“Ne..Yoboseyo.” Jawab penelepon itu. Suara bassnya membuat Yuri agak merinding karena terdengar seram.

“Dengan siapa dan di mana?”

“Aku yang selalu ada di hatimu.”

“Mwo?” Yuri kaget tapi ia berusaha menyembunyikan rasa terkejutnya itu agar tidak terbaca oleh staff dan para fans yang ada diluar maupun yang sedang streaming.

“Iya, aku fansmu Yuri-ssi.” Yuri pun tersenyum.

“Terima kasih.”

“Kau semakin cantik dan aku suka senyummu malam ini.” Sungguh Yuri harus menyembunyikan pipi meronanya. Walaupun ia sering mendengar kalimat-kalimat seperti itu tapi entah mengapa penelepon kali ini terasa spesial.

“Haha kau bisa saja tapi terima kasih.”

“Hai namaku Mr X. Aku ada dihatimu.”

“Hahahaa.. ya. ya Mr X aku menghargai itu. Apa kau ingin menyampaikan sesuatu?” Yuri berusaha mengalihkan pembicaraan agar Mr X tidak lagi membuatnya tersipu malu.

“Hmm aku ingin bilang kalau aku mencintaimu sampai kapanpun, terima kasih kau selalu menungguku dengan setia. Kau tidak larut dalam kesedihan ketika aku tidak ada dan kadang aku cemburu melihat interaksimu dengan pria lain tapi aku tahu hatimu hanya untukku.” Yuri membulatkan matanya, Yuri bertanya-tanya dalam hati tentang sosok Mr X ini. sungguh Yuri ingin mengakhiri pembicaraan ini ia takut reaksi orang-orang yang mendengarkan termasuk para fans. Yuri khawatir akan jadi rumor macam-macam tapi untunglah diawal Mr X bilang kalau ia hanya fans.

“Wah..kata-kata Anda sungguh romantis tapi sejujurnya aku belum pernah mendengar fans berkata seperti itu. Aku selalu menempatkan fans di hatiku karena selain orang tuaku, keluargaku, soshi, smfamily,sahabatku, fans juga punya tempat teristimewa di hatiku.”

“Tapi aku yakin bahwa aku juga memiliki tempat khusus di hatimu.”

“Ya bisa dibilang begitu.” Jawab Yuri yang sudah tak tau harus berkata apa lagi.

“Ah Yuri-ssi sepertinya aku sudah membuat perasaanmu tidak enak. Terima kasih sudah mau menerima teleponku. Ah iya hari ini kau berulang tahun kan? Saengil Chukahae. Saranghae.” Yuri ingin mengucapkan terima kasih tapi Mr X langsung menutup teleponnya. Akhirnya Yuri melanjutkan kata-kata penutup untuk siaran hari ini.

Yuri tidak ambil pusing karena Yuri harus profesional saat siaran dan di depan fans tadi karena di antara para penelepon hanya si Mr X berbicara kata-kata aneh.

Kemudian para staff mengucapkan terima kasih atas kehadiran Yuri hari ini setelah sesi foto dengan bintang tamu. Yuri keluar studio tapi saat di luar studio salah satu staff mengatakan sesuatu padanya.

“Yuri yah, kau ditunggu seseorang di ruangan itu.” Yuri heran setaunya ia tidak meminta member Soshi menunggunya atau kakak kandungnya karena ia hanya diantar ke gedung KBS dan tidak ada manajer Soshi yang menungguinya hingga ia selesai siaran karena setelah itu Yuri ingin ke suatu tempat.

Ruangan itu khusus tamu VIP dan tanpa cctv. Biasanya yang bisa menempati itu selain member super junior yang menjadi DJ juga para artis yang akan menjadi bintang tamu. Setau Yuri para bintang tamu langsung pulang setelah sesi foto bersama tadi.

Ia deg-degan ketika ia membuka pintu kemudian tampak punggung seseorang membelakanginya. Dari belakang Yuri tau itu sosok laki-laki, ia memakai kaos berwarna coklat sedangkan coat dan syalnya diletakan di sofa sampingnya. Yuri ingin memanggil orang itu tapi orang yang tingginya beberapa senti diatasnya itu kemudian balik badan dan menatap ke arahnya.

“Happy birthday sayang.” Kata laki-laki itu sambil merentangkan tangannya dan salah satu tangannya membawa bucket mawar merah segar.

“Oppa…” Yuri menghambur memeluk kekasihnya.

“Ini untukmu. Saranghae Yul.” Kata sang kekasih sambil mengecup kening Yuri.

“Gomawo oppa, Saranghae Yesung oppa.” Yuri dengan manja dipelukan kekasihnya. Mereka masih betah berdiri di dalam ruangan itu.

“Jangan-jangan yang menelepon tadi itu oppa ya? Aneh tiba-tiba staff membiarakan penelepon masuk sedangkan biasanya hanya sampai 10 penelepon selama dua jam siaran.” Yuri tiba-tiba melepaskan pelukannya dengan lembut sambil menatap Yesung dan kekasihnya itu hanya bisa tersenyum tanda mengiyakan.

“Ish oppa, bikin aku malu saja. Walaupun suaranya berbeda tapi entah kenapa aku bisa berfirasat kalau itu suara oppa. Yaaa memang oppa tidak bisa romantis tapi kata-kata oppa itu bisa dibilang romantis.” Kata Yuri sambil menghirup aroma mawar yang ia pegang. Yesung pun mengelus puncak kepala Yuri dan merangkul bahu gadisnya itu.

Namun Yesung menyadari satu hal ketika Yuri bilang ia romantis. Padahal ia merasa hal yang ia lakukan tadi biasa saja, sebenarnya ia tidak ada ide untuk membuat kejutan bagi kekasihnya.

Ia hanya tidak mau Yuri menangis di acara ulang tahunnya seperti tahun kemarin [lihat epep I’m Lucky]. Itu saat pertama kali ia meninggalkan Yuri karena wamil tapi berhubung beberapa hari yang lalu Ryeowook mengatakan padanya kalau Yuri akan menjadi spesial DJ karena Ryeowook memiliki acara sendiri jadilah Yesung memiliki ide menjadi penelepon dan menjemput Yuri.

“Kau mau ke mana setelah ini?” Tanya Yesung.

“Tidak tau. Lho oppa tidak dimarahi? Oppa kan masih wamil.” Yuri bertanya balik tangannya tetap setia memeluk pinggang Yesung yang ia rasakan semakin kurus. Mungkin karena latihan fisik di militer, beda saat Yesung baru-baru debut yang sempat chubby.

“Sebenarnya posisi oppa sekarang sudah bukan di bagian itu lagi, tahun kemarin kan oppa masih ada di pelatihan dasar dan sekarang di bagian pelayanan publik. Ya seperti pegawai kantoran saja berangkat pagi pulang sore hanya saja oppa tidak boleh beraktifitas di dunia hiburan dan hanya bisa jalan-jalan itu pun sabtu minggu. Apalagi beberapa bulan lagi oppa akan keluar jadi sudah tidak terlalu ketat lagi karena oppa hampir menyelesaikan semua tugas dari wamil. Jadi bisa santai asal tidak ketahuan media.” Yuri mendengarkan dengan baik cerita Yesung.

“Oppa pasti sibuk ya? Kenapa oppa semakin kurus eoh? Atau oppa masih diet?” Tanya Yuri, setelah mawar itu letakan di meja dekat mereka. Yuri menangkupkan kedua tangannya di pipi Yesung sebalah kanan dan kiri dan gantian tangan Yesung yang memeluk pinggang Yuri yang sedang berhadapan dengannya. Sebelum menjawab rentetan pertanyaan Yuri, Yesung menaruh keningnya diatas kening Yuri.

“Oppa tidak diet, latihan fisik yang membuatku seperti ini. lalu kenapa kau semakin berisi sayang?” Ledek Yesung tanpa bermaksud membuat Yuri tersinggung.

Yuri cemberut tapi di mata Yesung, Yuri tetap imut.

“Jangan-jangan kau hamil ya? Kita kan belum menikah sayang.” Yuri akan berteriak kesal tapi bibirnya sudah ditutup oleh bibir Yesung.

“Oppa bercanda sayang, senang menggodamu. Ah rasanya rindu sekali.” Kata Yesung sambil memeluk erat Yuri.

“Ah maaf harusnya aku mengetuk dulu, aku pikir tidak ada orang karena semua acara sudah selesai dan aku akan membereskan ruangan ini.” Kata salah satu cleaning service yang tiba-tiba masuk ke ruangan itu dan melihat Yesung Yuri sedang berpelukan.

“Haha tidak masalah, aku dan Yuri terlalu asyik sampai tidak sadar kalau kami harus pulang. Ayo sayang kita pulang. Maaf kami mengganggu pekerjaanmu, lanjutkanlah.” Yesung mengenakan coat dan syalnya lalu menggandeng tangan Yuri dan Yuri berjalan dibelakang Yesung saat keluar pintu tapi tangan mereka tetap terkait. Yuri tak lupa membawa mawar yang tadi diberikan oleh Yesung.

“Oh jadi Yesung Super Junior dan Yuri SNSD itu berpacaran ya? bukannya Yuri lebih banyak dekat dengan aktor-aktor atau artis pria SM yang lain? Yesung juga jarang terlihat bersama Yuri di acara-acara SM. Jangan-jangan hanya aku saja yang tidak tau buktinya staff memperbolehkan mereka menggunakan ruangan ini. Sungguh dunia hiburan Korea itu penuh misteri.” Batin Cleaning Service itu dalam hati sambil tersenyum sendiri.

“Kita ke mana oppa?” Yuri bertanya ketika mereka berada di mobil, Yesung sudah mulai menyetir keluar gedung KBS dan memasuki jalan raya.

“Terserah, kau boleh ke mana saja, oppa akan mengantarkanmu. Apa kau ingin ke suatu tempat? Atau kau ingin pulang ke dorm? Atau rumah orang tuamu?” Yesung tetap fokus pada kegiatan menyetirnya.

“Aniyo. Besok aku sudah pergi ke Jepang bersama member Soshi dan keluargaku jadi aku tidak mau pulang ke dorm ataupun ke rumah appa dan eomma.”

“Lalu? Kau harus istirahat sayang. pasti besok begitu sampai Jepang kalian langsung latihan.”

“Oppa terlalu peduli pada kegiatanku dan oppa harusnya malam ini istirahat, oppa baru pulang kantor kan tadi? Lagipula minggu ini pasti oppa sibuk. ya walaupun hari ini hari Jumat dan oppa besok libur.”

“Hahaha, itu sudah janjiku sayang, ini ulang tahunmu dan oppa tidak membawa kado jadi oppa akan menuruti semua yang kau mau. Kalau kau minta diantar ke dorm atau rumah appa, oppa akan mengantarkannya.”

“Sowoneul Malhebwa.” Lanjut Yesung dengan nada lagu Soshi yang berjudul Sowonel Malhebwa/Genie dan itu membuat Yuri tersenyum.

“Kalau oppa memang menurut padaku, lebih baik kita makan saja. Kita ke pinggiran kota Seoul mau kan oppa? Di sana juga banyak rumah makan jajanan di pinggir jalan.” Yuri sambil memeluk lengan Yesung.

“Baiklah tuan putri, sepertinya tuan putri lapar setelah siaran selama dua jam.” Yuri membalas omongan Yesung dengan pukulan dengan lengan pria itu.

Selang beberapa lama, mereka sampai di salah satu tempat yang masih banyak menjual makanan-makanan seperti odeng, ttokpokki, kimbab, bibmbab, dan lainnya padahal waktu sudah menunjukan dini hari dan sebentar lagi akan musim salju. Mereka memilih salah satu meja di dalam rumah makan itu. Yesung duduk lebih dulu sedangkan Yuri yang memesan beberapa makanan dan minuman untuknya dan Yesung.

Yuri dibantu oleh ahjussi pemilik rumah makan itu membawa pesanannya ke meja yang sudah ada Yesung di sana **(ceritanya self service kayak yang di eksoshowtime ep 2 :D)**.

“Terima kasih ahjussi.” Kata Yesung dan Yuri bersamaan ketika ahjussi itu meletakan pesanan mereka di atas meja.

“Sama-sama nak, makanlah dengan nikmat. Semoga Tuhan selalu memberkahimu. Selamat ulang tahun Yuri-ssi.” Kata ahjussi itu.

Yuri yang baru saja duduk di sebelah Yesung terkejut karena ahjussi itu mengenalinya padahal ia dan Yesung tidak memakai make up. Yuri sudah menghapus make upnya saat di mobil tadi. Rambutnya sudah ia gelung ke belakang dan ia memakai syal tebal yang juga menutupi bibir bagian bawahnya. Sedangkan Yesung mengenakan topi kesayangannya tak lupa coat dan syal tebalnya dengan model seperti Yuri.

“Ah ahjussi mengenaliku?”

“Tentu saja dan itu Yesung Super Junior kan? Dia kekasihmu kan?” Kata ahjussi itu dengan lembut.

“Euung…” Yuri bingung menjawabnya dan Yesung hanya tersenyum malu.

“Tidak usah malu nak, sejak kalian datang aku merasa kalian itu artis. Tapi aku lupa siapa maklumlah kpop idol sekarang makin banyak tapi istriku tadi mengatakan kalau itu Yuri SNSD karena ia baru saja streaming siaran radiomu tadi dan pakaiannya sama seperti tadi. Istriku juga yang mengenali Yesung.”

“Ah begitu, terima kasih ahjussi atas ucapannya.”

“Sama-sama Yuri-yah, nikmatilah makanannya. Kalian pasti harus mengisi energi kalian lagi. Tenang saja tidak akan ada paparazzi di sini. Aku jamin itu.” Kata ahjussi sambil mengedipkan sebelah matanya membuat Yuri dan Yesung tertawa.

“Terima kasih ahjussi.” Kata Yesung dan ahjussi itu hanya menggangguk sambil tersenyum. Kemudian Yesung mengalihkan pandangannya pada meja makan.

“Mwo banyak sekali makanannya?”

“Tenang oppa, ini aku traktir.”

“Tapi ini banyak Yul, ada 2 piring kecil odeng, 2 piring ttokpokki dan satu mangkuk besar ramyun dan ini bibimbab.” Kata Yesung lalu melihat minumannya yaitu dua gelas orange jus, Yuri sudah hapal kalau Yesung tidak bisa minum alkohol.

“Oppa harus makan! Aku tidak mau oppa kurus atau aku habiskan semua?” ancam Yuri dengan ekspresi pura-pura sinis.

“Sayang, jangan dihabiskan sendiri nanti berat badanmu naik sebelum konser. Bahaya nanti kau akan cepat lelah apalagi Tokyo dome itu besar. Walaupun kau rajin olahraga dan yoga tapi kalau kau makan sebanyak ini…..”

HAPP!

Yuri menyuapkan sesendok penuh bibimbab ke mulut Yesung yang sebelumnya sudah ditiup-tiup oleh Yuri untuk menghilangkan panasnya.

“Enak sayang?” tanya Yuri.

“Emm en uaakk.” Jawab Yesung dengan mulut penuh.

“Makanlah oppa, aku tau kau itu jarang makan eoh? Ayo habiskan!” Yuri terus menyuapkan bibimbab itu ke Yesung. Pastinya udara dingin dan kegiatan padat hari ini membuat mereka lapar.

Karena Yuri yang menyuapi Yesung tentu saja bagi Yesung bibimbab kali ini terasa nikmat dan makannya juga berdua dengan Yuri. Ia dan Yuri bergantian saling menyuapi hingga semua makanan dan orange jus mereka habis. Setelah acara makan itu selesai, Yuri mengelap bibir Yesung dan begitu pula sebaliknya Yesung melakukan hal yang sama kepada Yuri.

“Terima kasih sayang. Saranghae Yuri-yah.” Yesung mengecup kening Yuri dengan lembut.

“Terima kasih juga sayang. Saranghae Yesung oppa.” Mereka berpelukan erat dan tak sadar ahjussi tadi dengan istrinya mengintip dari salah satu sudut rumah makan untuk melihat kegiatan dua idola kpop itu. Mereka saling berbisik.

“Aigoo, aku jadi ingat masa muda kita Hyemi-yah.”

“Yak oppa, kau membuatku merona saja.” lalu kedua pasangan yang sudah menginjak usia 50 itu tertawa bersama.

END

maaf untuk typo n alur yang berantakan. terima kasih^^

6 thoughts on “DJ Yul [YeYul]

  1. “Aigoo, aku jadi ingat masa muda
    kita Hyemi-yah.” terus d jawab “benar, dam dong-ah.” kkk >> efek dream high.
    sumpah baru nyadar klo ini ff sii dian senja. baru nyadar klo dian ga hanya seokyu shipper. ditunggu karya selanjutnya yah.. terutama seokyu-nya. aja aja fighting!!

  2. Kyk Ġĭτů ketangkep paparazi pasti heboh.seneng deh ada ff yeyul yang baru ini couple ff nya semangkin langka aja apa lagi sejak ada exoshidae.
    Disini ada ff pairing kyutae gakk?

We wait for your comment^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s